Memelihara Ikan Koi

Kami beberapa bulan ini sedang senang dengan yang namanya ikan koi. Ikan koi ini adalah sejenis ikan mas, tapi memiliki warna-warna yang indah jika dilihat dari atas. Maka dari itu kami memelihara ikan-ikan koi ini di sebuah kolam kecil di depan rumah.

Kolam Koi Depan Rumah

Ternyata memelihara ikan koi tidak mudah, terutama di daerah pegunungan (rumah kami di gunung :D). Hawa dingin ternyata membuat ikan koi menjadi menurun kesehatannya dan mudah terserang penyakit. Pada awalnya banyak sekali ikan koi yang mati di kolam kami :(. Kami membeli ikan koi yang masih kecil (Rp. 10.000 dapat 5 ekor). Dan banyak sudah ikan koi kecil yang mati karena kami tidak tahu cara memeliharanya…… Banyak sekali membaca literatur di internet lalu dicoba diimplementasikan…. gagal…. baca lagi, nanya orang lagi, … baca lagi diimplementasikan dan begitu seterusnya. Akhirnya sekarang bisa memelihara ikan koi yang lebih besar 😀 (setelah yang kecil pada mati), sekarang sudah bisa memelihara ikan koi yang Rp. 15.000 sampai Rp. 20.000 per ekor 😀 (koi dengan panjang 10-15 cm dengan kualitas kurang bagus) atau yang harganya sampai Rp. 100.000 per ekor (koi ukuran 20 cm-an, dengan kualitas bagus).

Kolam Koi Depan Rumah

Kesehatan ikan koi memang akan lebih stabil di saat musim panas. Koi akan aktif berenang kesana kemari dengan gerakan yang tenang. Ciri-ciri ikan koi yang sakit diantaranya adalah (bisa terjadi semuanya atau salah satu):

  • suka berada di dasar kolam
  • tidak mau makan
  • bisa ada luka di tubuhnya (biasanya merah-merah)
  • insang atau ekor yang rusak/pecah
  • bisa ada sisik yang terbuka
  • bisa ada serabut halus (jamur)
  • berenang dengan cepat meliuk-meliuk dan bahkan melompat ke atas (ini biasanya karena gatal atau ada kutunya)
  • bisa jadi keracunan amonia dan nitrit (ini kalau kebanyakan kotoran ikan yang tidak terserap filter akan membusuk dan menghasilkan amonia yang berlebihan dan meracuni ikan, keracunan amonia juga dapat menyebabkan kondisi tubuh koi menurun dan mudah terserang penyakit…atau bahkan mati, tanda-tandanya badannya menjadi semu coklat tipis)

Sebenarnya ikan koi adalah ikan yang tidak gampang mati, asalkan kita rajin mendeteksi kesehatannya :). Ikan koi sangat bersahabat. Tidak suka melukai ikan lain. Ikan koi sebenarnya juga ikan yang ceria dan doyan makan :D….

Hal-hal yang diperlukan dalam pemeliharaan ikan koi:

Kolam Koi Depan Rumah

  • ikan koi adalah ikan arus deras…. jadi sebaiknya ada pancuran ataupun hasil air hasil filtrasi yang mengucur untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air
  • bisa juga memakai aerator (pompa udara untuk menghasilkan gelembung)
  • ikan koi tidak terlalu tahan suhu dingin, maka usahakan suhu air bisa diantara 24 derajat celcius sampai 28 derajat celcius. Mempertahankan suhu dapat dengan berbagai cara, misalnya kolam yang tidak terlalu sedikit volume airnya sehingga perubahan suhu tidak terlalu ekstrim, atau tambahkan heater (pemanas kolam)… jadi kalau suhu sedang dingin ikan-ikan koi bisa tidur di dekat heater (pernah punya pengalaman ikan koi yang sudah lucu-lucu mati dan tinggal 2 karena heater pecah :(. Jadi pada kesetrum :(. Karena air pancurannya malah mancur keluar kolam (bola hiasannya macet), sehingga air kolam berkurang banyak dan heater-nya kurang air dan pecah :(…..), jika memilih heater, pilih heater dengan kaca tebal, saat ini saya pakai heater yang kacanya tebal, pernah juga kehabisan air, dan heater tidak pecah :).
  • Koi sangat doyan makan :D, kalau gendut pasti lucu-lucu, hanya saja kalau dikasih banyak makan maka harus rajin membersihkan kotorannya yang tidak tersedot filter air, karena kalau terlalu banyak dibiarkan akan menimbulkan amonia dengan kadar tinggi. Kalau koi terlalu gemuk juga tidak baik seperti manusia yang terlalu gemuk :D. Ikan koi biasanya makan sehari 2 kali, pagi dan sore.
  • Kolam harus memiliki filter air…. air yang cocok untuk ikan koi bukan berarti air yang terlihat jernih tapi air yang bersih dari amonia, PH cenderung stabil, tidak mengandung zat-zat berbahaya, misalnya kaporit, dan tidak ada terlalu banyak mikroba atau bekas tumbuhan yang membusuk (lumut mati misalnya) karena akan menimbulkan penyakit jamur.
  • Kolam sebaiknya terkena sinar matahari…. tapi tidak terkena air hujan (jika sedikit saja terkena air hujan masih tidak apa-apa), karena air hujan juga dapat menyebabkan penyakit bagi koi, terutama jika filter air yang digunakan tidak bagus dan air hujan mengandung banyak zat yang tidak bersahabat dengan ikan koi, misalnya air hujan yang turun dari genting yang kotor.
  • Kolam sebaiknya berdinding halus agar tidak melukai koi, jika tidak maka biarkan berlumut agar jika koi menggesek-gesekkan badannya tidak melukai koi.
  • Sebaiknya tidak terlalu banyak ornamen dalam kolam
  • Sebaiknya juga tidak terlalu banyak tumbuhan air di dalam kolam….secukupnya saja agar tidak banyak menimbulkan kotoran tumbuhan yang busuk
  • Untuk pencegahan penyakit setiap mengganti air tambahkan garam kolam (harga satu bungkus Rp. 3000), dan obat jamur dengan dosis untuk pencegahan (kolam saya volume airnya 77 lt, biasanya garam kolam sekitar 1 sendok makan dan obat jamur sekitar satu sendok makan (bisa menggunakan acrivlafine plus, harganya Rp. 5000 untuk botol kecil))
  • Untuk mencegah kutu, bisa dengan menggunakan abate secara bertahap (bergantung durasi habisnya abate), gunakan setengah dosis abate agar tidak meracuni ikan, usahakan abate diletakkan di tempat yang tidak bisa dijangkau ikan koi, agar tidak dimakan, misalnya di bagian atas pancuran, atau abate dibungkus kain dan dimasukkan ke kolam, kalau di kolam saya dengan volume 77 liter maka saya menggunakan setengah sachet abate 10 gram yang biasanya digunakan untuk 100 liter air satu sachet-nya
  • Menguras air kolam juga harus secara bertahap, bergantung pada volume air pada kolam, semakin kecil maka akan semakin sering menguras air. Jika menguras air jangan langsung diganti air, tapi sisakan air lama sebanyak minimal 50%, kecuali jika air bekas pengobatan atau air yang berpenyakit menular bagi ikan. Lalu tambahkan air lagi sebanyak 50%.
  • Membersihkan filter air juga harus secara berkala, bergantung dari besarnya kolam dan kemampuan filter
  • Membersihkan sisa makanan (pelet) ikan yang tidak dimakan oleh ikan sesegera mungkin (biasanya 5-15 menit tidak dimakan ikan).
  • Sebaiknya ikan koi di dalam kolam tidak terlalu banyak, karena akan membuat penurunan kesehatan koi jika terlalu banyak ikan di dalam kolam. Misalnya kolam saya ukuran 120x46x14 (cm) atau sekitar 77 liter maka paling hanya diisi 4 sampai 7 ekor ikan koi ukuran 10 cm sampai 15 cm
  • Koi sering melompat, jadi usahakan jarak antara air dan permukaan kolam lumayan tinggi, atau berikan saja tambahan pembatas fiber. Kalau sudah melompat dan jatuh ke tempat yang kasar, maka koi bisa terluka dan mati, kalaupun hidup maka dapat menyebabkan koi terserang penyakit, jadi setelah jatuh ke tempat yang kasar, sebaiknya koi diberikan obat luka seperti lukastop.

Kolam Koi Depan Rumah

Penyakit yang paling sering menyerang koi adalah kutu dan parasit, jamur, luka, dan sisik yang terbuka. Jika koi terkena penyakit ini maka sebaiknya ikan yang sakit dikarantina (dipisahkan dari yang sehat, walau kemungkinan yang lain juga sudah tertular). Tempat karantina harus ada filter air, pompa udara (aerator) untuk memenuhi kadar oksigen, dan heater (penghangat) untuk menjaga suhu. Ambil bagian filter air yang berupa Zeolit (Zeolit biasanya digunakan untuk mengurangi kadar amonia dalam air) dan karbon aktif, cukup gunakan kapas filter beberapa lapis. Lalu gunakan:

  • KutuBlas sachet (harganya Rp. 10.000 per sachet), satu sachet 3 gram untuk 2000 lt air (kalau dikolam saya, jadinya dibagi 30 bagian :D, sekali penggunaan hanya 1 bagian). Ini hanya digunakan sampai kutu hilang, durasi paling pendek adalah 1 hari sekali, dan durasi paling panjang adalah 2 hari sekali. Tidak disarankan sering digunakan, untuk pencegahan paling 1 minggu sekali dengan dosis lebih rendah. Pemakaiannya dicampur air dulu di sebuah wadah, diaduk, dan baru dimasukkan ke kolam. Ini adalah obat pembasmi kutu untuk ikan koi (kutu biasanya masuk ke bawah sisik dan kulit ikan koi). Gunakan sesuai dosis. Ciri-ciri kutu sudah hilang adalah ikan sudah dapat berenang normal (tidak meliuk-liuk dan melompat-lompat keluar air). Sebaiknya diberikan di atas jam 5 sore.

Kutublast

  • Biotik sachet (harganya Rp. 9.500 per sachet), satu sachet 5 gram untuk 500 lt air (kalau dikolam saya, jadinya dibagi 6.5 bagian, sekali penggunaan hanya 1 bagian). Ini hanya digunakan sampai penyakit hilang (jamur, sisik terbuka), jika ikan sudah terlihat lincah berenang, lukanya sudah mulai sembuh, dan sudah banyak makan, maka hentikan obat ini. Obat ini tergolong keras :D. Bahkan sarannya maksimal hanya sampai 3 kali penggunaan saja untuk pengobatan. Durasi paling pendek adalah 1 hari sekali, dan durasi paling panjang adalah 2 hari sekali. Tidak disarankan sering digunakan. Obat ini akan menyebabkan banyak gelembung dari lendir ikan yang keluar untuk pertahanan tubuh ikan, dan tubuh ikan dapat menjadi merah. Berikan sesuai dosis obat. Cara penggunaan adalah obat dicampur air di suatu wadah, diaduk, lalu baru dimasukkan ke dalam kolam. Sebaiknya diberikan di atas jam 5 sore.

Biotik Obat Ikan

  • LukaStop (botol paling kecil harganya Rp. 7.200), bentuknya botolan, ada yang ukuran besar dan ada yang ukuran kecil. Ini adalah obat untuk menyembuhkan luka pada ikan. Dosisnya 20 tetes (kurang lebih 1 mili liter) untuk 75 lt air untuk pengobatan. Untuk pencegahan dosisnya 20 tetes (kurang lebih 1 mili liter) untuk 100 lt air. Durasi penggunaan adalah sehari sekali. Sebaiknya juga diberikan diatas jam 5 sore.
  • Pelet Biovit (botol paling kecil harganya sekitar Rp. 7000), pelet ini digunakan untuk menambah nutrisi dari dalam tubuh koi (tentu saja kalau koinya masih mau makan). Berikan sedikit saja dipagi hari untuk koi yang sakit. Atau bisa juga untuk pencegahan diberikan seminggu sekali. Jangan terlalu banyak dosisnya. Segera angkat dari kolam jika dalam 5 menit tidak dimakan oleh ikan. (update 18 September 2014, kemarin (beberapa bulan lalu) Biovit saya beli dari toko ini http://aquaticfood.blogspot.com/2013/04/jual-pelet-ikan-hias-khusus-ikan-sakit.html atau http://makanankoiku.blogspot.com/ karena nomer kontaknya sama saja hehe :D… kemarin saya beli biovit 2 kg karena di Bandung sedang pada habis.)

Biovit

O iya satu lagi, kalau baru membeli ikan koi, jangan langsung dicampur dengan yang lain. Karena bisa jadi koi ini membawa penyakit (pengalaman dan semua koi yang sehat jadi tertular 😦 ). Karantina dulu, lalu tunggu hingga 1.5 minggu sampai 2 minggu apakah koi memang benar-benar sehat. Jika memang benar-benar sehat, maka baru campurkan dengan ikan koi lain yang sehat.

Jangan pernah meletakkan ikan koi pada bak di tempat panas yang terkena sinar matahari langsung tanpa filter dan pancuran atau aerator (gelembung udara). Ini akan menyebabkan ikan koi mati lemas. Jika ikan koi lemas, P3K untuk ikan koi yang lemas adalah memegang ikan koi dalam keadaan miring, biarkan mulutnya masih di udara, dan katup insangnya di dalam air beserta badannya. Hal ini agar ikan dapat mendapatkan oksigen lebih. Lakukan selama 10-20 menit sampai ikan sudah kuat di dalam air, dan jangan tambahkan obat-obatan ikan sampai ikan benar-benar kuat (biarkan miniman sehari tanpa obat). Cara ini bisa berhasil jika ikan tidak terlalu lemas. Ini pernah kami lakukan ketika menyelamatkan salah satu ikan yang kesetrum heater yang pecah.

Memilih ikan koi yang sehat sangat penting. Ciri-ciri ikan koi yang sehat:

  • Ikan berenang dengan lincah.
  • Sirip ataupun ekor tidak ada yang rontok atau pecah-pecah.
  • Tidak banyak membuat gerakan meloncat dan meliuk-liuk.
  • Tidak ada luka di tubuhnya.
  • Sisiknya tidak ada yang mengap, atau terbuka ke atas.
  • Warna normal, tidak merah-merah karena luka.
  • Jika ikan sudah pernah terjatuh ke tanah, maka ada kemungkinan ikan terluka, maka bisa menggunakan perawatan menggunakan lukastop.

Perawatan untuk ikan koi yang baru beli:

      • Jika memiliki kolam untuk karantina, maka sebaiknya dikarantina, jangan digabungkan dengan ikan yang sehat.
      • Jika tidak ada kolam karantina, maka bisa juga langsung dicampur dengan yang sehat dengan beberapa perlakuan khusus terlebih dahulu.Perlakuan khusus yang perlu dilakukan adalah:
        • Sebelum ikan baru masuk ke kolam, maka berikan pencegahan dengan memberikan acrivlafine plus, lukastop, dan abate, semuanya diberikan dengan dosis pencegahan. Jika perlu tambahkan juga KutuBlas untuk dosis pencegahan.
        • Masukkan ikan baru ke dalam kolam.Jika ikan sudah mulai beradaptasi dan mulai lincah, berikan pakan biovit untuk pencegahan.

Pencegahan ini diperlukan agar jika ikan baru membawa penyakit, maka tidak akan menular ke ikan sehat lainnya.

Semoga bermanfaat sharing-nya :D. Memelihara ikan koi sudah bisa :D, tinggal masih penasaran bagaimana memelihara domba 😀 (belum punya lahan sendiri untuk memelihara sendiri). Mohon doanya ya :). Aamiin.


Ini besar koi di 17 Februari 2013 , besarnya sudah hampir 2 kali lipat :), 2 ekor ikan yang dulu sempat lompat dan dimakan kucing :(, jadi diganti yang 2, jumlah tetap 6 ekor di kolam saya.

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Jadi pengen punya kolam koi yang lebih besar :D, semoga terwujud jika sudah punya lahan yang besar, dan bisa punya lahan lebih besar secepatnya. Aamiin. Mohon doanya ya :).


Minggu, 17 Maret 2013

RIP Orange :(.

Seekor ikan survival salah satu dari dua ikan kami yang masih hidup waktu peristiwa kesetrum heater.  Orange mati karena kepanasan ketika kami menguras kolam dan kami memindah semua ikan koi kami di sebuah bak besar, kesalahan kami meletakkan bak itu di tempat yang panas terkena sinar matahari dan agak lama, padahal tidak ada filter dan pancuran. Maafkan kami Orange, kami tidak akan mengulangi lagi 😦 (padahal udah gede 😦 …..). Kami janji akan belajar dari kesalahan kami.

RIP Orange

RIP Orange


Update Minggu 21 April 2013

Ikan koi kami

Ikan koi kami

Ikan koi kami

Ikan koi kami


Update 16 Mei 2013

 

Ikan Koi Kami

Ikan Koi Kami

 

 

Ikan Koi Kami dengan Filter Kolam

Ikan Koi Kami dengan Filter Kolam

 

 


Update 13 Juli 2014

P1080996

P1080992

P1080994

Ikan koi kami sekarang 🙂

 


Update 5 Agustus 2014

RIP 7 ekor koiku :((…. karena kutinggal mudik dan mbak yang di rumah kurang tahu cara merawatnya.

Mungkin ini jawaban dari Allah, karena sebelum mudik sudah kepikiran akan membeli kolam koi baru karena koi-nya sudah gede-gede. Ternyata saya tidak diijinkan membeli kolam koi baru.

 

—————————————————————————————————————————

Update 10 November 2015 (Hari Pahlawan)

Ikan koiku sekarang 😀 , beberapa sudah diberikan ke teman. Karena kolamnya kecil.

P1090600

P1090603


Update 5 Mei 2016

P1000399

P1000400

 

Iklan
By hariiniadalahhadiah Posted in Hobi

464 comments on “Memelihara Ikan Koi

    • Dear Teman-teman sehobby
      Memelihara ikan koi (Nishikigoi) memang mempunyai keasyikan tersendiri, bahkan saking asyiknya sampai-sampai istri cemburu karena suaminya sudah fall in love dengan koi-koi nya. Tanpa mengurangi rasa hormat dan bermaksud menggurui, silahkan lihat blospot pribadi yang saya buat di >. Salam budisouw

    • Dear Teman,
      Setuju! Memang kalau piara hamster mudah. Tetapi sayang sekali nilai jualnya rendah seandainya suatu saat karena alasan tertentu kita berhenti memelihara. Saya ada pengalaman piara hamster dan memang sukses, tetapi saya sempat dibuat pusing karena mudah beranak dan tidak tahu anak anaknya mau di kasih siapa karena kebanyakan. Dikasih teman kantor pada tidak mau, karena cari pencinta hewan tidak mudah, juga apalagi kandangnya cepat bau karena air kencing nya. Akhirnya saya kasih sopir dan pembantu saya dengan semua kandang kandangnya, terserah deh mau diapain he..he.

      Kalau pelihara koi tidak pernah bosan, karena secara alami tidak ada koi yang memiliki pola warna yang sama, seperti halnya sidik jari manusia. Juga harganya seperti batu permata (blue shappier, ruby dll). Kita bilang harga 30 juta mahal, tetapi ada dan selalu ada yang lebih mahal lagi. Itu serunya he..he.

      Bukan promosi tetapi sekedar sharing pengalaman.

      Salam

      • Sepertinya sudah parah. Biotiknya coba diperhatikan dosisnya, coba ditambahkan lagi dosisnya sedikit. Kemudian biotik itu tiap harinya airnya mesti diganti hingga 80% lalu diberi biotik lagi sampai ikannya sembuh. Sebaiknya ikan dikarantina, tidak dicampur ikan yang sehat, agar yang sehat tidak tertular. Karena air yang sudah sehari bersama biotik dan rontokan penyakit sudah kurang baik untuk ikan. Biotik ini dosisnya sudah lumayan tinggi, kalau acriflavine versi dosis lebih rendahnya. Semoga membantu.

  1. sdr.. dikawasan kotak filter kolam koi saya selalu terjadi tempat pembiakan jentik2 nyamuk. Untuk pengetahuan sdr kolam saya berukuran 3m x 1m x 1m. Adakah boleh saya menggunakan abate untuk menghindari jentik2 dan jika boleh bagaimana sukatannya? Terima kasih ayas jawapan sdr nanti.

  2. Ya, Anda bisa menggunakan abate, namun dosisnya perlu diperhatikan. Mungkin untuk kolam ukuran 3mx1mx1m berarti debit air sekitar 3 ribu liter air. Biasanya 1 bungkus abate untuk 100 liter air (coba lihat dosis di bungkus abate). Nah jika dosis yang boleh digunakan adalah setengahnya, maka untuk 3 ribu liter air kira-kira menggunakan paling banyak 15 bungkus (bisa kurang) abate dalam sekali pakai (biasanya tahan sampai 1 bulan). Jangan lupa meletakkan abate di tempat yang aman, agar tidak dimakan ikan :). Semoga membantu :).

    • Sebaiknya 1 hari dua kali, pagi dan sore :). Tapi kalau mau sering memberi makan juga boleh, tapi jangan banyak-banyak. Jadi bisa sering tapi sedikit, atau sehari dua kali saja pagi dan sore. Semoga bermanfaat.

  3. mbak rosa tanya dong obat2 ikan tersebut di atas beli di mana ya ,,,,,
    sy pusing ikan koi sy air nya berbuih dan bau amis di ganti 2 hari kemudian begitu lagi
    tolong minta info nya, trims

    • Kalau kutu pakai abate dan kutublas seperti tulisan saya di atas. Lukanya juga pakai obat yang di atas, soalnya saya berhasil waktu itu.

    • Kalau masih berlubang, tapi sudah tidak meliuk-liuk, itu tinggal lukanya saja, tapi kalau koi nya masih suka meliuk-liuk dan menggeser-geserkan badan ke tembok kolam, biasanya masih ada kutunya. Kalau lubang tapi kutu sudah tidak ada, nanti bisa sembuh sendiri, hanya butuh waktu. Bisa diberi lukastop secara berkala, nanti juga sembuh :). Semoga membantu.

    • Ada, cari saja Rosa Ariani Sukamto, cuman tidak ada foto koinya :D. Soalnya kamera yang dipunyai gak bisa memfoto koinya dengan bagus :D, jadi agak agak blur, sekarang udah lebih besar 2 kali lipat koi saya dibanding ketika saya menulis artikel ini :).

  4. Mbak, saya mau tanya. Ikan koi di kolam saya alhamdulillah cukup sehat krn perlengkapan untuk menunjang kehidupan si koi cukup memadahi. Cuman yang jadi masalah ikan saya biasa lompat dari kolam. Jd sy mesti gmna mbak? Tks 😀

    • ikan koi kalau terlalu sering loncat, bisa dicurigai kena kutu. Mungkin bisa dicoba pencegahan atau pengobatan kutu dari tulisan saya ini :).

    • Saya beli ikan koi di pasar ikan deket tegalega, arah mall festival citylink, terus waktu itu juga pernah beli di pameran koi di giant pasteur.

  5. saya punya ikan koi ukuran 10 – 30 cm sebanyak 21 ekor.kolam saya ukuran 2 m x 1 m. ikan koi saya cenderung seperti takut ketika kita liat. kira2 kenapa ya? pada kolam apa perlu kita letakan tanaman air? terus saya pernah dapat info, dalam kolam koi baik di letakkan ijuk untuk koi bertelur atau tampat kenyamanan koi tersebut. apa benar?

    • Kedalaman kolamnya berapa? Jumlah ikannya terlalu banyak, dan ikan koi itu pertumbuhannya cepat jika doyan makan. Bisa jadi mereka takut karena belum terbiasa, biasanya untuk terbiasa itu butuh waktu 1-2 bulan sampai koi masih mau makan walau tangan kita masuk ke kolam. Risiko kalau ikan terlalu banyak di dalam kolam adalah koi susah bernafas karena kadar oksigen di dalam kolam sangat kurang. Nah ketika kekurangan oksigen maka ikan koi akan menjadi panik dan bisa berenang membabi buta. Kalau untuk ijuk, biasanya ikan memang perlu ijuk untuk bertelur, karena saya belum ke tahap breeding atau bertelur, jadi saya kurang tahu :). Yang jelas kolam yang nyaman bagi koi adalah yang tidak menyakiti kulit koi saat koi bergesekan dengan dinding kolam. Semoga bermanfaat :).

    • kalau enceng gondok saya pikir masih bisa, asal tidak terlalu banyak, karena akan mengurangi kadar oksigen kolam. Jangan sampai oksigen di dalam air kurang. Enceng gondok kan tidak membutuhkan lumpur, kalau teratai tidak bisa, apalagi untuk kolam kecil, kalau kolam besar, asal sirkulasi air lancar, masih bisa. Dan harus rajin membersihkan kotoran enceng gondok jika busuk, kecuali sirkulasi air bagus, atau fungsi filter kolamnya bagus. Semoga bermanfaat.

    • Sama sama :). Boleh saja terkena air hujan untuk kolam besar dengan sirkulasi air bagus atau filter kolam yang mumpuni. Tapi jika tidak, maka koi memang rentan mati jika terkena air hujan. Apalagi air hujan yang turun dari genteng.

    • Jika bisa dipastikan ikan kecil tidak kalah saat berebut makanan, maka boleh saja, karena ikan koi ikan yang friendly. Biasanya dikhawatirkan kalau dicampur itu yang kecil kalah dalam berebut makanan. Tapi jika tidak kalah saat berebut makanan, maka tidak masalah :). Ikan koi saya sekarang ada 5 ikan koi besar dan 4 ikan koi lebih kecil, tapi semua gemuk-gemuk karena tidak kalah juga saat berebut makanan.

  6. saya mau tanya ikan saya awalnya sehat. sekarang banyak yang mai karena badannya merah2. kalau saya memberikan luka stop utk pencegahan kira2 diberikannya seberapa? terima kasih

  7. mbak rosa, bagaimana jika air kolam diisi dengan air PAM? bagaimana cara menetralisir airnya mbak? apkah memakai garam kolam cukup?

    pertanyaan ke2, mbak barusan ikan koi saya baru dibeli sebelumnya kelihatan sehat, nah setelah dipindah di kolam rumah tiba2 dua ikan koi yang saya beli, gerakan tubuhnya melemah dan mulutnya sering terapung ke atas, dan akhirnya mati 😦 nah apakah ada cara mudah untuk mengobati koi yang sedang mati lemas itu mbak, ? kalo penggunaan oksigen sudah dipasang aerator mbak, seertinya masih cukup, mohon penjelasannya mbak,, makasih

  8. satu lagi mbak rosa, bagaimana dengan pemberian galam kolam, atau obat kutu pada air kolam? apakah perlu untuk dicampurkan dengan air biasa lalu diaduk dan dimasukkan ke kolam dulu, atau langsung dtaburi ke kolam, ? terimakasih mbak rosa sebelumnya 🙂

    • Garam kolam diberikan untuk mencegah jamuran pada air yang kemungkinan terlalu banyak lumut. Kalau saya sih sekarang sudah tidak memberi garam kolam. Tapi dulu kalau memberi ya saya taburkan saja di kolam :). Biasanya langsung tenggelam ke dasar kolam.

  9. makasih mbak rosa atas penjelasannya, 🙂 oh iya lalu bagaimana dengan penggunaan air pam pada kolam ikan koi, apakah aman? 🙂

    • Air pam biasanya mengandung kaporit, harus diendapkan dulu minimal semalam, dan yang diambil hanya air bagian atas, atau bisa pakai penjernih air. Saran saya sih jangan menggunakan air pam :). Kalau kadar kaporitnya tinggi, bisa membunuh ikan koi :D. Semoga bermanfaat :).

  10. Saya mau tanya lagi, ikan saya sudah sekitar 20 cm, kalo ukuran kolam nor,AL untuk ikan-ikan saya berapa ya mbak? terima kasih

    • saya dulu beli ikan paling sekitar 10 cm-an itu. Kalau yang kualitas menengah paling harganya 40-50 ribu (koi blitar), kalau kualitas kurang bagus (koi sukabumi) biasanya 10-15 ribu (kalau beli banyak bisa 7500 :D). Koi tergantung kualitasnya, pernah beli 20 cm kualitas bagus sudah Rp. 100.000. Jadi kalau yang 30 cm tergantung kualitasnya, kalau yang kualitas bagus bisa ratusan ribu atau bahkan juta :D. Dan bisa dilihat tempat belinya. Kalau beli di pasar ikan hias, harus pinter pinter milih, jadi kadang bisa dapat harga murah tapi bagus :D. Hanya saja kalau dari pasar ikan risiko membawa penyakit lebih besar, jadi lebih baik dikarantina dulu 2 minggu sebelum dicampur dengan yang lain agar tidak tertular. Kalau dari toko ikan, apalagi yang khusus koi biasanya lebih mahal, tapi memang biasanya mereka sudah mengkarantina ikannya sehingga tidak mudah sakit.

    • Ikan tidak akan mati bila terkena air hujan jika kondisi kolam sebagai berikut:
      – kolamnya luas dan volume air banyak
      – aliran air kolam baik, untuk kolam air mengalir, jadi air selalu berganti
      – atau jika bukan kolam air mengalir maka filter untuk membersihkan kolam harus bagus sehingga mampu mengatasi air hujan
      – ikan memiliki ketahanan baik

      kalau kondisinya seperti ini, maka ikan biasanya akan tetap hidup 🙂

  11. Wkwkwkwk…maaf ada yang salah (koinya) bukan kopinya,
    Kalo ukuran kolam sama seperti punya mbak apa boleh kena air hujan?
    Terima kasih

  12. Ikan yang baru saya beli kok suka berada di permukaan air, padahal sudah saya berikan filter+aerator, lalu mati, kenapa ya mbak?
    Untung belum saya campur sama koi yang lama huh…

    • Kalau sering di atas air, itu biasanya kurang oksigen atau kandungan zat-zat di dalam air menghambat oksigen. Itu bisa terjadi kalau ikannya terlalu banyak, bahkan kalau ikannya banyak dan besar-besar, maka risikonya memang kekurangan oksigen di dalam air.

  13. Kalau seukuran kolam mbak, saya beri koi ukuran 20-30 maximal jumlahnya berapa mbak (di kolam ada 4 ikan sepat) terima kasih

    • paling kalau mau aman, hanya 6 ekor untuk yang 20 cm-an, atau sekitar 4 ekor 30 cm-an. Kalau campuran 20-30 cm-an lebih aman maksimal 6, tapi itu filternya harus bagus :D. Itu kalau tanpa ikan sepat, berart i kalau ada ikan sepat harus dikurangi lagi.

      • Ikan di kolam saya juga sudah kebanyakan, begitu listrik mati, biasanya langsung pada diem…… tidak ceria…. puyeng dah kalau listrik mati, takut ikannya juga mati….

  14. Kenapa sih kantong yang berisi ikan di masuk in dulu ke kolam, kok nggak langsung di masukan ke kolam ikannya?
    Terima kasih

    • Agar ikan tidak kaget dengan perubahan suhu yang terjadi :D, saat plastik ikan dimasukkan ke kolam, maka suhu air di dalam plastik akan mengikuti suhu kolam secara perlahan, sehingga saat ikan dimasukkan ke kolam nantinya tidak kaget dengan suhu kolam :).

    • jika kondisi air stabil dari penyebab jamur, saya pikir garam kolam tidak terlalu penting. Karena fungsi garam kolam adalah mencegah penyebab jamur pada ikan. Arapaima gigas? bukannya arapaima itu pemakan daging ya? kalau memang pemakan daging sebaiknya tidak dicampur dengan koi.

  15. Agar kolam koi tidak berwarna hijau, apa harus besar pompa nya?
    Kalo di rumah saya menggunakan pompa untuk kolam hias yang kecil.
    Apa boleh?

    • hijau itu alga, biasanya bisanya pakai lampu UV. Atau pakai batu zeolit untuk memperlambat. Hanya saja kalau pakai zeolit harus dikeluarkan kalau sedang pengobatan, karena obatnya akan diserap zeolit. Sebaiknya filter sesuai dengan ukuran kolam :).

  16. Koi saya sering berada di pojok bawah, kenapa ya mbak?
    Apa di stres ( kemarin saya kuras kolamnya)
    Kalau stres terus tindakan yang harus di lakukan apa mbak

    • emm, bisa jadi stres, bisa jadi bagian bawahnya luka dan sakit karena mungkin dinding kolam kurang halus untuk kulit koi. Atau kemungkinan berikutnya masalah di air yang kurang netral.

    • teratai bisa di kolam koi jika kolamnya besar dan lumpur di dasar koi tidak sering mengotori air, lalu airnya mengalir (mungkin di pegunungan atau dekat sumber air). Teratai adalah tanaman yang akarnya harus masuk ke lumpur. Dan koi kurang bisa bertahan untuk kolam dengan air kotor. Semoga bermanfaat.

      • trimakasih…mau nanya lagi blakangan ini ikan saya byk mati seketika dgn nafsu mkn yg berkurang..apa penyebab y mbk? apa kelebihan pakan yg saya berikan berpengaruh sam ikan y..

      • Kelebihan pakan dapat memperkeruh air kolam. Nah itu juga bisa meracuni ikan, apalagi kalau filternya kurang sesuai dengan ukuran kolam.

    • Dasar kolam akan lebih baik jika berlumut sehingga jika bergesekan dengan ikan tidak melukai ikan. Kalau kolam saya ada filternya :).

    • Kalau saya pakai kapas kolam dan bio ball. Hati-hati kalau memakai batu zeolit, karena kalau dalam kondisi pengobatan atau perawatan atau memberi abate, maka kandungannya akan diserap zeolit. Zeolit bisa membuat air tahan bersih, cuman itu tadi risikonya, kalau kandungan abate diserap maka kemungkinan kutu akan tumbuh dalam air.

  17. Mbak kalo ikan koki apa perawatannya sama seperti koi?
    Apa fungsi lampu UV kalau di rumah lampu UV saya taruh di filter?
    Terima kasih

    • Saya belum pengalaman dengan ikan koki :D. Lampu UV biasanya untuk mengurangi ganggang dalam air agar air tidak cepat hijau dan berlumut :D.

    • ya minimal oksigen cukup dan mereka leluasa berenang, karena kalau terlalu sempit maka akan berpengaruh terhadap kesehatan ikan koi. Sama sama. 🙂

  18. kalo kolam mbak apa koinya tidak kesempitan?
    karena ikan mbak rosa kelihatan sehat saja walaupun kolamnya kecil
    kemarin saya habis membeli koi 20 cm sebanyak 2
    namun tadi koi saya mati
    Kenapa ya mbak?
    kolam saya 0,9m kali 0,9m dan dalam 0,5 m
    Apa kolam itu terlalu sempit?

  19. Sebenarnya kolam saya sudah termasuk sempit :). Makanya saya topang dengan filter yang baik :D. Saya pake filter yang besarnya seember :D. Lalu dinding kolam saya biarkan berlumut agar tidak menggores kulit ikan jika bergesekan. Harusnya kolam segitu kalau cuman 2 koi ukuran 20cm tidak masalah. Biasanya kalau mati mendadak seperti itu di masalah ketidakcocokan dengan air, bisa jadi filter terlalu kecil atau airnya mengandung zat yang ikan koi tidak tahan, atau memang ketahanan koi yang dibeli rendah. Kalau koi yang biasanya agak mahal, itu karena sudah mengalami proses karantina, jadi ketahanan tubuhnya sudah lumayan. Tapi tidak semua juga. Saya sekarang kalau beli lebih suka koi di pasar ikan :D, murah meriah. Asal kolam sudah stabil, pasti hidup :).

  20. Tapi di kolam saya, saya beri bio ball langsung di kolam ikannya tetapi tidak Pakai filter
    Apa itu boleh?
    Apa kolam mbak sering hijau karena alga?
    Brapa Kali mbak menguras kolam?
    Terima kasih
    Maaf kalau banyak bertanya

  21. Sebaiknya kalau ikan koi memakai filter agar tidak sering dikuras, jika ikannya masih baru biasanya gampang stres. Bio ball setahu saya biasanya ditaruh di dalam filter. Iya kolam saya masih hijau karena alga, tapi karena memakai filter maka durasinya tidak cepat. Saya biasanya hanya mengganti air 40% dan membersihkan filter, paling 3 hari sekali. Saya senang Anda banyak bertanya, berarti saya bisa berbagi yang saya tahu. Semoga bermanfaat :).

    • Sebenarnya kalau sudah biasa tidak ribet, malah senang lihat ikannya :D. Dan ngasih gambarnya juga biar berbagi sama yang lain juga :). Sharing is Caring. Sama sama :).

  22. Tapi misalnya kolam saya kena air hujan apa Koinya tidak mati?
    Jika Ada filter
    Apa kapas kolam bisa diganti spons?

    • Tergantung kemampuan filter-nya, dan tergantung kandungan air hujannya, jika air hujan dari atap biasanya kotor. Kalau filter saya ada spon dan ada kapas kolamnya :).

  23. Syarat agar koi DAPAT hidup di kolam kecil itu apa mbak?
    Ada yang salah luas kolam 50 cm*50 cm itu apa ikannya nggak mati?
    Terima kasih

    • Yang jelas filternya harus bagus untuk kolam seukuran itu, lalu dinding kolam harus halus agar tidak merusak kulit koi jika bergesekan. Lalu jika suhu dingin, berarti butuh heater, butuh aerator juga agar oksigen di dalam air tidak kurang. Intinya kondisi ikan sebisa mungkin nyaman, agar tidak ditemui kondisi yang menyebabkan menurunnya kesehatan ikan.

  24. Heater itu seperti apa sih mbak?
    Aeratornya Pakai baling-baling (seperti di tambak) ATAU yang menghasilkan gelembung oksigen seperti di aquarium mbak?
    Terima kasih

    • heater itu bentuknya kayak termometer tabung tapi ukurannya besar, fungsinya untuk menambah suhu air kolam, cari yang kacanya tebal biar tidak cepat pecah. Aerator bisa memakai yang seperti di aquarium yang mengeluarkan gelembung udara. Sama-sama :). Semoga bermanfaat.

  25. Bagaimana Sistem filter yg baik itu? ukuran kolam saya 200 x 60 x 45 cm saya menggunakan filter uk. 25x15x30 cm dengan media (dari atas ke bawah) Kapas filter, bioball, zeolit, arang dan kapas filter paling bawah dan air dari pompa (recent SP2400) masuk lewat atas dan keluar lewat bawah dgn ketinggian air dlm filter sebatas bioball. nah apakah filter ini sdh cukup baik? kalo belum apa yg perlu sy tambahkan..tks

    • Saya rasa sudah cukup baik, hanya hati hati dengan zeolit, jika sedang memasukkan obat untuk pencegahan, zeolitnya harus diangkat. Karena filternya agak kecil untuk kolah sebesar itu, maka harus sering membersihkan/mencuci kapasnya, misal 3 hari sekali, tergantung banyaknya ikan di dalam kolam.

  26. iya nih.. seminggu bisa 2 kali saya bersihkan… gmn ya caranya biar tdk terlalu sering membersihkan kapasnya, ada saran? trus kalo memberi obat misal elbayou apakah filter bisa dimatikan dan hanya aerator aja yg hidup? kalo bs brp lama mesin filter bisa dihidupkan kembali..mks

  27. Kalau ingin bisa membersihkan tidak sering sering, filternya diperbesar :D, punya saya segede ember filternya saya bersihkan seminggu sekali tiap libur :D. Kalau memberi obat, filter tidak usah dimatikan, tapi batu zeolit dan karbon/arangnya diangkat dulu paling tidak untuk sehari. Sama sama, semoga bermanfaat.

  28. untuk menjaga ikan dari serangan penyakit (skr jmlhnya 7 ekor), dgn uk. kolam saya berapa takaran yg diberikan dan obat apa saja.. bagaimana perlakuan thd ikan yg baru dibeli krn sy tdk punya tmpat karantina apakah bisa langsung dimasukkan ke kolam?

    • Kalau tidak punya kolam karantina ya dimasukkan ke kolam saja dengan dimasukkan 5 menit dulu dengan plastiknya yang masih diikat, agar terbiasa dulu dengan suhu kolam, lalu baru dimasukkan ikannya ke kolam, jadi ikan tidak kaget. Nah lalu bisa diberikan obat dengan dosis pencegahan (untuk beberapa obat yang saya pakai, sudah saya tulis di artikel ini). Paling bagus kalau bisa memastikan ikan yang dibeli sehat :).

  29. apakah air mancur yg keluar dari filter sdh cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen ikan shg tdk perlu aerator lagi? atau apa bisa pipa dari pompa di split/dibagi (satu ke filter penyaringan dan satu lagi ke kolam langsung sbg air mancur/aerator)

    • Saya pernah memakai filter yang seukuran punya Anda, waktu itu ikannya sekitar 7 an juga, dan kolam saya lebih kecil volumenya dibanding kolam Anda, ukuran ikan 15-20 cm, nah itu ternyata kalau dari pengamatan saya, masih kurang stabil kondisi kolamnya, jadi ikan kadang masih sakit. Sampai akhirnya saya memakai pancuran dari atas dan aerator. Kalau sekarang saya hanya memakai pancuran dari filter (gambarnya bisa dilihat di atas), tanpa aerator, dan kondisi kolam sudah stabil.

  30. berita duka..td pagi ikan sanke sy tewas 1 lagi (sirip depan luka/sobek) jd skr jumlahnya tinggal 6 ekor dari total 9 ekor 2 minggu yg lalu dan sisanya skr nga mau makan (berkumpul di dasar kolam)..pdhal sy sdh kasi garam ikan, biovit, elbayou sesuai dosis dan air sdh dikuras dan filter dbersihlan seminggu 2 kali. apa yg salah dengan cara perawatan saya?….. duhhh jd bingung nieh..mohon penceraahan…mks

    • Wah turut berduka cita. Sirip rusak ini biasanya karena dinding kolam kurang halus sehingga menggores ikan saat bergesekan, biasanya koi suka sekali berenang menggeser-geser ke dinding kolam. Biarkan saja dinding kolam berlumut, atau kalau dari fiber juga tidak apa-apa. Kedua, saya menduga itu kena kutu, untuk kutu bisa pakai kutublas. Sebenarnya koi tidak butuh air yang terlalu bersih, yang penting stabil kondisi kolamnya. Untuk sekarang sebaiknya diobati dengan biotik, sepertinya sudah urgen. Dosisnya ada tulisan saya di atas, dan ada juga di sacet kemasan. Tambahkan abate sesuai dosis di tulisan saya di atas. Saya menduga itu kena kutu dan luka karena bergesekan dengan dinding kolam. Awalnya memang bingung, tapi nanti kalau sudah biasa, pasti tidak bingung lagi. Jika ikan terluka, maka semakin cepat terinfeksi jamur atau kutu, karena kesehatannya menurun. Tetap semangat………..

  31. Mbak Rosa, saya pernah liat di YouTube KALO kolam koi (seperti punya mbak rosa) hanya memiliki pompa kecil, tetapi Ada banyak tanaman airnya( teratai,bambu air,dll)
    Juga tidak Ada filter Nya, kok bisa hidup ya?
    Terima kasih,

    • Kalau saya tebak, itu airnya mengalir, jadi air yang ada di dalam kolam adalah air mengalir, seperti kolam-kolam koi yang ada di blitar, airnya mengalir dari pegunungan, dari sumber air.

  32. untuk filter air, mana yg lebih bagus air masuk dari atas dan keluar dari bawah sehingga tdk merendam media (biobal, zeolit,dll) atau masuk dari bawah sehingga merendam media?

    • Kalau saya lebih suka yang di atas, karena filter itu kan menampung kotoran, kalau dimasukkan di dalam kolam, kemungkinan zat-zat yang kotor di dalam filter tercampur lagi ke dalam kolam.

      • maksud saya bukan filternya yg dimasukkan ke kolam, tp cuma bedanya di aliran air ke filter aja. air masuk dr bawah filter dan keluar dr atas filter ato air masuk dr atas filter keluar ke kolam dr bag.bwah filter, jd filternya tetep di luar kolam….

    • hem… menarik :D. Saya kurang tahu kalau begitu. Karena kalau dari pengalaman saya (pernah pakai teratai, pakai lumpur, pakai tanaman air) itu malah membuat koi saya mati. Oh iya ada juga koi lumpur yang di breeding asli dari Jepang, katanya daya tahannya kuat bahkan di suhu beku sekalipun, hanya saja harganya selangit :D. Saya pikir tergantung jenis koinya juga.

  33. Informasi yang bagus…… mbak sy mau nanya apakah ikan koi harus memerlukan aerator dan suplai udara kedalam air lewat pancuran air selama 24 jam?
    Soalnya kolam koi adik saya tanpa filter, tanpa aerator dan pancuran tp bs hidup koi nya…..sehat pula…..tp kenapa ikan koi saya kok mati saat listrik padam cuna 5 jam dan filter, aerator serta pancuran tak menyala?? Heran

    • Hem, bisa jadi masalah sirkulasi air, jenis air, dan jenis koinya, biasanya kalau koi dari Jepang yang sudah mengalami karantina macem-macem lebih kuat 😀 tapi harganya juga kuat :D. Kalau ikan koi saya soalnya begitu tidak ada pancuran (sekarang tanpa aerator) itu mereka suka jadi kurang lincah mojok di pinggir kolam. Atau bisa jadi airnya menggunakan penjernih air :D. Coba saja ditanyakan ke adiknya :D. Lalu share disini, biar banyak orang jadi tahu. Sharing is Caring :).

  34. mbak mo nanya : apakah koi dapat hidup sehat di akuarium (1,5m x 0,4m x 0,6m) dengan penyaring air (spon, kapas, batu karbon) dan kucuran air berasal dari atas penyaringan dgn pompa…?. Koi kami 5 ekor (lokal) ukuran 15-20 cm baru beli 3 hari lalu (sering kaget) jika didekati/dilihat, ikannya sering ngumpul di dasar pojok akuarium.. bertanda apa ya…mhn pendapatnya

    • O jika ukuran segitu bisa hidup harusnya, dan filter juga bisa seperti itu. Untuk karbon jika dalam tahap pengobatan atau pencegahan dengan obat sebaiknya diangkat dulu, minimal sehari, agar obat tidak diserap karbon. Ikan koi kalau masih awal pindah tempat biasanya gampang stres, di awal jangan sering dilihatin dari dekat :). Sampai koi terbiasa. Sekitar 1 – 2 minggu biasanya akan terbiasa. Sebaiknya jika ikan baru beli diberi perawatan pencegahan penyakit seperti tulisan saya diatas. Semoga bermanfaat :).

      • Heaternya sekarang saya masukkan ke filter :D…. tapi sepertinya tidak terlalu ngaruh kalau pertahanan tubuh koi sudah bagus, tidak pakai heater juga tidak apa-apa sepertinya :D. Kalau batu zeolit saya beli di toko khusus perangkat ikan hias. Kurang tahu kalau di batu alam :D.

  35. dengan filter yg hanya berisi kapas filter, bioball dan kayu arang sdh cukup membuat air jernih dan sehat untuk ikan ? dan bolehkan biobal hanya dialiri air saja, tdk terendam?

    • Boleh sih mas Epoy, namun mas bikin seperti di gambarnya mbak rosa,kan bioballnya terendam. Saya cuma memberi Saran
      Terima kasih

    • Saya kira cukup, tapi tetap saja kapasnya harus dicek, apakah sudah kotor atau belum. Kalau sudah kotor dibersihkan :). Biobal asal kena air saya pikir tidak apa-apa.

    • Oh iya mbak, saya punya koi yang sukanya di drat permukaan air,Dan menjauh Dari temanya,apa dia terserang penyakit?
      Terus Ada koi yang lincah, namun tidak mau makan,kenapa ya?
      Terima kasih

      • Koi yang suka di permukaan itu biasanya kekurangan kadar oksigen, bisa jadi memang ada kelainan atau penyakit. Mmm biasanya kalau koi tidak mau makan itu memang sedang sakit, jadi lincah karena kena kutu atau apa, di gatal, tapi tidak mau makan.

    • Mmmm, kalau PH mungkin kalau saya hanya pakai filter dan air sumur saja, tapi yang air sumurnya memang jernih :D…. dan tidak terlalu sering kena air hujan yang bersifat asam.

  36. saya tadi nambah beli koi lagi 4 ekor yg sebelumnya msh sisa 4 ekor dr dulunya 9 ekor dan stlh smpe drumah air dri plastik ikan saya tambahkan dgn air kolam (1:1) dan saya diamkan di ember sktr 15 menit dan baru dimasukkan ke kolam. stelah itu sy masukkan biotik 1/2 sachet (kpasitas kolam sy 500 lt). apakah itu sdh cukup buat treatment ikan baru? krn sy tdk punya tmpat karantina.

    • kalau kolamnya kasar permukaannya, sebaiknya kalau menguras jangan menyikat lumutnya. Dikuras boleh saja. Saya kurang mengerti dengan maksud tanpa ada obat 😀

  37. untuk penyakit kutu air atau jamur berapa lama jarak pemberian obat? apakah setiap hari atau hanya 1 kali? dan apakah air kolam perlu diganti saat proses pengobatan?

    • kalau saya tiap membersihkan filter, saya kasih abate saja :D, kalau terlihat loncat-loncat baru pakai kutublast :). Karena abate saya taruh di dalam filter agar tidak dimakan ikan :D.

  38. bolehkah dasar kolam diisi batu kali kecil2 (klo dasar kolam wrn gelap biasanya koi smkin indah dlihat) dgn resiko endapan kotoran ikan akan nyangkut disela-sela batu? apakah ada pengaruhnya ikan koi dicampur dgn ikan komet?

    • Mmmm, kalau batu-batunya halus sepertinya tidak apa-apa, hanya saja sudah Anda sebutkan risikonya, kotoran akan banyak mengendap di bebatuan itu 😀 dan lebih ribet saat dibersihkan. Saya pernah mencampur koi dengan komet dengan ukuran sama, ternyata ikan komet lebih agresif dan menggigiti koi. akhirnya saya pisah. Nah mungkin kalau ikan komet Anda lebih friendly sepertinya tidak apa-apa :D.

    • jika ada koi yang mati, sebaiknya bersihkan filter, kuras air kolam sekitar 50% ganti dengan air baru, lalu lakukan pengobatan untuk pencegahan.

  39. sebelumnya maaf ya, banyak tanya…(maklum stress, dah banyak koi mati..he..he) Mau tanya nih, sehabis beli dari tukang ikan,bagaimana konsep karantina koi setelah baru dibeli dari penjual.

    1. setelah koi dibeli dan sampai di rumah saya, koi yg masih dalam kantong lastik tersebut apakah sebaiknya digenangkan di kolam ataukah langsung dimasukan ke aquarium khusus karantina yg sudah diberikan elbayu?
    – alat2x apa saja yg diperlukan dlm masa karantina? (perlu pakai heater? glembung udara? elbayu? garam? ada lagi??)
    2. bila dimasukan ke aquarium karantina, apakah air yg di aquarium tersebut juga diberikan garam?
    3. apakah air yg berada di plastik (air yg di plastik yg dari pembelian koi) juga turut dimasukkan ke dalam aquarium karantina? ataukah koi nya saja yg diambil dgn jaring lalu dimasukan ke aquarium karantina (jadi air bekas di plastik sebelumnya, tidak mencampuri air karantina)
    4. berapa lama sebaiknya di karantina?
    5. dalam masa karantina, apakah sebaiknya koi diberi makan? berapa kali sehari? seberapa banyak (berapa butir pakan?)? (karena sering skali koi saya dikarantina dan setelah masa karantina sekesai koi terlihat kurus dan suntuk)
    6. berapa hari sekali kita perlu menaburkan garam ke dalam air karantina?
    7. perlukah air karantina di kuras (dikuras penuh atau sepermpatnya saja?)? berapa hari sekali?
    8. setelah masa karantina selesai, koi sudah saatnya pindah ke kolam kita, bagaimana cara memindahkannya? apakah air karantina juga turut dimasukan ke kolam (karena-kan takut koi sterss pas masuk ke air kolam), apakah hanya koi-nya saja yg dipindahkan tanpa air karantina???
    Makasih…..

    • Saya juga dulu awalnya stres banyak yang mati :). Tapi malah tambah penasaran, dan mendoktrin diri sendiri, pokoknya saya harus bisa :). Dan saya senang kalau banyak yang nanya, berarti saya bisa membantu banyak :). Saya coba jawab,
      1. Biasanya saya kalau ada ikan baru, 5 menit ikan di dalam plastik yang masih tertutup saya masukkan ke kolam biar suhu air di dalam plastik sama dengan suhu kolam. Lalu ikan saya masukkan ke kolam, jadi saya ambil ikannya saja, tanpa airnya karena bisa jadi air di dalam plastik yang dari pasar ikan itu sudah terkontaminasi penyakit. Saya tidak pernah memakai elbayou, biasanya untuk karantina saya gunakan abate, lukastop, dan acriflavine, jadi begitu ikan baru masuk kolam, saya berikan ini semua dengan dosis pencegahan. Saya sebenarnya tidak pernah memakai kolam karantina juga, hanya saja waktu membeli ikan harus diperiksa benar-benar jangan sampai ikan sudah sakit kita beli.
      2. Saat ini saya tidak pernah lagi memberi garam kolam, karena tidak saya beri pun ikannya baik-baik saja :).
      3. Ini sudah saya jawab di jawaban nomor 1.
      4. kalau menurut yang saya tahu, karantina biasanya 2 minggu
      5. Diberi makan normal saja, kalau bisa ada biovitnya jadi ikan bisa punya pertahanan tubuh
      6. kalau yang saya tahu sih, setiap selesai ada proses pengurangan air/menguras, terlalu asin airnya juga tidak baik
      7. perawatan air di kolam karantina tergantung filter, jenis air, dan apakah air cepat keruh, kalau kolamnya kecil, maka butuh heater dan aerator, tapi jangan yang terlalu besar
      8. Sebaiknya koinya saja yang dimasukkan, jadi pertama, kurangi air kolam karantina 50%, masukkan air kolam inti, nah itu untuk mengatasi ikan tidak stres, biarkan 10 menit, baru pindahkan koinya saja ke kolam inti.
      Semoga membantu :).

  40. Mbak mau nanya lagi, sudah lama nggak nanya karena saya sedang mencoba, ternyata gagal, apa memang kolam koi harus berarus ya?
    Terima kasih

    • Pemelihara koi memang macem macem caranya, biasanya dikasih makan sedikit agar air tidak cepat kotor sehingga jamurnya cepat bersih. Kalau saya sih menganut kayak manusia aja :D, jadi misal ikan sakit, kalau masih mau makan saya kasih makan seperti biovit yang bernutrisi agar pertahanan tubuhnya lebih baik. Tinggal menganut yang mana saja sih :). Biasanya tidak diberi makan banyak itu agar air tidak cepat kotor, maka dari itu saya lebih suka filter yang mumpuni untuk mengatasi air kotor :D.

  41. koi saya kok bentuknya seperti helikopter ya…(mungkin terlalu gemuk) sy kasi makan 3xsehari (4 ekor kira2 30 butir pelet medium) dan selalu habis sekali mkn.. bagaimana caranya agar bentuknya jadi ideal?

    • wah iya itu, kalau seperti helikopter tidak seperti rudal itu kegemukan :D. Kalau dari makanan diberi 3x sehari dan sebanyak 30 butir tiap makan dengan pelet ukuran medium itu banyak :D, kalau mau sering memberi makan misal 3x sehari maka sebaiknya dikit dikit tapi sering :).

  42. maunya sih gitu, tpi sekali lahap ikannya bisa 4 sampai 5 butir. ukuran ikan sy 10-12 cm. bia tubuhya jd sprt rudal, apakah hrs dipuasakan ya.. atau porsi nya saja dikurangi

  43. mo nanya nih mbak,…gw msh newbe nih, lg demam koi, dah ngabisin duit bnyak tp koi nya sring mati, gara2 jamur + kutu argulus, gini mbak saya pnya kolam ukuran 2 m x 1,6 m tinggi air 40 cm, isi kolam koi ukuran 20 – 25 cm ada 10 biji yg ukuran 50 cm ada 1 biji klw mo d kasih obat anti kutu + jamur + garam ikan + obat anti chlorin, dosisnya brp ya? trs apa bs obat di kasih scra bersamaan? saya pernah ada koi yg sakit kena jamur + luka saya coba kasih amphicilin beli d apotik ada yg sembuh saya karantina di aquarium ukuran 90 x 40 x 50 cm saya kasih 2 butir amphicilin, nah nih yg sekarang saya lg galau koi yg 50 cm br aja saya beli ternyata bnyk kutu argulusnya + ikannya sring diam/ gag bnyk gerak ( kalau inget harganya ikannya mati bs nyesel saya 😦 ), mo saya karantina d aquarium ikannya sring lompat, terpaksa saya mskan ke kolom campur dng koi lama, gi mana nih mbak?

    • Kalau saya obat malah sering saya kasih bersamaan. Saya cocoknya sama obat yang saya tulis di artikel di atas :D, setelah itu tidak ganti-ganti obat. Kalau kutu udah parah biasanya kalahnya sama abate yang caranya seperti saya tulis di artikel di atas. Karantina dengan koi lama sebenarnya tidak masalah, asal memang obatnya kuat untuk mencegah dan mengobati. Biasanya kalau sakit parah begitu asal mau makan saya kasih biovit dan biotik seperti artikel saya di atas. Saya sudah coba berkali-kali dan sembuh :). Dan setelah itu ketahanan koi semakin kuat. Semoga koinya cepat sehat. Kalau dari jumlah dan besar kolamnya sepertinya ikan koinya sangat kemungkinan kekuarang oksigen. Perlu ada pancurannya itu, entah dari filter atau apa, agar oksigen di dalam air baik, kalau ikan koi kekuarangan oksigen akan sangat mudah terkena penyakit.

  44. saya baru belajar untuk mengkarantina, beli 6 ekor koi uk. kecil sy taruh di ember yg tertutup, tutupnya sy lubangi dan beri aerator. tdk lupa sy kasi garam dan obat sesuai dosis. apakah itu sdh cukup untuk karantina ikan baru? brp lama sy hrs gnti airnya? dan kapan ikan tsb siap untuk digabung ke kolam ikan?

    • mmmm, agar airnya tidak harus sering diganti sebaiknya diberi filter. Karena kalau terlalu sering ikan diutak atik untuk mengganti air bisa membuat ikan stres. Agar obat tidak sering ngeganti juga, karena jika air sudah diganti kan obatnya juga. Biasanya masa karantina 2 minggu. Saya pikir obat dengan dosis tepat sudah cukup :).

  45. apakah semua ukuran koi, misal anakan koi yg ukuran kecil yg dibeli perlu dikarantina? dan apakah ada pengaruhnya ganti2 jenis obat untuk koi?

    • sebenarnya sebaiknya memang dikarantina, karena koi kecil sekalipun bisa membawa penyakit. Saya dulu pas awal belum nemu yang pas obatnya juga ganti-ganti :D. Cuman sekarang sudah tahu yang pas, jadi tidak ganti. Kalau pengaruhnya saya kurang tahu juga, cuman kalau ikan saya yang hidup sampai sekarang sih baik-baik saja :).

  46. tk infonya yg bermanfaat….kayaknya selama ini sy membuat kesalahan dg HANYA membersihkan tempat filter air ( yg mnrt sy sdh lmyn rebek ada batu2 ada busa? ada sabut2 dlm suatu kolam kecil khusus)……yg ada sdh bbrp bulan ikan koi sy hanya mau berenang di arah air mengalir kayaknya kurang oksigen…dimana ya almt bs kuras kolam dsb ttg per- koi- an ?

    • Karena kolam saya kecil, jadi saya kurang tahu tentang jasa seperti itu :). Karena belum pernah menggunakan jasa membersihkan kolam.

  47. kalo sudah sekian lama (misal sebulan) ikan sdh tdk pernah sakit lagi, apakah air kolam sdh bs dikatakan mature/stabil? sehingga jika memasukkan ikan baru yg sdh sehat tdk akan membuat ikan tsb malah jd sakit….

    • Biasanya stabil itu kalau sudah 6 bulanan :D. Kalau sebulan kadang ikan masih bisa sakit. Mending kalau memasukkan ikan baru di cegah penyakitnya dengan memberi obat dengan dosis pemeliharaan, dan sebelum membeli ikan baru diperiksa benar-benar apakah ikan memang sehat.

  48. Mungkin juga stress karena kalam di kasih makan langsung habis dimakan koi saya.
    Mbak kalau garam kolam di berikan setelah mengubah ATAU sebuah sekali?
    Terima kasih

  49. Oh iya mbak, saya juga ingin memberi sedikit ilmu.
    Ikan sepat DAPAT memakan kutu Dan parasit lainya,
    Tetapi jangan memberi ikan sepat secara berlebihan,
    Karena ikan sepat Akan merugikan koi, beri Saja satu.
    Saya sudah mencoba, Dan ternyata benar.

    • Sip :). Semoga banyak yang belajar dari informasinya. Saya dulu juga ada sepatnya di kolam koi, 2 ekor, cuman sekarang sudah mati :D, jadi hanya tinggal koi 😀

  50. kenapa air filter sy msh ada jentik2 nyamuk? pdhal sdh sy kasi abate 1 sachet, sy ikat pake kain dan ditaruh difilter. apakah harus ditabur atau dosisnya kurang? filter sy pakai galon bekas cat tembok 25kg.

    • Wah, kok bisa ya…. mungkin kain abatenya tersumbat kotoran, kalau dimasukkan di filter sebaiknya abate ada di antara busa, jadi tidak perlu diberi kain. Yang penting abatenya tidak masuk ke kolam saja.

  51. koi sy ada bintil (daging) kecil warna merah muda di sirip depannya, itu penyakit apa ya? trus gmn pengobatannya?

  52. sy beli koi uk.15cm 2 ekor trus sy karantina(pake ember+tutup+aerator), hari 1 sy kasi elbayou, hari 2 sy ganti air stngahnya+air baru+garam ikan dan sorenya sy kasi kutublast, pagi besoknya air bekas obat sy ganti semuanya pake air kolam dan sore harinya sy masukkan ke kolam utama… tpi kok kelihatan lemes ya..renangnya pelan2/lambat,nga mau mkan(selama karantina memang sy puasa-kan)..spt sakit gitu. Apakah ada yg salah dgn cara karantina saya?

    • kalau karantina itu kolamnya sebisa mungkin seperti kolam asli, jadi tetep ada filter walau pakai ember. Kalau saya tidak suka mem-puasa-kan ikan, kasihan. Seperti orang, kalau dipuasakan 2 hari pasti lemes. 🙂

  53. Mbak saya memiliki koi berumur 3 bulan, sudah berapa di kolam hias saya selama 2 minggu, apa itu berarti kolam saya sudah stabil?

  54. mba rossa , senang sekali bisa bertemu
    saya punya kolam ikan dari bekas jacuzzi atau bath tub dengan ukuran 140x80x40 cm,berbentuk oval
    ukuran filter nya 40x20x30cm
    sekedar sharing :
    1. saya beli ikan koi kecil dengan ukuran 10 sampe 15 cm sebanyak 7 ekor, bertahan selama 3 sampe 7 hari , semuanya mati selama dua kali pembelian dan pemeliharaan dalam 2 minggu . yang bertahan hanya ikan sapu
    2. lantai dasar kolam saya kasih batu batu kecil
    3. filternya sebesar 28 watt,dengan diisi kapas dan bioball
    4. pengisian air kolam setengah dari luasan kolam, tingginya sekitar 20 cm
    5. saya bersihkan kolam seminggu lebih, itupun karena air kolam menjadi hijau
    6. posisi kolam depan rumah dengan banyak menerima sinar matahari dan lumayan air hujan dari kanopi
    7. filternya saya hanya nyalakan siang hari, kalo malam saya matikan
    8. pompanya yg 28 watt, ada dua lubang, satu ke filter dan satu untuk arus tapi saya pakai pipa yg lebih kecil supaya supply air ke filter besar sehingga membuat pancuran air yg cukup deras

    apakah yang harus diperbuat ????
    bingung, apalagi saya berencana untuk mengecat jacuzzi nya agar tidak berlumut

    gmn filternya ?sudah sesuai atau belum ? dengan masa aktif hanya disiang hari
    gmn agar tdk berwarna hijau ?
    berapa kali saya harus bersihkan kolam ? dikuras atau di ganti air saja ?
    mungkin masukan lain dari kekurangan saat saya memproses kolam diatas

    bantuin dong mba rossa ????
    please…….

    • Kalau analisa saya:
      1. filternya malam dimatikan, padahal koi butuh air bersih dari racun dan zat-zat seperti amonia yang berasal dari kotoran koi sendiri atau dari bekas makanan, jadi sebaiknya jangan dimatikan filternya.
      2. risiko air tawar memang berlumut, jika tidak ingin berlumut harus memakai lampu ultraviolet.
      3. ikan koi sebenarnya tidak harus bersih dari lumut, yang penting bersih dari zat-zat yang mereka tidak tahan, salah satu contoh adalah kaporit (kalau pakai air pam)
      4. sepertinya air hujan dari kanopinya itu yang harus dihindari, kanopi kan atap, seringnya kotor, apalagi kalau hujan awal peralihan dari musim kemarau, itu bisa membuat ikan mati.
      5. ikan koi harus punya tempat berteduh, jangan benar-benar dibawah sinar matahari untuk semua permukaan kolam, kalau kepanasan airnya bisa mati, kecuali kalau kolamnya besar dan filternya besar, atau airnya mengalir

      itu mungkin saran saya :). Semoga bermanfaat.

  55. sorry ya mba , 28 watt itu pompanya, filternya bekas akuarim kaca, dengan dibagi 2 sekat dari ukuran diatas, dengan masing masing dipasang bioball dibawah dan kapas diatasnya, air masuk dari atas sekat 1 dan turun lewat lubang sekat bawah dan keluar sekatnya yang satu lagi bagian atasnya

  56. Mbak, mau nanya.. Katanya jangka waktu pemakaian zeolit hanya 3 bulan, sesudah itu harus dinetralisir, bagaimana cara menetralisir zeolitnya mbak? Maturnuwun

  57. Mba,aq pemula…q senang memelihara ikan,sejak aq msh kecil,setidakny tau dikitlh tntang ikan”….Yg ingin q tyakn q memelihara koi dikolam,q cba bri kangkung,kadang sawi putih ato hijau,kadang jga wortel…tpi smua dipotong kcil” n dilahap hbs,apa gk pengaruh tuh mba…..????? Ya kdang jga q bri mknan pelet,smp sekrng msh blm ada mslh,gk tau lgi nnti”ny
    ….Mksh mba,infony…..

  58. mba rosa pingin tya lgi nih,ikan koi sya,sya campur dgn ikan gurami,apa pengaruh….????? Tpi gurami ny diem” aja gk nakal ko,untuk selanjutny apa gk ngaruh,pd ikan” koi…????? Mksh….

  59. mba nanya dong ikanku kok timbul bintik2 merah n gak mau makan jg trs aku ketempat jual ikan hias langgananku dikasi obat namanya acriflavine . aku kasih dua tutup botol kok malah mati ya sekarang . tapi sudah dipisah dari ikan koi yg lain sebelum aku kasih obat itu . trs untuk ikan koiku yg lain gimana mbak?? kira2 harus dibersihkan lagi dong kolamnya.

    • mending diberi biotik. Acriflavine itu kurang bagus kalau untuk penyembuhan, tapi ingat harus sesuai dosis biotiknya. Kolamnya dibersihkan aja, trus untuk pencegahan kolamnya diberi acriflavine dosis pencegahan. Kalau dosisnya ketinggian, ikan bisa mati.

    • Dear teman,

      Kunci sukses memelihara koi adalah system filterisasi yang bagus. System filter yang sempurna menjamin 95 percent anda pasti sukses. Yang 5 percen nya adalah kejelian mata kita, yaitu: bukan koi sakit yang kita beli, karantina, pakan dll

      koitutor.blogspot.com

  60. Mbak air kolam mbak masih sering berwarna hijau (biasanya Itu alga) coba ber lampu uv (kolam saya dulu sering hijau tapi sekarang sudah tidak karena saya beri lampu uv).
    Ya sedikit nge-share lagi.

  61. Mbak kenapa ya koi yang biasanya di jual di pasar ikan mudah sekali mat ya 😥 , tapi KALO beli di pasar yang ecek-ecekan Malah kualitasnya oke ya 🙂

    • Ha…ha… Saya termasuk orang yang suka baca, walapun belum termasuk kategori bookworm. Dalam buku koi karangan Takeo Kuroki San juga dikatakan bahwa biasanya koi yang bagus akan mati dahulu kalau ada masalah dengan koi anda.

      Believe it or not ! Aneh tapi nyata.

      Saya juga pelihara ikan diskus di aquarium, yg mati biasanya yang bagus.

      Salam

    • Maaf Irkutsk campur, boleh-boleh Saja, tapi ikan Koinya di usahakan besarnya sama dengan panjang tempurungnya. Karena saya dulu pernah mencampur dengan panjang koi yang tak sama dengan tempurung kura kura akhirnya di makan sama Koinya.

  62. Dear teman se hobby
    Saya pernah bahas masalah serupa di blogspot pribadi saya .
    Saya rasa koi saudara adalah female koi, kalau perutnya buncit dan telur tidak bisa keluar hal ini sangat berbahaya bagi si koi. Saran: sebaiknya SEGERA pisahkan koi betina tersebut kedalam bak fiber yg cukup luas dan campur dengan 2 ekor koi jantan. Koi jantan yang anda pilih ukurannya jangan terlalu besar ataupun terlalu kecil (mungkin ukuran 25-30cm). Kasih ijuk dalam bak fiber tersebut dan pada malam hari biasanya proses perkawinan akan berlangsung. Pada pagi hari anda akan melihat warna air keputih-putihan dan diijuk banyak ditemukan telur. Setelah bertelur kembalikan koi betina tersebut kedalam kolam asalnya. Make sure bahwa kedua ekor koi tersebut adalah male koi. Juga usahakan bak fiber diisi dengan air yang diambil dari kolam anda sedangkan air kolam yang berkurang bisa diisi dengan air yang baru.
    Semoga sukses

  63. Mbak Rosa & Mas Muhammad,
    Artikelnya bagus dan menarik. Saya juga memelihara koi dan bbrp kali memijahkan shg beranak pinak. Dan masih belajar terus, tapi kayanya pengetahuan praktisnya masih harus belajar dari Mbak Rosa Mas Muhammad.
    Mungkin kalau kita bisa ketemu untuk bertukar pikiran akan baik sekali. Dan kalau anak2 koi saya berlimpah mungkin Mbak & Mas punya channel utk kami bisa hibahkan (kami ga suka menjual binatang, jadi kami berikan saja kepada yang mau melihara)
    email address saya: bhartono2000@yahoo.com.
    HP 083820165538
    Wass

      • Sama2 Mbak Rosa. Ya buat pemula mungkin bisa memanfaatkan anakan ikan koi dari hasil pemijahan yang kami lakukan. Beberapa orang sudah mengambil. Bila masih ada yang memerlukan dan selama masih ada anakan ikan koi yang tersisa, silakan kontak kami, gratis. Tapi bukan untuk diperjual belikan lagi, hanya untuk peliharaan pribadi. Sehat bahagia sukses selalu

  64. Teh mau tanya nih..
    Ikan saya berenang pelan banget? suka’y diem, menyendiri, kadang di permukaan, kadang di dasar kolam dengan posisi kepala di bawah..
    Sakit apa itu?
    Trus Enak’y di kasih apa ya teh?
    Makasih teh, seblum’y salam kenal..

  65. Saya pakai filter buatan sendiri sebelum masuk kolam koi air saya tampung di kolam diatasnya baru airnya terjun ke kolam koi, kolam penampung air diatas tak kasih tanaman air. air kolam jadi jernih dan ikanya sehat,semula jumah ikan 5 ekor. lalu 1 bulan kemudian saya tambah 4 ekor tapi…berjalan 1,5 bulan kemudian koi yang pertama mati 3 dan malam berikutnya 2 menyusul padahal tidak ada tanda2 koi sakit makanya juga lahab 2 x sehari pagi sore, sekarang tiggal 4 yang baru beli. ukuran kolam 1 m x 1,5 m dalam 40 cm kira2 kenapa ya ?

    • Just comment, saya menduga bukan semata mata kurang oxygen. Kalau kurang oxygen biasanya seluruh koi akan megap megap bernafas dipermukaan air kolam. Saya ada experience juga piara berbagai macam ikan di aquarium, sewaktu kekurangan oxygen ikan yang tidak kuat bernafas megap megap dipermukaan air dan mati. Saya khawatir kwalitas air kolam tercemar nitrite karena volume filter tidak sesuai dengan ketentuan yang ada dalam pembuatan filter. Air bersih bukan jaminan koi sehat. Saya juga ada pengalaman diawal pelihara koi di thn 1997 semua koi saya satu kolam mati semua padahal air bening. Ternyata system filter tidak memenuhi persyaratan sehingga nitrite balik lagi kekolam. Mudah mudahan sebagai ide untuk pencerahan. Silahkan kunjungi dan telusuri blog saya di . Salam sukses

  66. Daerah Malang sekarang sedang Musim hujan, jadi kolam terpaksa saya beri batu zeolit agar kandungan air hujan yang berbahaya DAPAT di netralkan (jika airnya masuk kolam)

  67. untuk memperkaya wacana tentang Nishikigoi saya pribadi menyarankan agar kita bisa saling sharing dengan koi komunitas, baik di Indonesia atau di L.N. Saya pribadi juga terdaftar di member koiculture Singapore dan follower di club-club koi lainnya baik domestik maupun overseas. Enak lho saling berbagi.
    Salam

  68. Ha…ha..ha… Kalau kolamnya terbatas terpaksa koi nya diseleksi agar jumlahnya dikurangi. Saya kalau dapat koi bagus biasanya koi yang lama saya afkir dan jual melalui pedagang ikan yang kita kenal. Budi Souw

  69. Saya sering melihat di mbah google Dan sumber lainya, bahwa batu zeolit DAPAT mencegah adanya alga-alga pembuat warna air kolam menjadi hijau. Harga batu zeolit ternyata sangat terjangkau kalau di Kota Malang, Jawa Timur Kira-Kira Rp 5000,- 🙂

    • Peran batu zeolite berfungsi untuk menyerap kadar nitrite (racun dari kotoran ikan) sehingga minimal setiap periode 6 bulan harus diganti dengan yang baru atau DIKELUARKAN dari media filter dan direndam pakai air garam semalam dan kemudian keesokan harinya dijemur setelah itu dapat dipakai lagi. Kalau alga sebaiknya diatasi dengan pemakaian lampu UV Steriliser yang diletakan di media filter SEBELUM air bersih kembali kekolam. Semoga bermanfaat.
      Salam

  70. Mbak Rosa kemarin saya melihat di televisi Ada pembididaya ikan koi jumbo-jumbo pada Danau Tondano 🙂 oh iya mbak Rosa terkena Abu vulkanik tidak? Saya di Kota Malang tidak terkena abu vulkanik Dari gunung Kelud, karna saya dengan Abu mencapai daerah jawa Barat.

  71. Mbak boleh Tanya harga tempat filternya berapa ya? 🙂 apa Ada yang ukurannya lebih kecil? 😀 terima kasih

    • Waktu itu saya beli sekitar setahun lalu tempat filternya 200 ribuan. Ukuran lebih kecil sepertinya ada waktu itu di tokonya 😀

  72. 😦 😦 RIP ikan koi saya mati karena heater mati lalu kulit ikan pada merah semua….
    ( sering mati lampu di rumah.. 😦 padahal sudah bayar tagihan listrik.. 😀 😀 wkwkwkwkwkwk…)

    • Dear Mbak Deva, biar terlambat saya coba comment saja. Memelihara ikan koi saya rasa tidak perlu pakai heater walaupun daerah Malang udaranya sejuk. Kalau kita lihat di Japan, pada saat winter semua koi memasuki era yang disebut tidur dimusim dingin (hibernate). Jadi saya rasa koi mbak Deva mati bukan karena heaternya mati, tetapi mati karena megap megap kekurangan oxygen. Makanya disarankan untuk selalu menyiapkan aerator yang memakai batu baterai. Jadi pas PLN mati aerator dihidupkan sambil menunggu PLN hidup kembali. Demikian just sharing purpose. Salam ( koitutor.blogspot.com )

      • Cara untuk mengobati ikan yang sakit seperti itu bagaimana ya mas? Sebenarnya koi di rumah saya tidak kekurangan oksigen lalu saya Tanya KE penjual koi memang karena heater yang tidak dinyalakan.

  73. Turut berduka cita… semoga diganti dengan ikan koi yang lebih kuat dan heater yang lebih baik serta listrik yang lebih baik :). Aamiin.

  74. Mau Nanya Nih Kenapa Ya Ane kan Brli ikan Koi Yg 70rb udah Semaleman Ga Makan Apa emang Gitu Ya? Apa Karna ikan Nya Belum Adaptasi Trims

  75. Kadang ikan koi kalau adaptasi atau stres suka gitu. Coba dilihat besoknya. Kalau misal 2-3 hari tidak mau makan, biasanya ada yang salah.

  76. Selamat malam Dan selamat menjalankan Ibadah Puasa
    mbak saya pernah lihat kolam koi teman saya tetapi Koinya mengambang dengan Badan yang tegak seperti pelampung mengambang wkwkwkwkwkwk… Apa ikan itu sakit? ,Dan kalau sakit apa dikasih garam Saja ATAU obat lain. terima kasih 🙂 😀

    • Setahu saya seperti itu biasanya memang sakit. Cuman jenis penyakitnya apa saya kurang tahu. Kalau tidak salah itu masalah keseimbangan berenang, jadi yang kena itu gurat sisinya.

  77. Hr Ini juga Brlum mau Makan Td Sih Abis Di Kuras Total Kolamnya Soalnya Abis Kena Air Hujan Trus Aurnya Butek Banget Terpaksa DiKuras Total Udah Di Kasih Garam Ikan Sama Obat Pencegahan Penyakit … Ikan Yg lain Kan Kalo Tangan Ane Di Masukin Ke Kolam Pd Dateng Ikannya Nah yg Gede Ini dateng Tapi Belum Mau Makan Mba ..thanks Before

    • Maaf mas Aji ikut campur tetapi saya Akan coba menjawab Dan sekalian bertanya sedikit. Ukuran kolamnya berapa mas? Kalau kecil coba mas beri batu zeolit pada filternya agar air DAPAT dinetralisir dengan cepat sehingga kita tidak perlu lagi menguras kolam (Tetapi batu zeolit tidak boleh digunakan saat pemberian garam dan obat ikan, mas boleh menggunakan batu zeoli setelah 1hari setelah pemberian garam/obat)
      koi Akan menjadi malu ketika ikan tsb baru di beli Dan kolamnya baru dikuras. Jdinya ikan harus beradaptasi Dan membuat koi kita menjadi takut Akan keberadaan kita. Cara agar koi Akrab dg sesering mungkin ANDA memberi makan koi menggunakan tangan ANDA (HANDFEEDING). Semoga bermanfaat

  78. Oiya Mba Ane Lupa Nanya Kalo Misalkan Mati Listrik Kan blower Mati Nah Ane Pernah Liat Ada Alatnya Pake Batre Nah Nama Alatnya Apa Ya Mba? Ane Pengen Beli Tuh Sorry Kalo Banyak Tanya Makasih Mau Nge Jawab 🙂

    • Namanya Aerator mas
      Beritahu Kepenjualnya aerator yang Pakai baterai
      Kalau di malang harganya 30.000 rupiah Pakai baterai besar 2 buah tapi pake 1 Saja bisa

    • Jawaban Deva tuh bisa dicoba, setahu saya ikan seperti itu memang agak bermasalah dengan adaptasi air :). Yang akhirnya dia merasakan tubuhnya jadi gak enak, dan tidak mau makan.

  79. Kurang Tau Itu bapa Ane Yg Tau Mungkin 1m Setengah … Batu zeolit di Tarub Di Filter Kan Ya?
    Trus Baru 1 Malem Air Udah Hijau Lagi Ikan Yg Sebelumnya Sehat Kalo Makan Lincah Mati Tadi Pagi Knp Ya ? Apa Karna Ada ikan Yg Baru Beli Ada Yg Sakiy Ya Jd ga Sehat Juga Ikan Lama? Udah Dikasih Garam Ikan … Ngaruh Ga Ya Sama Pemberian Garam Ikan? Aerator Beli di Mana Ya? Di toko Ikan Biasa Atau Gimana? Thanks

  80. Ukurannya kolam segitu Kira Kira butuh 1 karung batu zeolit dengan harganya 25.000 rupiah. Coba liat kira kira seminggu dulu (saya pernah lihat di YouTube) kalau tidak coba ganti air total dan di isi dengan air baru+garam kolam. Aerator DAPAT di beli di toko ikan biasa, di situ juga jual batu zeolit 😀 :D. Bisa jadi ikan baru membawa penyakit sehingga DAPAT menulari KE ikan ikan lain menurut saya sebelum koi baru masuk KE kolam, kita meletakan koi KE bak yang pas, beri garam ikan sesuai petunjuknya, beri aerator (bukan yang menggunakan baterai), Dan tutup atasnya dg jaring, coba kita Tunggu 3 hari kalau masih sakit kita biarkan sampai 1 minggu. Kalau saya beli koi yang sudah di karantina lebih Dari 1 bulan di toko ikan tsb.(sebenarnya saya hanya melihat ada koi yang bagus tetapi saya belum membelinya, saya menunggu 1 bulan baru saya beli 😀 😀 .

  81. Ikan 70rb Mati Beserta 7 Ikan Kecil Lainnya Tinggal 5 Ikan…. Batu Zeolitnya Ditaruh saja Di Filter Nya Kan? Trus Aerator Pakai Batre Bilang Ke Orangnya Beli Aerator Batre Ya? Thanks Sorry Banyak Nanya Soalnya Banyak Yg mati Sebelumnya Ikan gesit” Sekarang mati 😦 Semoga Ikan Yg mati Diganti Sama ikan Yg lebih Bagus Dan sehat Lagi 😦 Thanks

  82. Boleh tapi di kolam saya juga berada di dalam kolam agar lebih maksimal
    Benar aerator batre.
    Kalau beli koi biasanya harus memilih jangan sesuka hati belum tentu yang kita suka itu sehat. Kalau saya caranya memilih dengan mengagetkan ikan kalau ikannya lari karena kaget ATAU ketakutan itu bisa saya beli tapi saya juga lihat dulu Ada kutu ATAU tidak.
    Oh iya saya punya tips yang pernah saya coba, Cara menghilangkan kutu dengan mudah yaitu dengan mencabut ATAU merendamkan koi KE air pdam yang Ada kaporitnya, ATAU kolam koi di beri ikan sepat, ikan Sumatra yang bentuknya Belah ketupat.
    Terima kasih atas pujiannya mbak Rosa ini juga karena pendampingan Mbak Rosa.
    😀 😀

  83. Sama sama Deva :). Semua memang awalnya sulit, namun kalau sudah biasa akan jadi mengerti hehe :D. Untuk Aji tetap semangat untuk belajar ya :). Untuk awal belajar, beli ikan koi yang murah aja dulu, Saya dulu baru berani beli yang mahal juga karena sudah lumayan bisa mengerti ikan koi yang murah :D. Jadi kalau mati gak nyesel :D.

  84. Hehehe Thanks Ya … Lain Kali Ane Akan Nyari Ikan Yg sehat” Thanks Sekali Lagi Atas Masukannya Jadi Ane Banyak Belajar Dari Post Ini Semoga Mba Deva Dan Mba Rosa Sukses Selalu Amin 🙂

  85. Mbak saya boleh nanya sedikit
    Kolam saya sudah saya upgrade menjadi 90cm-40cm kedalamanya 17 cm Saja, apa boleh nggak pake heater? Kondisi kolam tertutup pohon kamboja maka tidak semua permukaan kolam terkena sinar matahari.

  86. Sebenarnya kalau ikan sudah cukup kuat, dan adaptasinya sudah bagus, tidak perlu menggunakan heater juga tidak masalah. Sudah beberapa waktu ini koi saya tidak menggunakan heater tidak masalah :).

    • Sebaiknya dipikirkan antara kondisi kolam dan ikan koinya, takutnya jika terlalu banyak koinya mudah sakit :)… ikan koi memang menggoda untuk dimiliki hehee 😀

  87. Kalau warna kulit mengkilapkan namanya platinum Ogon (warnanya putih) kalau sedikit kecil an dari koi lama tidak apa apa 😀 terima kasih mbak 🙂

  88. Lebih baik hiasan yang Ada anggreknya di keluar in Dari kolam Saja kasihan tapi ikan sudah hand feedingya lucu lucu semua ya reincarnate ikan kalau sudah besar taruh di mana?

  89. Sama mbak Rosa koi saya juga sudah hand feeding sekarang kolam mau saya tutup sama seperti punya mbak lalu saya mati in heaternya karena penyebab suhu air berubah drastis adalah hujan yang terlalu banyak masuk KE kolam.

  90. Apa Ada koi yang diganti ya mbak? Lalu selang pada rangka atap kolam fungsinya apa? Kalau boleh tahu jenis-jenis koi yang mbak punya apa Saja ya? Di situ saya hanya tahu Showa bekko lalu ogon asagi kohaku itu Saja wkwkwkwkwkwk 😀 Maaf banyak Tanya ya mungkin berguna buat kita semua 😀

  91. Itu selang buat nutupin bambu di dalamnya aja hehe, soalnya waktu itu gak punya penyangga pipa :D… jadi menggunakan barang yang ada aja hehe. Kalau jenis koi-nya saya gak tahu :D, pokoknya saya suka aja waktu belinya hehe 😀

  92. Tips mudah mencegah AEROMONAS salah satu bakteri penyebab koi mati secara mendadak. Kita dapat memberikan air (yang di campur oleh bawang putih yang telah di blender Dan di saring) KE makanan ikan dengan cara di semprot. Lalu keringkan Dan siap untuk digunakan. Berikan 1kali/minggu untuk pencegahan Dan 1kali/hari untuk ikan yang telah terserang Aeromonas. Terima kasih 😀

  93. Gan, sy jg pelihara ikan koi,sy mau nanya soal filter ikan, desain filter ikan yg baik tuh yg bgm? Soalnya sy buat sndri kolam sy, ukuran kolam 1.5 m x 40 cm x 30 cm. sdh trlanjur buat kolam, eh trnyata lupa soal filterx, jd sy buat filter sederhana itupun tdk bsa mngankat kotoran ikan di dasr kolam tp airx jernih.. Trus pompa air yg sy gunakan kcil jg. Tp kolam sy jg di lngkapi aerator, trus krna kolam sy kcil ikanx pada loncat bbrapa.. Smpai” ikan mas sy luka n kna gigitan semut.. Msalah obat jg sy krang paham, pdhl sdh share” ke internet. Mskipun ikan sy skrg msi berthan.. Tp nda shat, spertnya trkna kutu.. Psing jg sy jdx..

    • Boleh saya sarankan lebih baik di tutup jaring, karena ikan lompat berasal Dari kualitas air yang kurang baik, karena penyakit Dan ikan pada kondisi baru beli(masih adaptasi dengan ling kolam) coba di perbaikan aerasi.

  94. Bersabar adalah proses dari yang awalnya sulit menjadi mudah :D. Mudah itu karena terbiasa :). Intinya filter pada pemeliharaan ikan koi. Filter bisa menjaga air tidak beracun untuk ikan. Ukuran kolam Anda sebesar punya saya. Berarti coba membaca yang saya tulis di atas, dan coba lihat gambar filter saya. Jadi yang memenuhi ya yang segitu. Itu dari pengalaman saya. Inti dari kolam koi itu di filternya hehe :D. Ayo semangat Gan :). Kalau di dasar tidak terangkat, kalau pas membersihkan kotorannya diangkat aja pakai saringan ikan yang rapat. Saya biasanya juga begitu. Kalau ikan loncat itu biasanya kena kutu. Segera diobati. Obat juga sudah saya share di atas Gan :). Semangat…..

  95. Makasih ya. Iya sedih :(… padahal sudah 2 tahunan ikan-ikan yang mati itu. Semoga diganti Tuhan dengan yang lebih baik. Aamiin. Sekarang mulai melihara lagi, tapi masih kecil-kecil lagi.

  96. assalamu’alaikum wr.wb.
    mb.rosa, mau tanya bagaimana cara mengatasi air kolam yang cepat keruh.. waktu awal sekitar 2 bulanan pelihara koi air jernih.. sekarang abis dikuras baru 3 hari air sudah keruh coklat kemerahan tapi koi saya tetap lahap kl makan.. apa tanaman kapu-kapu bikin air keruh?

  97. Waalaikumsalam Wr. Wb.
    Kalau saya dulu nambah busa saringan di filternya :D. Biasanya cepat keruh itu koinya tambah besar jadi feses-nya banyak. Terus banyak sisa makanan yang tidak dimakan koi, jadi memberi makannya terlalu banyak. Dan kalau ada tanaman kapu-kapu juga dapat menambah keruh jika ada akar atau daunnya yang busuk. Semoga membantu :D… aamiin.

  98. assalamaualaikum ..
    terimakasih atas pengalaman para penghobi koi
    sya sdah 1 bulan lebih pelihara koi
    salam kenal buat mba rosa dan sya berterimakasih atas info2nya

  99. oh iya mba saya mau tanya masalah pakan koi’y, yg bagus untuk koi kira2 pakan merk apa cp koi, breeder pro, apa san koi.
    masih bingung nieh pilihnya
    ya mungkin smuanya bagus tapikan harus sesuai kebutuhan ikannya

    • semuanya bagus, cuma klo untuk pencerah warna pakai yang spirulina, tapi bila ingin membentuk body koi, bisa gunakan wheat germ

  100. Iya benar, kita ingin ikannya jadi seperti apa… kalau ingin ikan yang cepat menjadi besar, pakai yang jenis growth dari merek apa saja… kalau mau warnanya tetap bagus sampai besar, dan tidak pecah ya pakai yang untuk warna…. yang mahal biasanya yang untuk growth dan warna… cuman perhatikan juga, biasanya semakin banyak manfaatnya harga pakan ikan semakin mahal hehe 😀

  101. As Wb, saya pelihara ikan komet, kapok mba pelihara koi, gampang sakitnya, g bisa rutin tiap saat merhatiin krn kerja ampe sore, kalau komet daya tahan tubuhnya kuat
    saya beli koi 6 ekor, 4 mati, 2-nya sekarat & dalam proses karantina
    bisa nggak air kolamnya diganti 2 minggu sekali aja, kalau kotorannya sih tiap hari angkat, filternya saya bersihkan 2x seminggu
    saya biasanya kalau sudah kuras air kolam 100% saya taburin garam + elbayou sesuai dosis untuk pencegahan

  102. Waalaikumsalam Wr. Wb. Kolam saya, saya bersihkan sebulan sekali :). Yang penting biasanya kolam koinya mirip kolam alami… kalau kolam saya warnanya hitam, di dindingnya sudah banyak lumut. Jadi bau air kolamnya kemungkinan bau lumut. Koi tidak tahan air yang terlalu bersih (berbau kaporit, atau kurang berbau alami), dan koi juga tidak tahan air yang terlalu kotor, misalnya hasil dari air hujan yang langsung dari atap. Kolam saya juga sekarang sudah tidak pernah saya beri garam kolam :). Jadi sebenarnya intinya adalah kolam berbau alami dan air tidak terlalu kotor :D. Itu pengalaman saya. Kalau sudah tahu, biasanya gampang sekali memelihara…. saya beberapa kali sekarang sampai besar terus… kecuali gara-gara saya tinggal (mbak yang di rumah kurang paham caranya) atau kena setrum gara-gara heater pecah pas waktu dulu, atau koi kepanasan di bak tanpa filter :D… tetap semangat :).

  103. sampai sekarang masih kepikiran lho mba koi-ku yang mati hik 😥
    kalau air Sumur bor saya ganti dengan air PAM g papa ya mba?apa g berpengaruh ama kesehatan ikan? soalnya baunya pasti dah beda, pastinya harus diendapkan dulu maksimal 1 hari
    soalnya ibu di rumah marah” terus gara” sering idupin mesin bor, katanya boros listrik, inilah duka jika pelihara ikan g dapet dukungan orang tua, sedih sendiri 😥

  104. Kalau dari artikel-artikel, kalau air PAM memang diendapkan sehari dulu. Cuman saya belum pernah mencoba, karena di rumah saya pakai sumur bor 😀 … tetep semangat.. kalau tidak bisa sekarang mungkin suatu hari nanti 🙂

  105. Waalaikumsalam Wr. Wb. Soal suhu, saya tidak pernah mengukur Pak, suhunya tidak boleh terlalu dingin, apalagi terlalu panas, saya pernah koi saya taruh di bak tanpa filter, lalu kepanasan matahari jam 9 an pagi, sejam, ternyata ada yang lemas dan mati. PH juga saya tidak pernah mengukur :D… yang penting tidak terlalu asam… PH normal saja. Untuk pengobatan koi sakit, sudah saya tulis di tulisan saya di atas. Semoga bermanfaat :).

  106. Bagaimana cara membersihkan kolam dgn benar? Apakah harus dikuras habis airnya kemudian diisi air lagi atau air dikeluarkan sembari diisi juga? Saya baru memelihara ikan koi 1 bulan. Saya menguras airnya dan membersihkan kolamnya 2 minggu sekali. Pengalaman hari ini (minggu tgl 15 Februari 2015) ikan koi saya masukkan di baskom yg ukuran besar, selang hampir sejam ada 3 ekor yg mati, 2 kecil dan yg paling besar 1, sangat sedih! Ikannya tinggal 5 ekor. Dibaskon saya tdk pasangkan alat gelembung air… Untuk ukuran kolam panjang 3 m, lebar 1 m, ketinggian air dari dasar bagusnya berapa cm?

    • Sebaiknya kolam tidak dikuras habis, lalu biarkan saja berlumut, agar bau airnya berbau alami. Ikan tidak perlu dikeluarkan. Cukup kurangi saja airnya sampai batas badan ikan bisa berenang, lalu tambahkan air baru. Yang dibersihkan filternya saja. Jadi air sebisa mungkin berbau alami, dan sebaiknya gunakan air sumur. Kalau menggunakan air ledeng, endapkan dulu semalam baru digunakan untuk ikan koi, airnya saja, endapannya dibuang. Semoga membantu… tetap semangat 🙂

  107. Sudah lama gak ikut nimbrung, setuju dengan mabk Rosa bahwa kalau kuras kolam engga perlu seperti kuras bak mandi. Misalnya cukup penggantian air hanya 25 percen aja, tetapi asumsi sistim filter anda bagus. Ada 2 type hobbyist, yaitu 1) mau benar2 profesional atau 2) pelihara koi hanya sekedar buat hias kolam saja. Jadi mau memulai sharing nya susah nih. Anda type yang mana? Kalau profesional anda bisa baca di blog spot prIbadi kami di ( koitutor.blogspot.com ), semoga bisa membantu. Salam

    • Masih baik 😀 … kemarin ada 3 ekor ikan yang gede saya berikan ke teman untuk dipelihara… karena kolamnya sudah terlalu kecil untuk mereka hehe 😀 … Deva gimana, semakin baik kan koi-koinya? 🙂

  108. minta tanggapan dong ..
    saya coba bikin kolam pake plastik tebal 90cm x 60cm , dgn filter (kapas , bioball, kapas) , gelembung udara dan enceng gondok, kolam saya isi dengan komet 3 dan koi 1 ukuran 10cm . Yang terjadi sisik koi terlepas dan diam di bawah enceng gondok / di bwah air terjun , ga mau makan. Awal saya kira koi saya sakit jdi saya pisahkan k ember yang diisi garam , alhasil koinya aktif bergerak .. solusinya gmn buat koi saya ? thanks

    • Biasanya itu terjadi karena kualitas air kurang baik. Yang penting sekarang koinya disembuhkan dulu. Bisa menggunakan biotik seperti yang saya tulis di artikel di atas. Biasanya saat kecil koi suka sakit. Namun jika berhasil sembuh.. maka ketahanannya biasanya bertambah. Jika dinding kolam dari semen dan berlumut, biarkan lumutnya. Karena ikan koi lebih suka air yang berbau alami. Mungkin enceng gondoknya dipinggirkan dulu sampai koi bisa beradaptasi dengan air kolam jika nanti sudah sembuh dari karantina. Semoga bisa membantu 🙂

      • saya menggunakan air sumur . dindingnya pake plastik tebal hehe .. bagaimana dengan ikan kometnya ? apakah jangan diagbungkan dengan koi terlebih dahulu ? soalny koi untuk sekarang saya taroh di ember dengan gelembung udara , koinya bergerak aktif , saya takutnya si koi ga suka dengan kolam plastiknya , apakah saya bisa minta email anda untuk bisa memberikan gambar refrensi kolam saya skarang ? thanks ..

      • Biasanya ikan komet lebih galak dibanding koi. Kalau ukurannya tidak jauh beda dan koinya lebih sedikit mungkin sebaiknya tidak digabungkan dulu. Kalau koinya lebih besar, tidak mengapa digabungkan. Email saya rosa_if_itb_01@yahoo.com.

  109. mbak Rosa setahu saya komet memiliki keuntungan untuk koi karena mudah beradaptasi sehingga bagi pemula/ baru membeli koi biasanya ditreatmen karantina dan digabungkan sengan koi, bagaimana perkembangan kolam koi mbak Rosa? terima kasih

    • Saya dulu pernah gabungin koi dengan komet, yang ukuran koi dan kometnya sama. Kometnya galak suka menggigiti koinya. Mungkin ukuran koi dan kometnya juga memegang peranan. Koi saya masih baik-baik saja 😀 … sudah gede-gede lagi.

  110. Teh rosa,ikan sy mati satu2 tiap hari nya…filter 3 tong isi bioball,busa,zeolit.pompa sy 1000lt/jm,luas kolam 4x2x0.5..ikan sering gesek2 k dasar kolam,banyak yg diem di dsr kolam,ada jg yg renangnya lincah,,ada yg matanya ky ktutup selaput putih ky jamur,,pengobatan udh sy kasih garam,anti jamur,abate,tp ttp aja slalu ada yg mati..mohon petunjuk..rumah di soreang bdg. 😀

    • Biasanya jika menggesek-gesek ke dinding itu kena kutu. Kutu ada 2, yaitu kutu bulat dan kutu jarum. Coba di raba kulit koinya, itu biasanya ada yang menonjol, ukuran kutunya sekitar 2 mili meter (mm). Coba beri obat biotik (bubuk kuning) jika sudah agak parah, untuk dosis rendahnya bisa pakai acriflavine (botol dengan cairan kuning) untuk jamur atau luka kena kutu. Itu biasanya karena kualitas air yang kurang baik. Penyebabnya ada beberapa, bisa karena air jarang diganti, atau memang rentan polusi, polusi bisa dari sisa kotoran ikan karena terlalu banyak makan, sisa makanan ikan yang terlalu banyak dan tidak dimakan, atau polusi air hujan. Untuk kutu, kutunya mesti diambil, bisa pakai pinset atau pakai kuku, diraba saja kulit ikannya sambil diperiksa ada tonjolan tidak, jika ada biasanya kutu, perlu diambil kutunya baru diobati dengan biotik atau acriflavine. Semoga membantu.

    • jamurnya bisa dengan biotik (untuk yang sudah parah) atau acriflavine jika belum terlalu parah. Untuk batu kali, tidak masalah, jika ada lumut di dinding atau batu kali (yang besar-besar) sebaiknya tidak di sikat, biarkan saja, karena ikan koi suka air yang berbau alami, lumut akan membantu agar air berbau alami, tidak berbau semen. Semoga membantu 🙂

    • Aamiin YRA 🙂 . Dosisnya ada di botolnya (acriflavine) atau di sachet-nya (biotik), biasanya ada di toko perlengkapan ikan. Online juga banyak. Sebaiknya ke toko perlengkapan ikan, karena kalau sudah sakit, sebaiknya segera diobati 🙂 . Semoga bermanfaat.

  111. Mbak mau nanya ikan saya udh 2 hari di serang jamur ama sakit insang , udh di obaitin pake biotik ,dalam 2hari ikan udh ada yg mati 20 ekoran gimana ya solusinya mohon batuanya , kepala udh puyeng ngeliat ikan pada mati 😞😞😭😭😭

    • Sepertinya sudah parah. Biotiknya coba diperhatikan dosisnya, coba ditambahkan lagi dosisnya sedikit. Kemudian biotik itu tiap harinya airnya mesti diganti hingga 80% lalu diberi biotik lagi sampai ikannya sembuh. Sebaiknya ikan dikarantina, tidak dicampur ikan yang sehat, agar yang sehat tidak tertular. Karena air yang sudah sehari bersama biotik dan rontokan penyakit sudah kurang baik untuk ikan. Biotik ini dosisnya sudah lumayan tinggi, kalau acriflavine versi dosis lebih rendahnya. Semoga membantu.
      Jamur itu biasanya bermasalah karena kualitas air yang kurang baik. Bisa jadi juga terlalu dingin untuk ikan. Coba diperiksa kembali filternya… apakah sesuai dengan ukuran kolam. Atau pergantian airnya sebaiknya tidak terlalu lama jika airnya cepat keruh. Biasanya air cepat keruh karena tidak sesuainya kapasitas kolam dengan ikan yang ada, ikan yang terlalu banyak akan menyebabkan air cepat keruh dan dapat mengakibatkan penyakit.

  112. Kolam saya ukuranya 3x2m dengan kedalaman 1m isi ikan 50 ekoran ukuran 10cm ,air kolm 2hri sekali di ganti , kualitas air bening mbak , dan sekarang tersisa 10 ekor aduh puyeng mbak.😵😵😵😵😭😭

    • Sepertinya kolamnya masih bau semen mungkin Pak, kalau ada lumut sebaiknya jangan disikat, lumut akan membantu mengurangi bau semen dari kolam. Kemudian sebaiknya tidak terlalu sering mengganti air kolam, jika mengganti cukup dikurangi saja airnya menjadi 50 % nya kemudian ditambahkan air baru. Karena jika terlalu sering diganti airnya, ikannya bisa stres. Lebih baik kualitas filter baik dibandingkan penggantian air yang terlalu sering. Jadi memang kualitas filternya mesti baik untuk ikan koi. Jika nanti ikannya bisa bertahan sampai besar, biasanya ikan akan lebih kuat. Semoga tetap semangat mencoba. Semoga membantu.

  113. oya mbak rosa…sudah lama saya tidak posting lagi habis menambah ilmu di bonsai dan tanaman karnivora 😀 sekedar info jangan pernah membeli ikan koi di masa pancaroba dan musim hujan, karena air dimasa ini mudah terkontaminasi dengan jamur sehingga dapat menyebabkan munculnya penyakit jamur….jadi tunggu saat musim kemarau aja biar lebih aman sekalian nggaki ilmu sekarang untuk mempersiapkan koi kedepan… semoga bermanfaat…. 😀

    • Ikan koi tinggal 5 udah sekitar 30 cm an panjangnya 😀 … udah gede gede. Sebenarnya pas udah gede ada lebih dari 5, tapi karena kolam nya seuprit jadi saya kasihkan teman beberapa. Biar kolam tetap ikanwi hehe 😀

  114. Assalamualaikum, terima kasih atas ilmunya, mudah-mudahan barokah.
    Salam kenal, saya Pak Sasra dari Surabaya baru menekuni ikan koi. Yang Jelas ikan koi memang punya kemampuan membuat saya tetap happy dan enjoy selepas beraktifitas, jadi bisa dikatakan ikan koi memang punya pengaruh positif.

    • Alhamdulillah… mungkin karena suka Pak, jadi seneng lihatnya. Semoga berhasil ya Pak sampai gede-gede ikannya :). Aamiin YRA.

    • Saya belum pernah memelihara dengan ikan nila, waktu itu pernah dengan ikan mas, namun ikan mas kan masih satu rumpun dengan ikan koi. Karena belum pernah mencoba, saya belum bisa menceritakan bisa atau tidaknya :).

  115. Mbak Rosa, senang sekali ketemu blog ini, saya sedang pusing karena koi saya akhir-akhir ini mati melulu, awalnya kena jamur sdh di obati tinggal satu yang bertahan, lalu saya tambah koi baru dan sekarang mereka sukanya menggerombol di dasar kolam dekat pompa air untuk filter …. kenapa ya. ???
    Ukuran kolam 2,5 x 3 m terbuka tapi ada stepping block yg melintas kolam sebagai jalan antara garasi ke dapur.

    • Biasanya ikan yang bergerombol di filter karena airnya kekurangan oksigen. Filter kan membersihkan air, dan air mengalir bisa melarutkan oksigen di udara yang tertarik ke air. Sehingga dekat filter akan lebih segar bagi ikan. Ada berbagai sebab seperti ini, bisa jadi airnya kandungannya kurang netral, jika air pam, mesti di endapkan minimal semalam karena mengandung zat pembersih air biasanya. Atau bisa jadi air masih bau bahan bangunan, misalnya bau paving block, bau semen, ini bisa diatasi dengan membiarkan lumut yang tumbuh di dinding paving block atau semen. Asal air berbau alami, ikan koi senang. Atau bisa jadi filter terlalu kecil untuk ukuran kolam, sehingga kurang mampu mensupplay percampuran oksigen dalam air kolam… semoga membantu… tetap semangat 🙂

  116. numpang jualan koi jenis showa.tancho.kohaku.doitsu dll.mulai bibitan sampai ukuran 45cm ikan karantinaan dengan kondisi air rumahan.di jamin ikan sehat.daerah malang selatan cp.085655869166/082232146192.

    • iya, dua ekor, kolam saya sudah kekecilan. Ada beberapa yang dikasih kontak sama Mas Zaky, nanti yang deal duluan bisa ambil ikannya :D, kalau mau ambil dan pelihara, bisa kontak fb saya, sampai saat ini belum ada yang inbox 😀

    • Salam kenal juga, semoga terus semangat memeliharanya. Aamiin 🙂 …. karena tingginya hanya 14 cm, maka tinggi air kolam saya hanya 14 cm itu paling tinggi :). Namun ikan bisa besar sampai panjang sekitar 50 cm. Ada beberapa yang sudah saya berikan ke kawan. Karena kolamnya sudah kurang layak untuk mereka.

      • Terima kasih informasinya ………ia ini baru mulai mencoba memelihara ikan koi , tapi lagi ada masalah …he3x ..ikan pada sakit kayaknya kena white spoot karena di sebagian bagian tertentu disisik pada kaya keluar lendir …..bagai mana treatment nya dan waktu di kasih obat apakah filter dijalankan atau di matikan ..mohon pencerahannya ……………

      • filter tetap dijalankan, namun isinya jangan sampai yang menyerap obat, misalnya batu karbon, itu jangan dipasang, cukup filter kapas atau lainnya yang tidak menyerap zat obat. Semoga membantu. Biasanya karena ikan belum bisa beradaptasi dengan air kolam yang sekarang.

    • Boleh dikasih makan, terutama kalau ada makanan yang mengandung obat seperti biovit, namun jangan terlalu banyak, secukup ikannya mau makan saja. Jika terlalu banyak khawatir tidak dimakan dan mencemari air kolam, jadi nanti tambah parah sakitnya. Sama-sama semoga terus semangat 🙂

    • setahu saya kalau white spot bisa pakai yang biru-biru (apa blue gitu) itu saya lupa namanya (coba di googling)…. dan sebaiknya kondisi air tidak terlalu dingin untuk ikan. Karena semakin dingin air, pertahanan tubuh ikan semakin kurang baik. Kemudian pengobatan bisa beberapa hari sampai ikan sembuh.

    • biasanya anti ich, itu harus mengandung methylene blue kalau tidak salah zat-nya… ada berbagai merek.

    • karena biasanya setelah jam 5 sore ikan sudah makan kloter terakhir pada hari itu dan tinggal waktu istirahat, sehingga obat akan lebih mudah merasuk saat ikan tenang.

  117. Bu Rosa ikan koi sering gesek2 badan nya , setelah saya teliti tdk ada kutu maupun kutu jarum, dan ikat kelihatannya sehat dan aktip kesana kemari makannya lahap, yg saya tanyakan apakah itu kena penyakit apakah memang dari sifat/karakteristik ikan koi demikinan ….terima kasih

    • Sebenarnya ikan koi juga memang suka menggesekkan badan ke dinding kolam Pak, maka sangat penting jika permukaan kolam halus atau berlumut agar tidak melukai koi. Namun bisa juga kemungkinan yang Bapak sebutkan, kena kutu, atau bisa juga gatal jamur. Semoga membantu 🙂

  118. oh gitu, soalnya ikannya tak tangkap tak periksa tidak ada kutunya ….he3x ya mudah@an bukan kena penyakit tapi memang karakter ikan tersebut begitu …….terimakasih infonya dan masih memelihara ikan juga kan dan sekarng mestinya udah gede2 ya …………..he3x

    • Kalau pengalaman saya, memang air bisa jadi hijau Pak, karena kolam jadi ada lumut. Saya kalau air mulai hijau, airnya saya buang sekitar separuh lalu saya masukkan lagi air baru separuh, ikannya tidak dikeluarkan dari kolam, yang penting dikurangi setinggi ikan masih bisa berenang. Perlu diperiksa juga filternya, jika sudah kotor sebaiknya dibersihkan.

    • kalau terlalu hijau dan pekat lama-lama bahaya Pak, kalau hijau tapi masih jernih biasanya tidak apa-apa. Hijau ini karena lumut, biasanya karena kena sinar matahari, dan ini hal wajar. Jika diganti air, kadar hijaunya akan berkurang. Nanti kalau jadi hijau lagi, ya ganti lagi. Memang seperti itu, kecuali memang filternya bagus, jadi tidak sering ganti air.

    • ngefek Pak kalau jangkauan kolamnya tidak terlalu luas untuk lampu UV nya. Tapi kalau buat saya tidak worth 😀 … mending ganti air.. mungkin karena kolam saya kecil hehe 😀

  119. Masf mbak..nanya…Kira2 ikan KOI ITU laysj dimskan ebggaj siih.. msalahnya saya ragu blum tshu.. kslo seperti ikan emas ksn biasa dimakan orabg.. Lha kalo kebanyakan ikannya terus tidak bisa diKonsumsi??? Euahh gimsns mbskk

    • Ikan koi itu sejenis ikan emas, hanya karena warna-warnanya yang indah, untuk kualitas warna bagus harganya mahal. Inilah yang menyebabkan ikan koi banyak tidak untuk dikonsumsi, karena harganya mahal. Bayangkan satu juta satu ekor untuk yang warnanya bagus namun digoreng 😀 …. jika pernah membaca artikel, sebenarnya di blitar, di daerah tempat pengembangbiakan koi akan banyak terdapat ikan koi goreng, tentu saja yang kualitasnya kurang bagus, sehingga tidak sayang untuk digoreng 🙂 …. ini yang saya pelihara bukan yang kualitas bagus sekali Pak 😀 …. tidak perlu khawatir jika sudah banyak 😀 …. hanya saja…. kalau saya karena sudah lama dipelihara jadi inginnya jika kolam tidak mencukupi lagi ya saya hibahkan pada yang benar-benar bisa memelihara 🙂

  120. Salam sehat …….
    Ternyata UV efeknya sangat signifikan sekali mbak rosa, air kolam saya jadi sangat jernih, ikan juga kelihatannya lebih sehat dan mudah2an berlanjut demikian …..
    Terima kasih sering ilmunya ……..

    • beli di toko perlengkapan aquarium atau ikan hias Pak, kalau di Bandung biasanya saya ke karapitan, atau bisa coba cari beli online.

  121. Hahaha hebat. Lucu kolamnya mungil tp ikannya sehat2. Thanx sharingnya ya, baru baca gara2 mo nambah beli koi n cari di internet brp kapasitas maksimal koi vs luas kolam. Sukses n salam

  122. mbak Rosa,

    Salam kenal, sy mau memelihara eceng gondok untuk menyerap zat racun yang ada dikolam, cuma sy tidak bisa memasukan eceng gondoknya langsung dikolam, karena dimakan oleh ikan.

    Akhirnya saya masukan eceng gondoknya ke filter yang ada lampu UV nya (harap harap bisa hidup, walaupun tidak kena sinar matahari).

    Apakah ada cara lain sehingga keseimbangan kolam dengan eceng gondok yang hidup subur bisa terjaga ? Mohon masukannya.

    Terimakasih.

    • salam kenal juga. Saya dulu pelihara enceng gondok dengan kolam kecil ternyata malah terlalu banyak menyerap oksigen untuk ikan dan ikannya jadi sakit. Mungkin kalau ada enceng gondok, kolamnya mesti tidak terlalu kecil. Karena saya belum punya banyak pengalaman dengan enceng gondok, jadi belum bisa share banyak. Mohon maaf.

  123. Haloooo , wah trm kasih dgn adanya blog ini jd bljr banyak niy. Mau share pengalaman salah satu ikan koi saya pernah hampir mati udah ngapung dan badannya terbalik, saya ksh arus deras melalui selang selama kira2 30 mnt. Alhamdulillah sehat kembali dan ngumpul bersama teman2 nya.. wass Niki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s