Go-Food: Sebuah Testimoni

Bismillahirrahmanirrahim…

Bisa dikatakan, saya sudah dari jaman baheula ingin sekali ada orang yang bisa di call buat beliin makanan kapanpun perlu asupan hihi 😀 …. soalnya biasanya kalau lagi banyak kerjaan, dan otak ngadat… biasanya butuh asupan 😀 ….  (yang bisa dijual buat jemput rejeki ya otak, jadi yang paling gak boleh ngadat ya otak 😀 )… battle paling berat buat saya ya melawan food addicted pas lagi butuh banyak kerja 😀 … makanya badan tumbuh ke samping 😀 . Orang IT mah asal ada laptop dan internet… pikirannya seringnya ya kerja 😀 …. sambil ngobrol dengan orang yang ada di rumah (multitasking mode on).

Sesungguhnya orang-orang dengan pertumbuhan kesamping itu juga ingin menghentikan pertumbuhan kesampingnya saudara-saudara…. namun itu bukan hal mudah sesungguhnya bagi kami kaum tumbuh kesamping 😀 ….

Dan seakan dunia semakin indah ketika ada layanan Go-Food dari Gojek 😀 . Selama saya menggunakan jasa Go-Food tidak ada kendala yang berarti. Akhir-akhir ini di aplikasi menu Go-Food kadang keluar pesan no internet …… cara mengakalinya adalah… masuk ke menu Go-Ride sampai GPS tempat kita terdeteksi, keluar dari menu Go-Ride, kemudian baru masuk ke menu Go-Food… dan keluarlah menu-menu untuk dipesan 😀 .

Ada beberapa pengalaman dalam menggunakan Go-Food yang saya ingat:

  • Jika yang Dipesan ternyata Habis

Mau tidak mau ya tetep mesti beli lainnya, kasihan si abang gojek kalau kita cancel.

  • Tidak bisa pesan lebih dari satu tempat

Ya mesti membulatkan tekad untuk pesan di satu tempat…. walau keinginan begitu kuat untuk di banyak tempat 😀 … ya itung-itung sarana pengendalian diri.

  • Pesanan bisa baru sampai satu jam lebih, karena abang gojeknya dengan sabar menunggu antrian

Datang juga masih pakai senyum ramah 🙂

  • Pesanan untuk tempat pesan yang agak jauh

Pernah juga mencoba memesan di tempat yang agak jauh karena ingin makanannya,

  • driver pertama melakukan cancel, katanya kepencet selagi kerja
  • driver kedua melakukan cancel karena ternyata uang yang dibawa tidak cukup
  • driver ketiga tiba-tiba cancel saja
  • driver keempat baru mau 😀 …

Driver ini beberapa kali menelepon karena ingin menanyakan detail pesanan. Dan ditengah perjalanan hujan besar, saya sms untuk berteduh saja, saya tidak buru-buru…. dan setelah hujan reda sampailah abang gojek ini dengan jas hujan basah kuyub. Pak Gojek… maafkan saya… sambil saya tambahkan sedikit tambahan ongkos… terima kasih telah membantu saya mencari nafkah Pak.

  • Bapak yang Tanggung Jawab

Saya selalu salut sama Bapak-bapak yang berusaha bertanggung jawab ke keluarga. Pernah juga ada abang gojek yang datang bawa pesanan sekitar jam 19.30 an, masih pakai jaket lengkap, ada terlihat pakai kemeja batik di bagian bawah jaket. Dan masih ada tas ransel besar di motornya. Tampaknya Bapak ini pulang kerja dan langsung ngojek sekalian. Tampak lelah wajahnya namun berusaha ramah. Tetap semangat ya Pak.

  • Tak Disangka

Pernah pesan makanan juga kemudian nama di aplikasi driver-nya laki-laki, pas telepon suaranya perempuan. Pas sampai di tempat pesanan, teleponnya diberikan kepada waitress-nya karena tidak familiar dengan menu berbahasa inggris. Ketika sampai di depan rumah, habis maghrib, agak gerimis, datanglah seorang ibu-ibu muda dengan membawa anak kecil laki-laki usia sekitar 3 tahunan ditaruh depan sepeda motor matik… tampak bingung menghitung habis berapa… langsung agak trenyuh saya…. saya berikan saja uang… dan mengucapkan terima kasih, ibu muda ini meminta untuk dapat komentar positif dan bintang lima sebagai testimoni di aplikasi gojek…. tampaknya suaminya sedang sakit….

Kita bisa menambahkan tips jika memang merasa dibantu dalam mendapatkan asupan 😀 ….

Beberapa kali juga pakai Go-Kilat atau Go-Send untuk kirim barang yang dibeli dari tokopedia, juga tidak ada kendala berarti. Tinggal klik-klik di laptop… barang yang dibutuhkan segera sampai di rumah 😀 … indahnya dunia bukan, kerja jalan, barang yang dibutuhkan datang…. 😀 …

Salah satu keindahan dunia adalah bisa nyaman kerja di rumah… home sweet home… apalagi kalau bisa istirahat dan kerjaan bisa selesai sebagian 😀 … (mimpi kalau kerjaan selesai semua dan nganggur hehe 😀 … mumpung masih muda… waktunya manfaat )

Dengan adanya gojek bisa kita bayangkan apa-apa yang kita butuhkan bisa datang dengan sendirinya kerumah hehe 😀 … kayak deskripsi surga kan… dan juga bisa menambahkan sedikit aliran rejeki ke driver gojek yang sedang mencari nafkah, siapa tahu kita dipercaya Tuhan sebagai penyalur rejeki para penjemput rejeki sebagai driver gojek, siapa tahu kalau kita amanah, rejeki kita juga ditambah dan kita terpilih sebagai media penyalur rejeki 😀 . Terima kasih driver Gojek… semoga istiqomah dalam setiap ikhtiar baik. Aamiin YRA.

Iklan

One comment on “Go-Food: Sebuah Testimoni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s