Image Processing – Handwriting Recognition

Tulisan Tangan Sebelum Dikenai Thinning

Tulisan Tangan Sebelum Dikenai Thinning

Tulisan Tangan Setelah Dikenai Thinning

Tulisan Tangan Setelah Dikenai Thinning

Kemarin sempat ngerjain topik tesis mengenai handwriting recognition sebelum ganti topik tesis yang sekarang. Ternyata topik mengenai pemrosesan citra bukanlah hal yang mudah. Dan semua proses sangat tergantung sama apa yang namanya preprocessing. Jadi intinya, kalau tidak bisa membuat sebuah preprocessing yang baik, sangat sulit sekali untuk menghasilkan hasil yang baik. Kalau mau cari paper banyak sekali yang membahas hal ini di citeseer dengan berbagai metode.  Baca lebih lanjut

Iklan
By hariiniadalahhadiah Posted in IT

Intinya “Kalau Gak Bisa Makan atau Gak Bisa Bayar, Mati Aja Loe”

Hari ini agak miris lihat satpol pp merazia orang-orang yang jualan di depan kampus ITB dan deket kebun binatang. Ya mungkin bisa dibilang dengan kasar menarik barang-barang punya pedagang kaki lima. Disitu langsung aku berpikir gimana rasanya sumber makanan dirampas. Padahal kan mereka masih tergolong orang-orang yang masih mau berusaha. Sering pedagang seperti ini bilang di “tipi” “mending jadi preman sekalian, bunuh orang, jadi orang bener, gak boleh”, benar-benar ironis.

Well, sering sebuah peraturan dibuat tanpa memberikan solusi, misal sekarang di ITB untuk S2 tidak boleh ada penundaan bagi yang tidak bisa bayar, intinya “kalau gak bisa bayar gak usah mimpi sekolah, kelaut aja loe” (Gak tau buat S1-nya, kalau dulu penundaan 2 semester satu semester akan ditutup beasiswa, gak tau sekarang). Seperti pedagang kaki lima, “kalau gak bisa makan mati aja loe, pokoknya gak boleh jualan disini”. Ekstrim.

Gimana orang bisa pinter, negara bisa maju kalau orang gak bisa makan dan bayar disuruh “mati aja”. Well semua orang berhak berpendapat kan :D.

Pengen Jadi Anak TK Lagi

Ternyata jadi dewasa gak enak, banyak yang dipikirin. Belum harus ngurus ini, ngurus itu, bayar ini, bayar itu yang gak tau uangnya mau dapat dari mana. Jenuh kerja dan jenuh rutinitas yang dibuat sendiri (salah sendiri kerja he…he…he…he). Ternyata berat jadi orang tua.

Kadang kepikir pengen jadi TK lagi, masa yang bagiku paling indah. Walaupun sering pagi-pagi makan lauk kerupuk kuning sama kecap, tapi saat itu hidup cuman tinggal hidup, gak mikir, mau ngapain bisa (main mulu), gak ada tanggung jawab. Keluarga masih lengkap dan bahagia. Menyenangkan sekali.

Di sini jadi mikir, kita mesti mensyukuri setiap tahap kehidupan dan menghargainya sebagai suatu pendidikan hidup yang masih diberikan Tuhan untuk kita lewati, Present is a give.

Apa Beda Luka dan Memaafkan

Kadang manusia tidak sadar apakah dirinya terluka terlalu dalam sampai tidak bisa memaafkan, atau merasa sudah memaafkan tapi masih terluka, atau benar-benar memaafkan dan sembuh dari luka. Seperti kata “Tomingse” di “Meteor Garden” dulu, “kalau memaafkan itu mudah gak perlu ada polisi”.

Kita bisa mengukur sejauh mana luka kita dengan cara mengingat luka itu, jika itu membuat perasaan kita berubah, maka pada intinya luka kita belum sembuh dan kemungkinan bisa jadi kita memang berusaha memaafkan atau belum memaafkan, tapi kita belum benar-benar bisa memaafkan. Jika kita mengingat luka itu, tapi tidak berasa apapun berarti luka kita memang sudah sembuh dan kita sudah benar-benar bisa memaafkan. Jujurlah pada diri sendiri, tidak perlu jadi naif di dunia ini, karena kita adalah manusia.

Curhatan Menjelang Pagi……

Programmer Panda

Programmer Panda

Mata sudah jadi mata panda (hitam kurang tidur karena begadang), badan sudah jadi badan panda (gendut kebanyakan nyemil bahkan makan nasi tengah malam atawa menjelang pagi padahal bukan niat sahur), cuman kulit yang gak jadi kulit panda (masih coklat kepanasan). Akankah suatu hari berevolusi menjadi panda? (mencoba membuktikan teori darwin). Buat semua yang sering kerja malem.

Tontonan rutin sebelum berangkat kerja

Sport 7 – Trans 7 (06:00-06:30)
Sport 7

Sport 7

 

Sport 7 adalah acara pagi yang paling sering saya lihat khususnya pas Senin pagi buat lihat hasil pertandingan sepakbola pada minggu malam / senin dinihari.  Daripada begadang malam-malam buat nonton, mending liat hasil akhirnya aja di Sport 7, kecuali klo yg maen Inter Milan, wajib tuh nonton langsung hehehe…

Sebenernya pas jam 6 pagi, selain Trans 7 juga ada stasion tv lain (Anteve & Tvone) yg nyiarin berita olahraga. Tp nonton Sport 7 lebih menarik soalnya begitu acara mulai, berita yg pertama muncul langsung hasil2 pertandingan sepakbola malam sebelumnya. Jadi gak perlu nunggu lama buat liat hasil pertandingan.

Dora the Explorer – Global TV (07:00 – 07:30)

Dora The Explorer

Dora The Explorer

Setelah selesai nonton Sport 7 kadang nonton berita di Trans 7 sampe jam 7 ato nonton Avatar di Global TV. Setelah itu, acara rutin selanjutnya adalah Dora the Explorer. Ini udah bagiannya Diza. Diza suka banget nonton Dora. Dora mengisahkan petualangan Dora bersama Boots (seekor kera).  Setelah selesai bertualang Dora biasanya bernyanyi “Berhasil.. berhasil.. we did it.. we did it..”

 

 

Backyardigans – Global TV (07:30 – 08:00)

The Backyardigans

The Backyardigans

Backyardigans mengisahkan petualangan 5 sahabat (Austin, Tasha, Pablo, Uniqua, Tyrone) di halaman belakang. Mereka suka berkhayal tentang bermacam2 hal. Kayak tadi pagi mereka berkhayal sebagai pencari emas dan fosil, trus kemarin berkhayal menjadi peselancar. Menurut saya, yg menarik dari kartun 3D ini adalah pas mereka bernyanyi & berjoget bersama. Ternyata pas baca di wikipedia, tiap tokoh tersebut menggunakan dancer beneran yg dijadikan modelnya.

 

 

 

Wonder Pets – Global TV (08:00 – 08:30)

Wonder Pets 
Wonder Pets adalah kisah 3 superhero binatang (kura-kura, bebek, dan kelinci). Sama seperti kartun Nickelodeon laiinnya di Indonesia, Wonder Pets juga menggunakan bahasa Indonesia. Pas nyanyi2 bareng, lagunya sumbang hihihi.. Gak tau versi aslinya emang kayak gitu ato yg bikin versi Indonesia nya susah untuk menyanyikan terjemahannya 😀

 

Blues Clues – Global TV (08:30 – 09:00)
Blues Clues

Blues Clues

Blues Clues sebenarnya kartun yg paling disukai Diza, tapi karena jamnya udah mepet sama jam masuk kantor jadi saya jarang nonton Blues Clues. Klo pas ibu Diza libur, Diza pasti liat kartun ini. Kartun ini biasanya menceritakan Steve (klo sekarang kayaknya udah diganti Joe, soalnya saya udah jarang banget liat Steve) mencari petunjuk Blue. Petunjuk Blue adalah jejak kaki Blue pada benda-benda tertentu yang akan dijadikan petunjuk. Petunjuk tersebut akan dicatat pada buku catatan. Biasanya pada satu episode terdiri dari 3 petunjuk, trus dicari kesimpulan maksud dari ketiga petunjuk tersebut.

By hariiniadalahhadiah Posted in Family

Kenapa Harus Benci Roy Suryo?

Kami memang mungkin tidak terlalu suka cara Roy Suryo sering mencari sensasi, tapi bagi kami Roy Suryo orang keren dalam mengkomunikasikan dirinya. Kami rasa juga banyak orang-orang yang tidak suka pada Roy Suryo. Banyak yang bilang “kalau cuman pake aplikasi buat ngenali gambar banyak orang juga bisa asal belajar manualnya, selesai, gitu aja berkoar-koar”. Kebanyakan orang-orang dunia pendidikan pasti merasa begitu.

Menurut kami hal seperti itu adalah sebuah rasa dimana pada dasarnya merasa kalah dengan Roy Suryo. Bagi kami Roy Suryo itu keren, dengan kemampuannya dia bisa mengkomunikasikan dirinya, dia bisa membuat orang mengenalnya dan berani membuat orang mengenalnya dengan kemampuannnya itu. Mungkin sering orang berpikir, “aku juga bisa kalau cuman pake aplikasi begitu untuk ngenali gambar”, nah permasalahannya adalah orang yang bilang begitu tidak mau mengkomunikasikan dirinya menjadi dikenal orang seperti Roy Suryo. Lalu misal ada lagi “kalau hanya dengan kemampuan begitu aku malu menjadi terkenal”, nah ini yang menjadikan kentara betapa sombongnya orang ini karena tidak mau mengakui bahwa sebenarnya dirinya memang tidak mempunyai kemampuan untuk mengkomunikasikan dirinya seperti Roy Suryo, dan tidak percaya diri jadi terkenal, padahal jika tiba-tiba dirinya terkenal maka dia akan senang (sok berbicara seperti Mario Teguh ha ha ha ha ha, karena belum bisa jadi motivator, jadi programmer dulu aja he he he he he).

Sebenarnya banyak orang Indonesia pintar, apalagi yang ada di dunia pendidikan, tapi mungkin banyak yang kurang menghargai masyarakat sosial Indonesia sendiri sehingga kurang mampu berkomunikasi dan mengkomunikasikan dirinya. Misal sering orang bilang “kenapa tidak memakai single ID untuk orang Indonesia, kan enak”, permasalahannya sudah mampukah masyarakat Indonesia masuk ke sistem itu. Bagaimanapun tahapan harus diperhatikan. Seberapa mampu sosial akan menerimanya.

Kemampuan dan kepintaran tidak akan menjadi besar selama ada di dalam karung, siapa yang akan melihat, jadi perlu dikomunikasikan agar banyak orang tahu dan mengerti.

Kemampuan dan kepintaran yang yang kecil akan bermanfaat jika disampaikan ke banyak orang, siapa yang tahu kalau ada berlian di dalam karung, karena tidak terlihat.

Kemampuan dan kepintaran tidak akan bermanfaat jika tidak dikomunikasikan sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada, karena mau tidak mau kita hidup di masyarakat.

So, perlu sekali menghargai hal-hal kecil, misal kenapa sinetron banyak digemari masyarakat, dan mencoba memahami kenapa sinetron digemari, bukan hanya bertahan dengan apa yang kita sukai, karena kita hanya akan menjadi kucing dalam karung, sebaik apapun kucing dalam karung, tidak akan dipedulikan orang karena tidak terlihat.

Fenomena Reality Show

Tadinya sih kami berpikir positif lah terhadap beberapa reality show di Trans TV seperti Termehek-mehek, Orang Ketiga, dan Jika Aku Menjadi. Berpikir positifnya sih ya anggep aja itu acara ceritanya emang asli bukan rekayasa. Sebenarnya juga agak anti sama reality show soalnya ada yang di SCTV namanya acara Lemon Tea yang isinya macem-macem, aktingnya parah banget, keliatan boongnya. Nah yang di Trans TV ini tadinya, awalnya kami pikir mungkin ada yang rekayasa dan ada yang beneran, tapi setelah beberapa episode kami amati sekarang kami yakin itu memang acara rekayasa, misal fenomena berikut:

  1. suara pembawa acara dan yang targetnya sama volumenya di depan kamera berarti kan semua pada pakai mikrofon,
  2. orang yang didatangi pasti dah dandan, kalau nggak minimal pake bedak, bahkan tambah blas on di pipi, kalau orang awam pasti tampangnya mengkilat di kamera karena gak pake apa-apa di wajah,
  3. kalau memang tahu traknya kenapa gak dicari sendiri aja, atau diawasi sendiri aja, masak banyak orang lebih memilih buka aib sih he he he he he,
  4. ada sebuah episode termehek-mehek hari sabtu 3 Januari 2009 ceritanya soal orang korban kerusuhan 98 yang gila, saking semangatnya mengamati, kami menemukan kejanggalan, apakah orang gila sempat mencukur alisnya dengan rapi ha ha ha ha ha karena yang jadi orang gila alisnya dicukur rapi.

Ya tapi yang keren tim kreatifnya, lumayan juga cari-cari ceritanya yang heboh dimana titik puncak cerita selalu ada di akhir cerita sehingga bisa membuat penasaran. Kadang jadi mikir apakah rakyat Indonesia emang lebih suka diboongi ya, berat terima kenyataan, dah pusing he he he he he. Ternyata juga banyak orang yang mau dibayar untuk jadi homo, jadi playboy, jadi pecundang, jadi psk pada sebuah reality show yang bisa dianggep orang beneran.

Dan satu lagi, apakah hal seperti itu legal atau bisa disebut kebohongan publik ya? karena gak ada tulisan “semua cerita adalah fiktif belaka, hanya untuk kepentingan hiburan”.

Ngeyelnya (Ngototnya) Anakku…….Auw

Gambar-gambar Binatang

Gambar-gambar Binatang

Sampai hari ini anakku selalu bilang kalau polar bear di gambar di atas itu bukan beruang, tapi guk guk (baca: anjing). Tiap dikasih tahu itu beruang dia selalu bilang “bukan, guk guk” atau tiap ditunjuk gambarnya trus Bapak atau Ibunya bilang “beru….” (berharap anakku akan meneruskan “ang”) tetep gak mau dan bilang “bukan, guk guk”, tapi kalau ditanya yang gambar beruang (yang coklat)  dia selalu mau jawab “beuang”.  Anak kecil usia belum genap 2 tahun aja dah ngeyel (ngotot) ha ha ha ha ha, yang jelas bukan mirip ibuknya tuh he he he he he (Bapak Ibuknya aja keras kepala anaknya ya keras kepala, kalau nggak bisa-bisa anak tetangga ha ha ha ha ha).

Dari segi psikologi, anak seperti ini tidak boleh dimarahi, itu berarti dia sudah berani mempertahankan pendapatnya. Yang perlu dilakukan adalah memberi pengertian apa yang benar jika anaknya sudah bisa mengerti. Jika seperti ini dimarahi maka akan membentuk anak tidak PD menyampaikan pendapatnya kelak.

By hariiniadalahhadiah Posted in Family