Toga ITB Bukan Berwarna Hitam Semua

Toga S1 ITB

Beberapa bulan lalu baru melihat film Ketika Cinta Bertasbih di tv (gak hobi film Indonesia, kebanyakan ngasih mimpi tanpa menghargai proses alias berorientasi hasil (makanya banyak yang gelap mata), tapi itulah hobi pasar film Indonesia). Nah ada di film itu yang gak pas bagi saya, waktu seorang Bapak menyebutkan bahwa anak perempuannya lulusan ITB tapi toganya hitam semua :D. Terlihat yang bikin film tidak survei bagaimana warna toga  ITB. Toga S1 ITB tidak berlengan yang melambangkan bahwa lulusan S1-nya tidak boleh sombong karena belum punya lengan (tapi justru yang sombong banget itu yang S1 :D). Toga S2 berlengan pendek sampai siku, dan toga S3 berlengan panjang. Kata mahasiswa saya untung tidak ada D3, kalau ada nanti toganya jadi “tank top” :D.

Iklan

Ternyata Hewan-hewan yang ada di Al Qur’an Bisa Dijadikan Algoritma

Pas SMP saya hobi sekali ikutan kuis di radio Giga FM yang waktu itu masih di Sidoarjo waktu itu jawab kuis menyebutkan 3 binatang kecil yang ada di Al Qur’an, waktu itu jawab semut (An Naml), Lebah (An Nahl), Laba-laba (Al Ankabuut). Ternyata sekarang sudah ada algoritma semut dan algoritma lebah. Algoritma semut biasanya digunakan untuk mencari jarak terpendek, kalau algoritma lebah biasanya yang berhubungan dengan koloni.

Nah kalau algoritma laba-laba saya belum pernah tahu 😀 (ternyata sudah ada algoritma laba-laba untuk pengelompokan (clustering) :D). Nah siapa yang mau membuat algoritma dengan hewan-hewan lain yang ada di Al Qur’an misalnya Sapi Betina (Al Baqarah)?