Menanam Kamboja Jepun Bali (Plumeria) Beserta Kendalanya

Bismillahirrahmanirrahim…

Sekarang saya sedang ingin berbagi bagaimana menanam kamboja Jepun Bali atau sering disebut Plumeria. Karena ketika awal mencoba menanam, saat mencari-cari sumber tidak menemukan yang detail 😀 . Anak saya pernah bertanya, “kenapa Ibu jadi suka bunga yang biasa ditanam di kuburan”, saya jawab “agar kita selalu mengingat mati”. Semua manusia pasti mati bukan, jangan sampai kita berpikir kita tidak akan mati 🙂 .

 

Plumeria Ungu

 

Plumeria Pink Valentine

 

Plumeria Salmon Brown

Saya pikir Plumeria bunga yang indah dan beberapa jenisnya berbau harum bisa untuk pewangi halaman rumah alami. Entahlah tiba-tiba jadi suka saja dan ingin mencoba menanam. Awalnya saya beli stek Plumeria di toko online. Toko online recommended ada di https://www.bukalapak.com/u/buana12345, biasanya dapat harga yang cukup murah (Rp. 15.000 – Rp. 100.000 tergantung jenisnya, semakin mahal biasanya jenisnya semakin langka dan tingkat hidupnya lebih rendah), kualitas stek cukup baik dan panjang di toko ini 😀 (biasanya 30 cm ke atas), bahkan kadang kalau beli banyak dikasih bonus. Di toko lain bisa jadi mendapat stek yang lebih pendek, atau juga panjang.

Plumeria dapat ditanam dengan cara menanam stek langsung atau disambung dengan tanaman Plumeria lain.

Stek

Untuk melakukan stek pada Plumeria hal yang utama adalah memberikan perangsang akar pada batang bawah plumeria. Saya menggunakan perangsang akar root-up seperti pada gambar dibawah ini.

root-up obat perangsang akar pada stek

Stek plumeria sebaiknya dipangkas daunnya hingga tinggal minimalis agar tidak mengambil banyak makanan di dalam batang yang belum berakar. Pangkas juga jika ada bakal bunga pada tunas. Bersihkan getahnya hingga tidak mengalir lagi.

1. root-up ini dicampur air sedikit sampai menjadi pasta,
2. pasta dioleskan di bagian bawah stek Plumeria (sisi yang bukan tunas),
3. tunggu kering.

Media tanam sebaiknya menggunakan sekam bakar agar air dapat mengalir lebih lancar di media tanam, sehingga tidak terlalu lembab yang membuat stek Plumeria menjadi busuk sebelum tumbuh akar.

4. Tanam stek Plumeria pada media tanam dan akan baik jika di bagian atas tanah diberi batu agar dapat menopang stek Plumeria agar tidak jatuh, jangan lupa disiram,

5. Waktu tunggu untuk akar muncul adalah sekitar 1-2 bulan. Biasanya daun muda akan mulai berkembang walau akar belum tumbuh, akar yang tumbuh awal-awal ketika masih pendek sifatnya sangat rentan dan mudah putus, maka perlu berhati-hati jika hendak mengorek tanah guna melihat apakah akar sudah tumbuh atau belum.

 

Penanaman Stek

 

Kendala dari stek adalah

1. stek busuk karena media tanam lembab, biasanya karena kehujanan atau terlalu banyak penyiraman, sebaiknya ditaman di tempat yang tidak kena hujan namun masih terkena sinar matahari dan penyiraman dilakukan ketika media tanam agak kering. Oleh karena itu perlu diperiksa sekitar 3 hari sekali untuk menekan stek pada bagian yang dekat tanah, biasanya jika mulai busuk pada bagian ini sebaiknya stek langsung diangkat dan dipotong bagian busuknya, karena bagian busuk tidak bisa diselamatkan, dan untuk stek yang tersisa diulang kembali proses penanaman seperti sebelumnya. Pastikan memotong semua bagian busuk, karena jika masih tersisa maka akan membuat busuk sisa stek yang masih baik.

2. stek busuk karena kurang air, stek yang kurang air atau penyiraman akan busuk pada bagian atas stek, di bagian yang ada tunasnya, jika bagian ini busuk, maka stek tidak lagi dapat diselamatkan.

3. akar tidak juga tumbuh, jika sudah sebulanan akar tidak juga tumbuh, maka bisa diambil steknya, dicuci bagian bawahnya dan diberi root-up lagi lebih tebal seperti cara sebelumnya, kemudian ditaman kembali.

Karena busuk hanya bisa diselamatkan dengan dipotong, maka itulah pentingnya mendapat stek plumeria yang panjang 😀 . Ada beberapa toko online yang menjual stek pendek, itu biasanya bukan untuk stek tanam, namun untuk penyambungan. Bahkan tanaman Plumeria yang sudah berakar pun bisa busuk jika belum terlalu kuat.

Dari pengalaman saya menanam dengan stek ini risikonya lebih tinggi, jadi lebih baik kalau masih percobaan jangan beli stek yang bagus, namun coba minta stek saja dari pemakaman 😀 . Kalau ketemu yang jaga makam, tinggal bilang, biasanya sih dikasih 😀 . Jangan lupa bawa cutter/pisau dan plastik, karena getahnya banyak 😀 .

Penyambungan

Penyambungan risikonya ada, namun tidak setinggi stek. Penyambungan bisa dengan membeli pohon Plumeria yang murah yang sudah ada akarnya, kemudian cari yang punya banyak cabang agar bisa disambung banyak pula. Saya beli pohon Plumeria dengan harga Rp. 25.000 – Rp. 50.000 untuk pohon setinggi 1 meteran dengan banyak cabang atau jika tidak ingin membeli, bisa meminta stek di pemakaman untuk ditanam hingga tumbuh akar, kemudian dipakai untuk penyambungan. Jangan lupa sisakan cabang yang berdaun dari pohon yang disambung agar pohon tidak mati, jadi jangan semua cabang dipakai menyambung, atau bisa juga bergantian, jika sudah ada yang sudah jadi sambungannya baru digunakan untuk menyambung bagian cabang pohon yang ada daunnya tadi.

Penyambungan bisa dilakukan dengan beberapa cara sambungan, namun dari yang saya baca yang risiko gagalnya lebih rendah adalah penyambungan dengan bentuk V. Panjang kedalaman dari potongan V ini sekitar 7-10 cm, jangan terlalu pendek, karena akan memperbesar risiko gagal. Pilih batang bawah yang seukuran dan masih berusia muda dan belum berkayu agar dapat menyambung dengan baik. Jika sudah berkayu kemungkinan berhasil lebih rendah.

Pada saat melakukan penyambungan, tekan agak kuat stek masuk pada cabang pohon yang dibelah agar posisi stek bisa menempel. Stek harus menempel pada cabang pohon agar bisa berhasil. Oleh karena itu perlu diikat kuat agar menempel dengan baik. Sambungan ini tidak boleh terkena air jika belum jadi, bisa ditutup plastik atau isolasi dengan tetap memberi lubang udara. Jika tidak ada lubang udara maka sambungan akan menjadi lembab dan bisa menjadi busuk. Menyiram tanamannya dari bawah saja disiramkan di pot, bukan dari atas dan jangan diletakkan di tempat yang terkena hujan namun masih terkena sinar matahari. Sambungan akan menempel dalam waktu 1 bulan, jika dalam waktu satu bulan tidak menempel atau cabang atas atau bagian bawah stek busuk, berarti penyambungan gagal, periksa berkala dengan menekan cabang pohon dan stek yang disambung untuk memeriksa apakah terjadi busuk atau tidak dan selamatkan yang masih bisa diselamatkan jika terjadi busuk 😀 . Potong bagian yang busuk dan mulai penyambungan kembali. Ada kalanya jika sudah sekitar 1 bulan plastik/isolasi pembungkus sambungan dilepas, karena terkadang ada hewan kecil-kecil (seperti semut hitam) yang menjadikannya sarang sehingga risiko busuk bisa terjadi. Ada juga salep okulasi atau grafting compound/wax/sealant untuk menutup luka sambungan agar lebih tertutup baik, namun harganya agak mahal paling murah import dari Itali harga sekitar Rp. 175.000 (200 gram) namanya Zapi. Aplikasinya tinggal dioles pada luka sambungan ketika getah sudah tidak menetes sehingga lebih aman dari serangan serangga. Zapi ini mengandung anti jamur sehingga risiko busuk karena jamur dapat diminimalisir. Zapi bisa dibeli disini https://www.tokopedia.com/irene-zakky56/grafting-compound-sealant-okulasi-merk-zapi-made-in-italy-200-gram.

Salep Okulasi/Grafting Compound/Wax/Sealant

 

Sambungan yang sudah jadi

 

Sambungan yang sudah jadi

 

Pohon seharga Rp. 50.000 dengan banyak cabang yang saya beli dan sudah disambung beberapa stek

 

Pohon seharga Rp. 25.000 dengan beberapa cabang yang sudah disambung stek

 

Sambungan baru yang diikat kuat dan diisolasi dengan lubang udara melindungi dari air

 

Sambungan baru yang diikat kuat dan ditutup isolasi dengan lubang udara

 

Beberapa sambungan baru dan lama

 

Panjang stek

 

Kedalaman potongan V

Jika ingin menanam dari biji juga bisa, banyak toko online yang menjual biji Plumeria, namun diperlukan waktu yang panjang dan belum tentu biji dapat tumbuh. Semoga bermanfaat 🙂 .

Iklan
By hariiniadalahhadiah Posted in Hobi

Memelihara dan Mengembangbiakkan Kelinci: Belajar dari Kesalahan

Bismillahirrahmanirrahim,

Sebenarnya sudah lama saya memelihara kelinci, dari sekitar akhir tahun 2012. Hanya saja 2 tahun awal karena baru newbie dan hanya ingin memelihara, ternyata kelinci yang dibeli dan tersisa tetap hidup adalah kelinci jantan semua 😀 …… jadi ya hanya dipelihara saja sampai meninggal. Sampai ada hari tinggal satu ekor lagi, seekor kelinci anggora inggris berbulu hitam. Suatu hari si anak kecil di rumah bawa kelinci yang ditemukan di jalan, sepertinya dibuang orang dan kami beri nama Popo. Kelinci memang makannya banyak, sering orang tidak mau memelihara karena faktor makanan. Namun saya yakin jika kita memelihara kelinci, Allah memberikan rejeki untuk kelinci itu lewat kita 😀 .

Suatu hari si anggora inggris meninggal. Tinggal si Popo, tampak murung… dan belilah kami 2 ekor anak kelinci jenis loop. Dan jadilah mereka bertiga 😀 . Memelihara kelinci yang penting kandangnya bersih tidak lembab. Dan kalau di daerah dingin, usahakan angin yang masuk kandang masih bisa ditahan oleh kelinci. Bisa dengan menambahkan penutup fiber.

Popo (coklat), Putih, dan Itam Putih. Konstruksi kandang di atas paralon.

Popo (coklat), Putih, dan Itam Putih. Konstruksi kandang di atas paralon.

Jika kelinci sakit yang seperti sakit manusia seperti pilek atau mencret biasanya saya pakai obat manusia dengan menghitung ukuran obat dengan perbandingan berat manusia. Saya masukkan ke dalam suntikan tanpa jarum untuk diminumkan melalui mulut samping kelinci, atau saya campurkan ke air minumnya. Jangan pakai dosis manusia 😀 . Tanda kelinci mencret adalah pantatnya kotor kotoran dan banyak kotoran encer di bawah kandang, sedangkan jika kelinci pilek, hidungnya basah di bulunya. Kedua kelinci ini bisa membunuh kelinci jika tidak ditangani. Karena pilek yang parah bisa membuat hidung kelinci tersumbat dan gagal nafas, sedangkan mencret bisa membuat kelinci mati kekurangan cairan.

Kejadian bermula ketika sekitar pukul 1 malam pada suatu hari (januari tahun 2016) tampak keributan di kandang kelinci. Lama-lama saya tidak enak dengan tetangga. Maka saya tengok kandang kelinci. Ternyata… sudah ada 2 anak kelinci jatuh ke bawah kandang, 1 anak kelinci tak bernyawa tergantung di kandang, dan 1 ekor di atas kandang kelinci…. daaaannn paniklah saya 😦 . Tanpa ilmu saya tidak tahu si Putih hamil dan melahirkan….. saya lihat dari bekas darah melahirkan di bulu kelinci, ternyata Popo dan Itam Putih jantan dan si Putih betina. Sangat tidak perhatian karena niatnya hanya memelihara saja.

Karena bingung, saya ambil saja ketiga anaknya yang masih hidup saya masukkan dapur. Ibunya saya pisahkan kandang untuk pemulihan selama beberapa hari (waktu itu 3 hari).

3 anak kelinci kelahiran pertama

3 anak kelinci kelahiran pertama

Bingung bagaimana menyusuinya, saya belikan SGM susu anak manusia baru lahir… dan ternyata susu manusia tidak bisa untuk anak kelinci, karena kandungannya akan merusak sistem pencernaan anak kelinci. Maka saya beli susu anak kucing untuk anak kelinci di pet shop. Dari baca-baca di internet, susu anak kucing bisa untuk anak kelinci. Menyusuinya dengan suntikan kecil yang atasnya di beri pentil sepeda.

Susu Anak Kucing

Susu Anak Kucing harga Rp. 5000-an per sachet

Suntikan dan pentil sepeda untu menyusui bayi kelinci

Suntikan dan pentil sepeda untu menyusui bayi kelinci

Pentil sepeda, harganya Rp. 1500 per pentil di tukang service sepeda

Pentil sepeda, harganya Rp. 1500 per pentil di tukang service sepeda

Dan di pengalaman pertama ini, semua anak kelinci meninggal di hari ketiga secara bergantian karena kedinginan. Sedih sekali rasanya…. 😦

Kemudian, sekitar 30 hari kemudian, saya mulai memperhatikan si Putih sepertinya akan melahirkan lagi. Tanda-tanda kelinci akan melahirkan, kehamilan kelinci berusia 30-32 hari:

  1. Jika diraba perutnya tampak lebih besar dan badannya lebih gemuk.
  2. Lebih banyak makan, gizi kelinci sangat diperlukan saat hamil.
  3. Dekat hari melahirkan puting susu kelinci lebih menonjol.
  4. Mulai merontokkan bulu untuk membangun sarang.
  5. Saat akan melahirkan, induk akan menjilati vaginanya untuk memudahkan kelahiran anak.

Jika mulai seperti tanda-tanda di atas. Mesti dipisah induknya di kandang yang berbeda. Pengalaman kedua ini saya mencoba mempersiapkan lebih baik. Saya siapkan kardus untuk sarang. Dan si putih pun melahirkan 5 ekor bayi kelinci.

Penampakan Setelah melahirkan kedua

Penampakan Setelah melahirkan kedua

Ternyata kardusnya hancur dicakar-cakar induknya. Dan saya perhatikan seakan-akan anaknya tidak diurus. Kekhawatiran saya ini membuat saya mengambil anak-anaknya. Dan belajar dari pengalaman pertama tidak bisa kedinginan maka saya tempatkan mereka di kotak dengan lampu.

bayi kelinci dengan lampu

bayi kelinci dengan lampu

Mereka tampak lebih sehat dari kelahiran yang pertama. Saya semangat sekali menyusui mereka dengan suntikan setiap mereka lapar dengan susu bayi kucing. Ternyata karena ketidaktahuan saya….. pada hari ke enam semua anak kelinci mati bergantian… huaaaaa sedih….. ternyata ini karena terlalu banyak memberi susu, pencernaan mereka tidak kuat terlalu banyak susu

Sekitar sebulan kemudian si Putih melahirkan lagi, saya menuruti perkataan Aba Dayat, seorang yang pernah berternak kelinci yang memiliki rumah di dekat tempat saya. Dimana

  1. mesti ada kotak kayu di kandang
  2. anak kelinci tidak boleh dipegang dengan tangan manusia langsung, nanti induknya tidak mau menyusui karena sudah berbeda bau (ternyata jika si Putih tidak juga seperti ini)
  3. kelinci menyusui paling sehari 2 kali di malam hari dan menjelang subuh, jadi memang tidak bisa dilihat menyusui.

Seperti ilmu yang saya pelajari sebelumnya, saya tahu tanda-tanda si Putih akan melahirkan. Maka segera saya pisahkan kandangnya. Kesalahan saya di kelahiran yang ketiga ini adalah…

  1. Kotak kayu kurang tinggi sehingga anak kelinci berceceran di kandang
  2. Besar kotak kayu tidak bisa menampung si induk dan bayi-bayi kelinci ketika menyusui
Kondisi di kelahiran ketiga

Kondisi di kelahiran ketiga

Di kelahiran ketiga ini, si Putih melahirkan 6 ekor bayi kelinci. Karena lebih banyak, ukuran anaknya lebih kecil-kecil. Karena anaknya berserakan, ternyata selama 3 hari anak-anak ini mati satu per satu terinjak induknya. Sediiiihhhhh…….

Keberhasilan datang di kelahiran keempat.

Kondisi kandang saat kelahiran keempat

Kondisi kandang saat awal kelahiran keempat

Di awal si Putih kekeuh membuat sarang yang di luar kotak, dan si Putih suka menempati kotaknya. Ini setiap dia salah membuat sarang, saya pindah sarangnya ke kotak 😀 …. jadi we tinggal siapa lebih kekeuh…. mungkin si Putih perlu diajari, itu kotak untuk para bayi 😀 ….

Kelahiran keempat si Putih melahirkan 4 ekor bayi kelinci yang ukurannya lumayan besar-besar. Kunci keberhasilan adalah….

  1. Kotak kayu harus muat untuk si Induk dan bayi-bayi saat proses menyusu sekitar 30-an x 40-an cm, sesuaikan dengan kondisi kandang.
  2. Tinggi kotak minimal 12 cm agar anak kelinci tidak keluar berserakan dari dalam kotak, tenang saja, si induk bisa meloncat ke dalamnya untuk menyusui.
  3. Si induk tidak akan sering di dalam kotak hanya saat menyusui saja, dan si induk tahu kapan mesti menyusui anaknya.
  4. Berikan makanan dan minuman yang cukup untuk si induk.
  5. Tidak ikut campur dalam pengurusan anak oleh si induk 😀
  6. Saat memfoto anak kelinci sebaiknya tidak menggunakan blitz khawatir bisa merusak mata anak kelinci
Usia bayi 3 harian, mulai tumbuh bulu

Usia bayi 3 harian, mulai tumbuh bulu halus

Bayi kelinci usia 5 harian.... bertambah besar

Bayi kelinci usia 5 harian…. bertambah besar

Bayi kelinci usia 8 harian

Bayi kelinci usia 8 harian

Bayi kelinci usia 10 harian

Bayi kelinci usia 10 harian

Bayi kelinci usia 12 harian

Bayi kelinci usia 12 harian

Anak kelinci usia 14 harian, sudah membuka mata

Anak kelinci usia 14 harian, sudah membuka mata

Anak kelinci usia 20 harian, sudah bisa lompat kotak dan menyusu sendiri pada induknya

Anak kelinci usia 20 harian, sudah bisa lompat kotak dan menyusu sendiri pada induknya

Pada fase ini, makanan induk mesti banyak biar tidak kurus induknya. Anak-anaknya biasanya sudah kuat sekali menyusu. Dan anak mulai belajar makan daun muda atau pelet kecil. Anak mulai tidak menyusu sekitar 1.5 bulan. Dan bisa dipisahkan dengan induknya kalau kandang sudah kepenuhan 😀

Anak kelinci usia sekitar 1 bulanan

Anak kelinci usia sekitar 1 bulanan

Anak kelinci usia sebulan lebih beberapa hari, kandang sudah penuh

Anak kelinci usia sebulan lebih beberapa hari, kandang sudah penuh

Saat kotak bayi sudah dikeluarkan

Saat kotak bayi sudah dikeluarkan

Ini dia si anak-anak 😀

Snowy, kelinci loop berbulu putih bersih, bermata merah, agak sipit

Snowy, kelinci loop berbulu putih bersih, bermata merah, agak sipit

Choco Latte, kelinci loop berbulu putih coklat

Choco Latte, kelinci loop berbulu putih coklat

Chipo, berbulu putih hitam, ada dua bulatan hitam di dekat mulut

Chipo, berbulu putih hitam, ada dua bulatan hitam di dekat mulut

Chipi, berbulu putih hitam, bulatan di dekat mulut hanya satu

Chipi, berbulu putih hitam, bulatan di dekat mulut hanya satu

Untuk makanan saya beli satu karung pelet Imra isi 20 kg. Yang biasa harganya Rp. 210.000 dan yang premium harganya Rp. 260.000… untuk 7 kelinci yang makan banyak, bisa untuk 2 bulanan 😀 …. Biasanya saya beli ke:
– Kalau lewat Tokopedia – https://www.tokopedia.com/mastermagichttps://www.tokopedia.com/mastermagic/makanan-pelet-kelinci-mengurangi-bau-pada-kotoran-kelinci – antar tambah ongkos Rp. 20.000 (harus lewat WA)

Lokasi Toko

  • Rumah

    Jl. Sauyunan 6 no 11
    Cibaduyut lama

    Bojongloa Kidul, Kota Bandung ,40235, Indonesia

      (bisa WA)

Terakhir…. jadi ingat sebuah kutipan:

Pada intinya, belajar dari kesalahan 🙂 … semoga bermanfaat…

  • Pengalaman ikan koi sudah, kelinci sudah, domba sudah….. cukuplah nanti untuk beli tanah di kampung dan berternak kalau sudah tidak lagi kerja di kota 😀

Update:

Jumat, 15 Juli 2016: Chipi dan Chipo diberikan ke tetangga untuk dirawat, karena kandangnya sudah terlalu sempit untuk mereka berempat… semoga bahagia di tempat baru untuk Chipi dan Chipo. Aamiin YRA. (Sekitar sebulan setelahnya diberitahu tetangga bahwa kelincinya mati, 😦 )

Sabtu, 16 Juli 2016 (Pagi):

Telah meninggal dunia… Kelinci Loop Coklat kami “Popo” karena setelah ditinggal mudik, ternyata badannya jadi sangat kurus, sepertinya cacingan, dan kami telat mengobati, mbak yang dititipi tidak paham sakit kelinci. Maafkan kami ya Popo… Sedih… Popo ini dulu ditemukan terlantar di jalan, lalu kami pelihara.

P1000405

Popo

Popo

Popo

Sekitar September Oktober 2016 telah lahir kelinci berkebutuhan khusus, kami beri nama Chipi. Chipi ini hidup dari 6 anak yang dilahirkan putih, dan 5 ekornya terlahir meninggal. Chipi tidak berumur lama, namun semangatnya kami ingat. Walau tubuhnya tidak sempurna, namun Chipi kelinci yang bersemangat. Selamat jalan Chipi.

p1000585

Chipi berkebutuhan khusus, kakinya tidak mampu menopang, sehingga jalannya tidak melompat, namun agak ngesot.

p1000588

Smile Chipi

Minggu, 12 Februari 2017

Telah dihibahkan Putih dan Hitam Putih pada pecinta hewan yang baik. Semoga lebih bahagia di tempat yang baru dengan pemilik baru. Aamiin YRA.

p1000802

Putih – Si Cantik

p1000804

Hitam Putih – Jantan

Rabu, 15 Februari 2017

Putih dan Hitam Putih di rumah teteh yang ngasuh 🙂 . Mereka diambil pada hari Minggu tanggal 12 Februari 2017.

15-feb-2017

Putih dan Hitam Putih di Rumah Baru

hitamputihdirumahtehajeng-15-feb-17

Happy Hitam Putih di Rumah Baru

 

Kamis, 16 Februari 2017

Telah dihibahkan Snowy dan Chocolate pada pecinta kelinci yang baik. Dan esok paginya saya masih lihat kandang mereka teringat biasanya setiap pagi ada yang menunggu diberi makan. Semoga bahagia disana ya Snowy dan Choco. Aamiin YRA.

snowy-chocolate

Snowy Chocolate, yang rukun ya.

By hariiniadalahhadiah Posted in Hobi

Memelihara Ikan Koi

Kami beberapa bulan ini sedang senang dengan yang namanya ikan koi. Ikan koi ini adalah sejenis ikan mas, tapi memiliki warna-warna yang indah jika dilihat dari atas. Maka dari itu kami memelihara ikan-ikan koi ini di sebuah kolam kecil di depan rumah.

Kolam Koi Depan Rumah

Ternyata memelihara ikan koi tidak mudah, terutama di daerah pegunungan (rumah kami di gunung :D). Hawa dingin ternyata membuat ikan koi menjadi menurun kesehatannya dan mudah terserang penyakit. Pada awalnya banyak sekali ikan koi yang mati di kolam kami :(. Kami membeli ikan koi yang masih kecil (Rp. 10.000 dapat 5 ekor). Dan banyak sudah ikan koi kecil yang mati karena kami tidak tahu cara memeliharanya…… Banyak sekali membaca literatur di internet lalu dicoba diimplementasikan…. gagal…. baca lagi, nanya orang lagi, … baca lagi diimplementasikan dan begitu seterusnya. Akhirnya sekarang bisa memelihara ikan koi yang lebih besar 😀 (setelah yang kecil pada mati), sekarang sudah bisa memelihara ikan koi yang Rp. 15.000 sampai Rp. 20.000 per ekor 😀 (koi dengan panjang 10-15 cm dengan kualitas kurang bagus) atau yang harganya sampai Rp. 100.000 per ekor (koi ukuran 20 cm-an, dengan kualitas bagus).

Kolam Koi Depan Rumah

Kesehatan ikan koi memang akan lebih stabil di saat musim panas. Koi akan aktif berenang kesana kemari dengan gerakan yang tenang. Ciri-ciri ikan koi yang sakit diantaranya adalah (bisa terjadi semuanya atau salah satu):

  • suka berada di dasar kolam
  • tidak mau makan
  • bisa ada luka di tubuhnya (biasanya merah-merah)
  • insang atau ekor yang rusak/pecah
  • bisa ada sisik yang terbuka
  • bisa ada serabut halus (jamur)
  • berenang dengan cepat meliuk-meliuk dan bahkan melompat ke atas (ini biasanya karena gatal atau ada kutunya)
  • bisa jadi keracunan amonia dan nitrit (ini kalau kebanyakan kotoran ikan yang tidak terserap filter akan membusuk dan menghasilkan amonia yang berlebihan dan meracuni ikan, keracunan amonia juga dapat menyebabkan kondisi tubuh koi menurun dan mudah terserang penyakit…atau bahkan mati, tanda-tandanya badannya menjadi semu coklat tipis)

Sebenarnya ikan koi adalah ikan yang tidak gampang mati, asalkan kita rajin mendeteksi kesehatannya :). Ikan koi sangat bersahabat. Tidak suka melukai ikan lain. Ikan koi sebenarnya juga ikan yang ceria dan doyan makan :D….

Hal-hal yang diperlukan dalam pemeliharaan ikan koi:

Kolam Koi Depan Rumah

  • ikan koi adalah ikan arus deras…. jadi sebaiknya ada pancuran ataupun hasil air hasil filtrasi yang mengucur untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air
  • bisa juga memakai aerator (pompa udara untuk menghasilkan gelembung)
  • ikan koi tidak terlalu tahan suhu dingin, maka usahakan suhu air bisa diantara 24 derajat celcius sampai 28 derajat celcius. Mempertahankan suhu dapat dengan berbagai cara, misalnya kolam yang tidak terlalu sedikit volume airnya sehingga perubahan suhu tidak terlalu ekstrim, atau tambahkan heater (pemanas kolam)… jadi kalau suhu sedang dingin ikan-ikan koi bisa tidur di dekat heater (pernah punya pengalaman ikan koi yang sudah lucu-lucu mati dan tinggal 2 karena heater pecah :(. Jadi pada kesetrum :(. Karena air pancurannya malah mancur keluar kolam (bola hiasannya macet), sehingga air kolam berkurang banyak dan heater-nya kurang air dan pecah :(…..), jika memilih heater, pilih heater dengan kaca tebal, saat ini saya pakai heater yang kacanya tebal, pernah juga kehabisan air, dan heater tidak pecah :).
  • Koi sangat doyan makan :D, kalau gendut pasti lucu-lucu, hanya saja kalau dikasih banyak makan maka harus rajin membersihkan kotorannya yang tidak tersedot filter air, karena kalau terlalu banyak dibiarkan akan menimbulkan amonia dengan kadar tinggi. Kalau koi terlalu gemuk juga tidak baik seperti manusia yang terlalu gemuk :D. Ikan koi biasanya makan sehari 2 kali, pagi dan sore.
  • Kolam harus memiliki filter air…. air yang cocok untuk ikan koi bukan berarti air yang terlihat jernih tapi air yang bersih dari amonia, PH cenderung stabil, tidak mengandung zat-zat berbahaya, misalnya kaporit, dan tidak ada terlalu banyak mikroba atau bekas tumbuhan yang membusuk (lumut mati misalnya) karena akan menimbulkan penyakit jamur.
  • Kolam sebaiknya terkena sinar matahari…. tapi tidak terkena air hujan (jika sedikit saja terkena air hujan masih tidak apa-apa), karena air hujan juga dapat menyebabkan penyakit bagi koi, terutama jika filter air yang digunakan tidak bagus dan air hujan mengandung banyak zat yang tidak bersahabat dengan ikan koi, misalnya air hujan yang turun dari genting yang kotor.
  • Kolam sebaiknya berdinding halus agar tidak melukai koi, jika tidak maka biarkan berlumut agar jika koi menggesek-gesekkan badannya tidak melukai koi.
  • Sebaiknya tidak terlalu banyak ornamen dalam kolam
  • Sebaiknya juga tidak terlalu banyak tumbuhan air di dalam kolam….secukupnya saja agar tidak banyak menimbulkan kotoran tumbuhan yang busuk
  • Untuk pencegahan penyakit setiap mengganti air tambahkan garam kolam (harga satu bungkus Rp. 3000), dan obat jamur dengan dosis untuk pencegahan (kolam saya volume airnya 77 lt, biasanya garam kolam sekitar 1 sendok makan dan obat jamur sekitar satu sendok makan (bisa menggunakan acrivlafine plus, harganya Rp. 5000 untuk botol kecil))
  • Untuk mencegah kutu, bisa dengan menggunakan abate secara bertahap (bergantung durasi habisnya abate), gunakan setengah dosis abate agar tidak meracuni ikan, usahakan abate diletakkan di tempat yang tidak bisa dijangkau ikan koi, agar tidak dimakan, misalnya di bagian atas pancuran, atau abate dibungkus kain dan dimasukkan ke kolam, kalau di kolam saya dengan volume 77 liter maka saya menggunakan setengah sachet abate 10 gram yang biasanya digunakan untuk 100 liter air satu sachet-nya
  • Menguras air kolam juga harus secara bertahap, bergantung pada volume air pada kolam, semakin kecil maka akan semakin sering menguras air. Jika menguras air jangan langsung diganti air, tapi sisakan air lama sebanyak minimal 50%, kecuali jika air bekas pengobatan atau air yang berpenyakit menular bagi ikan. Lalu tambahkan air lagi sebanyak 50%.
  • Membersihkan filter air juga harus secara berkala, bergantung dari besarnya kolam dan kemampuan filter
  • Membersihkan sisa makanan (pelet) ikan yang tidak dimakan oleh ikan sesegera mungkin (biasanya 5-15 menit tidak dimakan ikan).
  • Sebaiknya ikan koi di dalam kolam tidak terlalu banyak, karena akan membuat penurunan kesehatan koi jika terlalu banyak ikan di dalam kolam. Misalnya kolam saya ukuran 120x46x14 (cm) atau sekitar 77 liter maka paling hanya diisi 4 sampai 7 ekor ikan koi ukuran 10 cm sampai 15 cm
  • Koi sering melompat, jadi usahakan jarak antara air dan permukaan kolam lumayan tinggi, atau berikan saja tambahan pembatas fiber. Kalau sudah melompat dan jatuh ke tempat yang kasar, maka koi bisa terluka dan mati, kalaupun hidup maka dapat menyebabkan koi terserang penyakit, jadi setelah jatuh ke tempat yang kasar, sebaiknya koi diberikan obat luka seperti lukastop.

Kolam Koi Depan Rumah

Penyakit yang paling sering menyerang koi adalah kutu dan parasit, jamur, luka, dan sisik yang terbuka. Jika koi terkena penyakit ini maka sebaiknya ikan yang sakit dikarantina (dipisahkan dari yang sehat, walau kemungkinan yang lain juga sudah tertular). Tempat karantina harus ada filter air, pompa udara (aerator) untuk memenuhi kadar oksigen, dan heater (penghangat) untuk menjaga suhu. Ambil bagian filter air yang berupa Zeolit (Zeolit biasanya digunakan untuk mengurangi kadar amonia dalam air) dan karbon aktif, cukup gunakan kapas filter beberapa lapis. Lalu gunakan:

  • KutuBlas sachet (harganya Rp. 10.000 per sachet), satu sachet 3 gram untuk 2000 lt air (kalau dikolam saya, jadinya dibagi 30 bagian :D, sekali penggunaan hanya 1 bagian). Ini hanya digunakan sampai kutu hilang, durasi paling pendek adalah 1 hari sekali, dan durasi paling panjang adalah 2 hari sekali. Tidak disarankan sering digunakan, untuk pencegahan paling 1 minggu sekali dengan dosis lebih rendah. Pemakaiannya dicampur air dulu di sebuah wadah, diaduk, dan baru dimasukkan ke kolam. Ini adalah obat pembasmi kutu untuk ikan koi (kutu biasanya masuk ke bawah sisik dan kulit ikan koi). Gunakan sesuai dosis. Ciri-ciri kutu sudah hilang adalah ikan sudah dapat berenang normal (tidak meliuk-liuk dan melompat-lompat keluar air). Sebaiknya diberikan di atas jam 5 sore.

Kutublast

  • Biotik sachet (harganya Rp. 9.500 per sachet), satu sachet 5 gram untuk 500 lt air (kalau dikolam saya, jadinya dibagi 6.5 bagian, sekali penggunaan hanya 1 bagian). Ini hanya digunakan sampai penyakit hilang (jamur, sisik terbuka), jika ikan sudah terlihat lincah berenang, lukanya sudah mulai sembuh, dan sudah banyak makan, maka hentikan obat ini. Obat ini tergolong keras :D. Bahkan sarannya maksimal hanya sampai 3 kali penggunaan saja untuk pengobatan. Durasi paling pendek adalah 1 hari sekali, dan durasi paling panjang adalah 2 hari sekali. Tidak disarankan sering digunakan. Obat ini akan menyebabkan banyak gelembung dari lendir ikan yang keluar untuk pertahanan tubuh ikan, dan tubuh ikan dapat menjadi merah. Berikan sesuai dosis obat. Cara penggunaan adalah obat dicampur air di suatu wadah, diaduk, lalu baru dimasukkan ke dalam kolam. Sebaiknya diberikan di atas jam 5 sore.

Biotik Obat Ikan

  • LukaStop (botol paling kecil harganya Rp. 7.200), bentuknya botolan, ada yang ukuran besar dan ada yang ukuran kecil. Ini adalah obat untuk menyembuhkan luka pada ikan. Dosisnya 20 tetes (kurang lebih 1 mili liter) untuk 75 lt air untuk pengobatan. Untuk pencegahan dosisnya 20 tetes (kurang lebih 1 mili liter) untuk 100 lt air. Durasi penggunaan adalah sehari sekali. Sebaiknya juga diberikan diatas jam 5 sore.
  • Pelet Biovit (botol paling kecil harganya sekitar Rp. 7000), pelet ini digunakan untuk menambah nutrisi dari dalam tubuh koi (tentu saja kalau koinya masih mau makan). Berikan sedikit saja dipagi hari untuk koi yang sakit. Atau bisa juga untuk pencegahan diberikan seminggu sekali. Jangan terlalu banyak dosisnya. Segera angkat dari kolam jika dalam 5 menit tidak dimakan oleh ikan. (update 18 September 2014, kemarin (beberapa bulan lalu) Biovit saya beli dari toko ini http://aquaticfood.blogspot.com/2013/04/jual-pelet-ikan-hias-khusus-ikan-sakit.html atau http://makanankoiku.blogspot.com/ karena nomer kontaknya sama saja hehe :D… kemarin saya beli biovit 2 kg karena di Bandung sedang pada habis.)

Biovit

O iya satu lagi, kalau baru membeli ikan koi, jangan langsung dicampur dengan yang lain. Karena bisa jadi koi ini membawa penyakit (pengalaman dan semua koi yang sehat jadi tertular 😦 ). Karantina dulu, lalu tunggu hingga 1.5 minggu sampai 2 minggu apakah koi memang benar-benar sehat. Jika memang benar-benar sehat, maka baru campurkan dengan ikan koi lain yang sehat.

Jangan pernah meletakkan ikan koi pada bak di tempat panas yang terkena sinar matahari langsung tanpa filter dan pancuran atau aerator (gelembung udara). Ini akan menyebabkan ikan koi mati lemas. Jika ikan koi lemas, P3K untuk ikan koi yang lemas adalah memegang ikan koi dalam keadaan miring, biarkan mulutnya masih di udara, dan katup insangnya di dalam air beserta badannya. Hal ini agar ikan dapat mendapatkan oksigen lebih. Lakukan selama 10-20 menit sampai ikan sudah kuat di dalam air, dan jangan tambahkan obat-obatan ikan sampai ikan benar-benar kuat (biarkan miniman sehari tanpa obat). Cara ini bisa berhasil jika ikan tidak terlalu lemas. Ini pernah kami lakukan ketika menyelamatkan salah satu ikan yang kesetrum heater yang pecah.

Memilih ikan koi yang sehat sangat penting. Ciri-ciri ikan koi yang sehat:

  • Ikan berenang dengan lincah.
  • Sirip ataupun ekor tidak ada yang rontok atau pecah-pecah.
  • Tidak banyak membuat gerakan meloncat dan meliuk-liuk.
  • Tidak ada luka di tubuhnya.
  • Sisiknya tidak ada yang mengap, atau terbuka ke atas.
  • Warna normal, tidak merah-merah karena luka.
  • Jika ikan sudah pernah terjatuh ke tanah, maka ada kemungkinan ikan terluka, maka bisa menggunakan perawatan menggunakan lukastop.

Perawatan untuk ikan koi yang baru beli:

      • Jika memiliki kolam untuk karantina, maka sebaiknya dikarantina, jangan digabungkan dengan ikan yang sehat.
      • Jika tidak ada kolam karantina, maka bisa juga langsung dicampur dengan yang sehat dengan beberapa perlakuan khusus terlebih dahulu.Perlakuan khusus yang perlu dilakukan adalah:
        • Sebelum ikan baru masuk ke kolam, maka berikan pencegahan dengan memberikan acrivlafine plus, lukastop, dan abate, semuanya diberikan dengan dosis pencegahan. Jika perlu tambahkan juga KutuBlas untuk dosis pencegahan.
        • Masukkan ikan baru ke dalam kolam.Jika ikan sudah mulai beradaptasi dan mulai lincah, berikan pakan biovit untuk pencegahan.

Pencegahan ini diperlukan agar jika ikan baru membawa penyakit, maka tidak akan menular ke ikan sehat lainnya.

Semoga bermanfaat sharing-nya :D. Memelihara ikan koi sudah bisa :D, tinggal masih penasaran bagaimana memelihara domba 😀 (belum punya lahan sendiri untuk memelihara sendiri). Mohon doanya ya :). Aamiin.


Ini besar koi di 17 Februari 2013 , besarnya sudah hampir 2 kali lipat :), 2 ekor ikan yang dulu sempat lompat dan dimakan kucing :(, jadi diganti yang 2, jumlah tetap 6 ekor di kolam saya.

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Koi Ku

Jadi pengen punya kolam koi yang lebih besar :D, semoga terwujud jika sudah punya lahan yang besar, dan bisa punya lahan lebih besar secepatnya. Aamiin. Mohon doanya ya :).


Minggu, 17 Maret 2013

RIP Orange :(.

Seekor ikan survival salah satu dari dua ikan kami yang masih hidup waktu peristiwa kesetrum heater.  Orange mati karena kepanasan ketika kami menguras kolam dan kami memindah semua ikan koi kami di sebuah bak besar, kesalahan kami meletakkan bak itu di tempat yang panas terkena sinar matahari dan agak lama, padahal tidak ada filter dan pancuran. Maafkan kami Orange, kami tidak akan mengulangi lagi 😦 (padahal udah gede 😦 …..). Kami janji akan belajar dari kesalahan kami.

RIP Orange

RIP Orange


Update Minggu 21 April 2013

Ikan koi kami

Ikan koi kami

Ikan koi kami

Ikan koi kami


Update 16 Mei 2013

 

Ikan Koi Kami

Ikan Koi Kami

 

 

Ikan Koi Kami dengan Filter Kolam

Ikan Koi Kami dengan Filter Kolam

 

 


Update 13 Juli 2014

P1080996

P1080992

P1080994

Ikan koi kami sekarang 🙂

 


Update 5 Agustus 2014

RIP 7 ekor koiku :((…. karena kutinggal mudik dan mbak yang di rumah kurang tahu cara merawatnya.

Mungkin ini jawaban dari Allah, karena sebelum mudik sudah kepikiran akan membeli kolam koi baru karena koi-nya sudah gede-gede. Ternyata saya tidak diijinkan membeli kolam koi baru.

 

—————————————————————————————————————————

Update 10 November 2015 (Hari Pahlawan)

Ikan koiku sekarang 😀 , beberapa sudah diberikan ke teman. Karena kolamnya kecil.

P1090600

P1090603


Update 5 Mei 2016

P1000399

P1000400

 

By hariiniadalahhadiah Posted in Hobi

Domba Kami Melahirkan

Telah lahir 2 anak laki-laki kembar pada hari Sabtu, 20 Maret 2010 sekitar pukul 16:00 dengan selamat. Semoga kelak ketika besar kedua anak tersebut dapat menjadi domba yang sehat dan kuat. Dan semoga ibunya juga diberi kekuatan untuk membesarkan anak-anak tersebut dengan baik. Amin 😀

Setelah hampir 4 bulan kami memelihara domba, akhirnya salah satu domba kami melahirkan. Ini pertama kalinya kami melihat domba yang umurnya masih kurang dari satu jam. Mereka pada awalnya belajar berdiri dengan susah payah. Ibunya juga ikut membantu agar anaknya dapat berdiri dan juga membersihkan anaknya dari air ketuban. Ibu domba emang keren, belum sampe satu jam dia melahirkan dia sudah dapat makan untuk memulihkan energinya pasca melahirkan. Anak domba juga lebih keren lagi, belum satu jam lahir sudah bisa berdiri dan sudah bisa minum ASID (Air Susu Ibu Domba) 😀

Anak domba yang lahir duluan, masih belum dikasih nama

Anak yang lahir kedua, masih belum bisa berdiri…

Berebut mimik susu biar cepet gede 😀