Kenaikan BBM, Kesalahan Pemimpin, dan Tanggung Jawab, Semua Dosa Bersama

Sekarang lagi waktunya demo-demo menolak kenaikan BBM. Tapi ada yang tidak saya mengerti logikanya. Mari kita runut kronologinya:

– rakyat berpikir untuk memilih DPR dan presiden
– rakyat memilih presiden dan DPR
– DPR dan presiden terpilih
– DPR dan presiden tidak memihak rakyat
– rakyat kecewa
– BBM naik
– rakyat Demo

Nah kalau dirunut dari logika kronologi di atas maka penyebab dari BBM naik dan permasalahan yang ada adalah rakyat itu sendiri……….. lho kenapa?
Mari kita runut balik:

-DPR dan presiden menaikkan harga BBM
-DPR dan presiden dipilih rakyat

nah jelas bukan penyebabnya siapa? Dari logika di atas adalah rakyat itu sendiri.

Lalu ada pertanyaan, berarti rakyat yang salah hanya yang mencoblos dong? Bagi saya semuanya ikut salah, berikut pemaparannya:

yang nyoblos wakil dan presiden yang sekarang:
Anda terlalu enggan untuk mencari tahu informasi yang benar mengenai jejak rekam wakil atau presiden yang Anda pilih. Biasanya hanya dari asumsi pengelihatan dan pendapat yang Anda pikir itu adalah pikiran real. Solusinya jadikan ini pembelajaran untuk lebih rajin mencari tahu jejak rekam wakil atau presiden yang Anda pilih. Kemalasan hanya akan membuat kesengsaraan. Hingga Anda menyerahkan kuasa negara pada orang-orang yang tidak pantas. Jadi Anda tidak pantas menyalahkan wakil atau presiden yang sudah Anda pilih sendiri.

yang golput:
Anda terlalu enggan untuk mencari tahu informasi yang benar mengenai jejak rekan wakil atau presiden yang Anda pilih. Jadi asa tidak percaya saja. Secara gak langsung dan lebih parahnya Anda bahkan melarikan diri dari hal yang seharusnya Anda pikirkan, masa depan negara. Jadi Anda tidak berhak menyalahkan wakil atau presiden yang bahkan Anda tidak berani bertanggung jawab. Dengan golput maka Anda sudah memutuskan untuk menerima apapun yang terjadi (harusnya).

yang memilih wakil atau presiden tapi kalah:
Anda juga terlalu enggan untuk ikut membantu mencerdaskan rakyat yang lain untuk memilih yang lebih baik. Jadi Anda juga ikut andil pada semua yang terjadi. Jika Anda menyalahkan maka hanya karena Anda terlalu malas dan kurang mampu mencerdaskan rakyat.

Jadi semua ini dosa bersama. Apakah bangsa yang enggan dan masa bodoh akan menjadi maju? Walaupun itu hak preogatif Tuhan, tapi saya sangat yakin jawabnya tidak. Jadi mulai saat ini…. berhentilah menjadi orang yang enggan. Amanah dari Tuhan kepada manusia sebagai pemelihara bumi diberikan kepada setiap manusia. Tidak hanya pada wakil atau presiden. Semua manusia memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki dirinya dan sekitarnya.

Menyalahkan secara psikologi adalah cara untuk menyatakan diri tidak mampu memperbaiki. Dan itu hanya dilakukan oleh orang yang pesimis….. Lalu pertanyaannya apakah saya bukan orang pesimis…….. iya saya pesimis, dan ingin menulis ini karena baru saja saya menyadari kepesimisan saya. Semoga kita semua disadarkan Tuhan. Aamiin.

Iklan

Siapa Tuhanmu? Bingung? Baca Manual Hidup

Sering sharing dengan mahasiswa. Terkadang mereka bingung dengan banyak hal. Dan paling sering adalah kata teman begini, kata dosen begitu, kata orang tua begini begitu…………

Mereka sering hanya berbasis pengetahuan mengenai kata orang. Lalu saya bertanya pada mereka…. Siapa TuhanMu? maka yang muslim selalu bilang Allah. Ada yang berkata dengan terbata-bata sambil menebak-nebak mengapa saya bertanya itu, ada yang dengan jelas dan tegas bilang Allah, ada yang bilang dengan biasa saja…. ya Allah Bu. Atau ada lagi yang menyatakan dengan bahasa universal…. Tuhan saya ya Tuhan Bu.

Lalu saya katakan lagi ke mereka……..yakin? Ada yang menjawab dengan ragu karena pertanyaan saya…… yakin. Ada lagi yang sambil heran…. yakin lah Bu. Dan beberapa gaya lainnya.

Lalu saya bilang ke mereka…….. tidakkah dirimu berbohong? Karena dari tadi yang kau bicarakan adalah kata orang. Tidak terbesit disitu kata Tuhan. Jika Tuhanmu memang Tuhan maka kau akan lebih mendengar perkataan dan aturan Tuhan dibanding perkataan dan aturan manusia. Hati-hati jika kau lebih mendengarkan perkataan selain Tuhan, karena bisa jadi Tuhanmu sudah berganti menjadi berTuhan pada manusia, uang, atau bahkan setan.

Sering kita melihat bahwa ada seseorang yang kita lihat selalu ditolong Tuhan. Lalu kita menyebutnya beruntung. Orang yang bisa beruntung hanya orang baik, kenapa dia beruntung, karena tabungan kebaikan yang dia tanam, maka Tuhan menolongnya dengan keberuntungan itu. Itulah kenapa orang tidak baik sering tidak beruntung.

Lalu ada logika yang lain. Jika kita memiliki 2 atau lebih bos dalam waktu yang sama maka jika dua bos yang kita miliki dalam waktu yang sama membutuhkan kita, maka kita akan menjadi bingung akan memilih yang mana. Nah jika kita dalam kebingungan memilih maka bisa jadi Tuhan kita ada lebih dari satu, karena kita bingung akan mengikuti aturan Tuhan yang mana. Jika Tuhan kita satu maka kita akan dengan sigap mengikuti aturan dari Tuhan kita yang satu itu.

Nah sekarang logika dari sisi bosnya. Jika seorang bos memiliki karyawan, satu karyawan loyal padanya dan satu karyawan punya beberapa bos. Maka ketika dalam waktu yang sama kedua karyawan itu butuh ditolong, siapakah yang akan ditolong lebih dulu? Jawabnya pasti karyawan yang loyal kan :). Itulah kenapa orang yang dekat dengan Tuhan akan lebih cepat mendapat pertolongan :).

Jadi sekarang tanyakan pada diri kita, sebenarnya siapakah Tuhan kita? Tuhan sudah membekali kita dengan akal dan manual book berupa kitab suci, maka jika bingung bacalah manual book itu, dan lebih dengarkan aturan Tuhan 🙂 karena Tuhan sangat tahu makhluk yang didesainnya dan bagaimana membuat makhluk yang didesainnya hidup bahagia.

Keberanian untuk Maju

Sudah lama tidak menulis :). Kemarin saya mengajar mata kuliah struktur data. Materinya sudah sampai pada list of list. Materi ini adalah materi advanced dari materi list sehingga mahasiswa harusnya sudah memiliki dasarnya. Materi inipun adalah materi minggu ke 7 perkuliahan. Saya menerapkan mahasiswa maju satu-satu untuk maju kedepan dengan sukarela mencoba menjelaskan pada teman-temannya setiap prosedur atau fungsi standar yang diperlukan materi ini. Saya pikir mahasiswa Ilmu Komputer UPI memiliki kelebihan dalam kemampuan menjelaskan, bahasanya lebih membumi :). Nah tapi ada filosofi yang saya temukan dari kondisi kelas kemarin. Pada saat awal, tidak ada yang mau maju sampai sekitar 10 menit.

Saya katakan, “kalau tidak ada yang maju, maka kita tidak akan membahas apapun, dan kalian akan membuat semuanya di rumah, dan kita tidak akan maju”.

Lalu saya katakan “ternyata inilah yang membuat Indonesia tidak maju, karena jarang sekali orang yang mau maju untuk menolong orang lain, bahkan hanya untuk menjelaskan mengenai ilmu untuk lebih maju”.

Saya yakin banyak yang berkecamuk di dada antara maju dan tidak……. sampai akhirnya ada yang mengacungkan tangan. Saya bangga karena saya yakin jika mereka terbiasa maju kedepan kelas maka Insya Allah mereka akan terbiasa maju untuk membantu masyarakat di garda depan :). Banyak harapan saya pada mahasiswa, karena kalianlah bagian masa depan bangsa……. maka berlakulah memajukan bukan hanya pandai berbicara tanpa aksi.

List of List

Lihatlah filosofi list of list dari gambar di samping. Ada dua tangan besar untuk elemen yang besar di atas. Tangan yang satu untuk mengikat temannya, merangkul temannya, dan tangan yang satu untuk membantu orang-orang yang lebih lemah :). Hidup akan kurang bermanfaat jika kedua tangan itu tidak kita pergunakan dengan baik :).