Maling Teriak Maling

Hem ada hal yang telah lama gw amati dari banyak kelakuan orang di bangsa ini. Sering ketika ada berita mengenai korupsi di TV maka hampir semua orang bangsa ini menghujat sang koruptor. Tapi ada banyak hal yang aneh, karena gw mengamati sebenarnya banyak pencuri di bangsa ini. Karena mereka bisa menghujat koruptor berarti banyak yang gak sadar kalau mereka juga pencuri. Berikut adalah daftar jenis pencurian yang banyak dilakukan orang bangsa ini:

1. Dengan tanpa rasa bersalah mengunduh atau mengkopi atau membajak file musik gratis (lebih sering dikenal dengan MP3) tanpa memperhatikan lisensi, dan banyak hal-hal baik yang mereka lakukan dengan barang curian itu misalnya:

-melatih otak anak sejak di dalam kandungan dengan lagu klasik hasil curian

-mendengarkan lagu nasyid dengan tema agama, tapi media lagunya hasil curian

-merilekskan tubuh dengan hasil curian

2. Dengan tanpa bersalah mengunduh atau menkopi atau membajak film gratis tanpa memperhatikan lisensi dan banyak hal-hal baik yang mereka lakukan dengan barang curian itu misalnya:

-merilekskan tubuh dengan hasil curian

-menyenangkan dan mengajari anak dengan barang curian

3. Dengan tanpa bersalah mengunduh atau menkopi atau membajak perangkat lunak (software) gratis tanpa memperhatikan lisensi dan banyak hal-hal baik yang mereka lakukan dengan barang curian itu misalnya:

-mengerjakan kerjaan dengan hasil curian

-menyenangkan dan mengajari anak dengan barang curian

-merilekskan badan dengan barang curian

4. Dengan tanpa bersalah melakukan penipuan dengan melakukan percontekan

5. Dengan tanpa bersalah memakan uang dari hasil perbuatan mencuri

Mungkin yang jadi malas meneruskan membaca ini adalah orang-orang yang mencuri :). Berarti sebenarnya Anda tahu tapi mencoba tak mau tahu :). Coba suburkanlah bagian hati Anda yang tahu bahwa ini adalah sebuah dosa. Maka Tuhan akan membantu Anda untuk bertobat dengan semua ini.

Pertanyaan yang lama ada di benak gw, apakah semua perbuatan baik dengan barang curian akan membawa berkah…………..? gw ragu tentang itu, bisa jadi kita hanya akan menambah para pencuri baru di bangsa ini sehingga bisa jadi suburlah “budaya luhur” itu.

Para pencuri sering teriak maling pada koruptor padahal sesama pencuri hanya saja beda yang dicuri. Sering dengan dalih kan kecil…….. di agama gw segala perbuatan akan mendapat balasannya terlepas itu besar dan kecil karena besar dan kecil hanya bisa di justifikasi oleh Tuhan. Maka perbanyaklah vitamin Tuhan dalam diri kita.

Pada agama gw ada hadist berikut:
Dari Aisyah ra; sesungguhnya Usamah meminta pengampunan kepada Rasulullah saw. tentang seseorang yang mencuri, lalu Rasulullah bersabda; bahwasanya binasa orang-orang sebelum kamu disebabkan karena mereka melaksanakan hukuman hanya kepada orang-orang yang hina dan mereka tidak melaksanakannya kepada orang-orang bangsawan. Demi yang jiwaku dalam kekuasaanNya, jika seandainya Fatimah yang melakukannya, pasti aku potong tangannya. (HR. Bukhari)

Jadi tidak ada kompromi dengan pencurian.

Berikut adalah sebagian dari literatur yang gw baca dipandang dari agama gw:

(http://www.scribd.com/doc/46595096/Hukum-Islam)

Pencuri adalah orang yang mengambil harta atau benda orang lain dengan jalan diam-diam dan diambil dari tempat penyimpanannya. Pengertian yang dimaksud ada beberapa perilaku yang serupa tetapi tidak sama dengan pencuri. Hal ini tidak ada salahnya bila dikemukakan yaitu

1. Menipu.
Menipu adalah mengambil hak orang lain secara licik sehingga orang lain menderita kerugian.

2. Korupsi.
Korupsi adalah mengambil hak orang lain baik perorangan atau masyarakat dengan menggunakan kewenangan atau jabatan dan kekuasaannya.

3. Menyuap.
Menyuap yaitu seseorang memberi sesuatu baik dalam bentuk barang atau uang maupun lainnya kepada orang lain agar pemberi memperoleh keuntungan baik material atau moril sedangkan pemberiannya itu ada pihak lain yang dirugikan.

Mencuri adalah sebagian dari dosa besar. Orang yang mencuri wajib dihukum yaitu dipotong tangannya. Apabila ia mencuri untuk yang pertama kalinya maka dipotong tangannya yang kanan (dari pergelangan tangan sampai telapak tangan) bila mencuri kedua kalinya di potong kaki kirinya (dari ruas tumit), mencuri yang ketiga dipotong tangannya yang kiri, dan yang keempat, dipotong kakinya yang kanan, kalau ia masih juga mencuri maka ia harus dipenjarakan sampai tobat.

Di dalam agama pencurian adalah hal yang krusial karena bisa membinasakan banyak hal. Tidak ada di dalam kitab manapun kalau tidak punya atau tidak mampu membeli atau bahkan tidak mau membeli boleh mencuri. Penilaian Tuhan hanya 2 yaitu dosa atau pahala.

Apakah gw gak pernah mencuri? Yes I’m a thief. Tapi sekarang aku mencoba sekuat tenaga meminimalisir itu semua dan Insya Allah rejekinya berkah. Mata, telinga, dan perut ini diminimalisir dari segala racun barang curian. Semoga yang membaca tulisan ini dibantu Tuhan untuk bertobat. Aamiin.

Bisa jadi Tuhan mengurangkan rejeki yang harusnya kita terima dengan biaya barang yang kita curi beserta denda seharga tangan dan kaki kita, maka jika tidak ada niat memperbaiki bisa jadi kita akan terus mencuri dan rejeki kita terus dipotong :).

Iklan