Menanam Kamboja Jepun Bali (Plumeria) Beserta Kendalanya

Bismillahirrahmanirrahim…

Sekarang saya sedang ingin berbagi bagaimana menanam kamboja Jepun Bali atau sering disebut Plumeria. Karena ketika awal mencoba menanam, saat mencari-cari sumber tidak menemukan yang detail πŸ˜€ . Anak saya pernah bertanya, “kenapa Ibu jadi suka bunga yang biasa ditanam di kuburan”, saya jawab “agar kita selalu mengingat mati”. Semua manusia pasti mati bukan, jangan sampai kita berpikir kita tidak akan mati πŸ™‚ .

 

Plumeria Ungu

 

Plumeria Pink Valentine

 

Plumeria Salmon Brown

Saya pikir Plumeria bunga yang indah dan beberapa jenisnya berbau harum bisa untuk pewangi halaman rumah alami. Entahlah tiba-tiba jadi suka saja dan ingin mencoba menanam. Awalnya saya beli stek Plumeria di toko online. Toko online recommended ada di https://www.bukalapak.com/u/buana12345, biasanya dapat harga yang cukup murah (Rp. 15.000 – Rp. 100.000 tergantung jenisnya, semakin mahal biasanya jenisnya semakin langka dan tingkat hidupnya lebih rendah), kualitas stek cukup baik dan panjang di toko ini πŸ˜€ (biasanya 30 cm ke atas), bahkan kadang kalau beli banyak dikasih bonus. Di toko lain bisa jadi mendapat stek yang lebih pendek, atau juga panjang.

Plumeria dapat ditanam dengan cara menanam stek langsung atau disambung dengan tanaman Plumeria lain.

Stek

Untuk melakukan stek pada Plumeria hal yang utama adalah memberikan perangsang akar pada batang bawah plumeria. Saya menggunakan perangsang akar root-up seperti pada gambar dibawah ini.

root-up obat perangsang akar pada stek

Stek plumeria sebaiknya dipangkas daunnya hingga tinggal minimalis agar tidak mengambil banyak makanan di dalam batang yang belum berakar. Pangkas juga jika ada bakal bunga pada tunas. Bersihkan getahnya hingga tidak mengalir lagi.

1. root-up ini dicampur air sedikit sampai menjadi pasta,
2. pasta dioleskan di bagian bawah stek Plumeria (sisi yang bukan tunas),
3. tunggu kering.

Media tanam sebaiknya menggunakan sekam bakar agar air dapat mengalir lebih lancar di media tanam, sehingga tidak terlalu lembab yang membuat stek Plumeria menjadi busuk sebelum tumbuh akar.

4. Tanam stek Plumeria pada media tanam dan akan baik jika di bagian atas tanah diberi batu agar dapat menopang stek Plumeria agar tidak jatuh, jangan lupa disiram,

5. Waktu tunggu untuk akar muncul adalah sekitar 1-2 bulan. Biasanya daun muda akan mulai berkembang walau akar belum tumbuh, akar yang tumbuh awal-awal ketika masih pendek sifatnya sangat rentan dan mudah putus, maka perlu berhati-hati jika hendak mengorek tanah guna melihat apakah akar sudah tumbuh atau belum.

 

Penanaman Stek

 

Kendala dari stek adalah

1. stek busuk karena media tanam lembab, biasanya karena kehujanan atau terlalu banyak penyiraman, sebaiknya ditaman di tempat yang tidak kena hujan namun masih terkena sinar matahari dan penyiraman dilakukan ketika media tanam agak kering. Oleh karena itu perlu diperiksa sekitar 3 hari sekali untuk menekan stek pada bagian yang dekat tanah, biasanya jika mulai busuk pada bagian ini sebaiknya stek langsung diangkat dan dipotong bagian busuknya, karena bagian busuk tidak bisa diselamatkan, dan untuk stek yang tersisa diulang kembali proses penanaman seperti sebelumnya. Pastikan memotong semua bagian busuk, karena jika masih tersisa maka akan membuat busuk sisa stek yang masih baik.

2. stek busuk karena kurang air, stek yang kurang air atau penyiraman akan busuk pada bagian atas stek, di bagian yang ada tunasnya, jika bagian ini busuk, maka stek tidak lagi dapat diselamatkan.

3. akar tidak juga tumbuh, jika sudah sebulanan akar tidak juga tumbuh, maka bisa diambil steknya, dicuci bagian bawahnya dan diberi root-up lagi lebih tebal seperti cara sebelumnya, kemudian ditaman kembali.

Karena busuk hanya bisa diselamatkan dengan dipotong, maka itulah pentingnya mendapat stek plumeria yang panjang πŸ˜€ . Ada beberapa toko online yang menjual stek pendek, itu biasanya bukan untuk stek tanam, namun untuk penyambungan. Bahkan tanaman Plumeria yang sudah berakar pun bisa busuk jika belum terlalu kuat.

Dari pengalaman saya menanam dengan stek ini risikonya lebih tinggi, jadi lebih baik kalau masih percobaan jangan beli stek yang bagus, namun coba minta stek saja dari pemakaman πŸ˜€ . Kalau ketemu yang jaga makam, tinggal bilang, biasanya sih dikasih πŸ˜€ . Jangan lupa bawa cutter/pisau dan plastik, karena getahnya banyak πŸ˜€ .

Penyambungan

Penyambungan risikonya ada, namun tidak setinggi stek. Penyambungan bisa dengan membeli pohon Plumeria yang murah yang sudah ada akarnya, kemudian cari yang punya banyak cabang agar bisa disambung banyak pula. Saya beli pohon Plumeria dengan harga Rp. 25.000 – Rp. 50.000 untuk pohon setinggi 1 meteran dengan banyak cabang atau jika tidak ingin membeli, bisa meminta stek di pemakaman untuk ditanam hingga tumbuh akar, kemudian dipakai untuk penyambungan. Jangan lupa sisakan cabang yang berdaun dari pohon yang disambung agar pohon tidak mati, jadi jangan semua cabang dipakai menyambung, atau bisa juga bergantian, jika sudah ada yang sudah jadi sambungannya baru digunakan untuk menyambung bagian cabang pohon yang ada daunnya tadi.

Penyambungan bisa dilakukan dengan beberapa cara sambungan, namun dari yang saya baca yang risiko gagalnya lebih rendah adalah penyambungan dengan bentuk V. Panjang kedalaman dari potongan V ini sekitar 7-10 cm, jangan terlalu pendek, karena akan memperbesar risiko gagal. Pilih batang bawah yang seukuran dan masih berusia muda dan belum berkayu agar dapat menyambung dengan baik. Jika sudah berkayu kemungkinan berhasil lebih rendah.

Pada saat melakukan penyambungan, tekan agak kuat stek masuk pada cabang pohon yang dibelah agar posisi stek bisa menempel. Stek harus menempel pada cabang pohon agar bisa berhasil. Oleh karena itu perlu diikat kuat agar menempel dengan baik. Sambungan ini tidak boleh terkena air jika belum jadi, bisa ditutup plastik atau isolasi dengan tetap memberi lubang udara. Jika tidak ada lubang udara maka sambungan akan menjadi lembab dan bisa menjadi busuk. Menyiram tanamannya dari bawah saja disiramkan di pot, bukan dari atas dan jangan diletakkan di tempat yang terkena hujan namun masih terkena sinar matahari. Sambungan akan menempel dalam waktu 1 bulan, jika dalam waktu satu bulan tidak menempel atau cabang atas atau bagian bawah stek busuk, berarti penyambungan gagal, periksa berkala dengan menekan cabang pohon dan stek yang disambung untuk memeriksa apakah terjadi busuk atau tidak dan selamatkan yang masih bisa diselamatkan jika terjadi busuk πŸ˜€ . Potong bagian yang busuk dan mulai penyambungan kembali. Ada kalanya jika sudah sekitar 1 bulan plastik/isolasi pembungkus sambungan dilepas, karena terkadang ada hewan kecil-kecil (seperti semut hitam) yang menjadikannya sarang sehingga risiko busuk bisa terjadi. Ada juga salep okulasi atau grafting compound/wax/sealant untuk menutup luka sambungan agar lebih tertutup baik, namun harganya agak mahal paling murah import dari Itali harga sekitar Rp. 175.000 (200 gram) namanya Zapi. Aplikasinya tinggal dioles pada luka sambungan ketika getah sudah tidak menetes sehingga lebih aman dari serangan serangga. Zapi ini mengandung anti jamur sehingga risiko busuk karena jamur dapat diminimalisir. Zapi bisa dibeli disini https://www.tokopedia.com/irene-zakky56/grafting-compound-sealant-okulasi-merk-zapi-made-in-italy-200-gram.

Salep Okulasi/Grafting Compound/Wax/Sealant

 

Sambungan yang sudah jadi

 

Sambungan yang sudah jadi

 

Pohon seharga Rp. 50.000 dengan banyak cabang yang saya beli dan sudah disambung beberapa stek

 

Pohon seharga Rp. 25.000 dengan beberapa cabang yang sudah disambung stek

 

Sambungan baru yang diikat kuat dan diisolasi dengan lubang udara melindungi dari air

 

Sambungan baru yang diikat kuat dan ditutup isolasi dengan lubang udara

 

Beberapa sambungan baru dan lama

 

Panjang stek

 

Kedalaman potongan V

Jika ingin menanam dari biji juga bisa, banyak toko online yang menjual biji Plumeria, namun diperlukan waktu yang panjang dan belum tentu biji dapat tumbuh. Semoga bermanfaat πŸ™‚ .

Iklan
By hariiniadalahhadiah Posted in Hobi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s