Perjuangan Seekor Kucing untuk Hidup

Bismillahirrahmanirrahim…

Kami memelihara seekor kucing yang kami beri nama Bocol (Bocah Cocol Mayonaise). Kucing ini baik, tidak banyak tingkah, sehingga kami mempercayakan dia berada di dalam rumah karena tidak berbuat kerusakan seperti beberapa kucing yang kami rescue. Bocol dibawa anak-anak kompleks ke rumah kami karena ditinggal mati ibunya. Ini Bocol saat baru datang. Matanya banyak berair, sepertinya masih cengeng.

Bocol baru datang, hanya sebesar tangan manusia

Bocol pakai sweater dari kaos kaki, biar tidak kedinginan

Bocol agak gedean

Namun ada saat dimana Bocol tiba-tiba sakit, suka menyendiri, nafsu makan berkurang, kemudian panas tinggi (sampai hampir 40 derajat). Mulailah Bocol sampai 4 kali dibawa ke dokter dengan dua dokter berbeda serta sempat diinfus dua kali. Terakhir diduga terkena virus panleu atau calici, namun setelah dites negatif (biaya tes Rp. 200.000). Setelah panasnya turun (dengan konsumsi antibiotik dan vitamin), Bocol menjadi lumpuh, semakin hari semakin kaku semua tubuhnya. Kami dan Bocol berjuang membuatnya tetap hidup dengan memberi makan melalui srynge atau suntikan tanpa jarum.

Contoh Srynge

Makanan kucingnya harus yang halus agar tidak macet saat disuapkan, kami memakai Royal Canin Recovery. Perjuangan kami dan Bocol berlangsung sampai 3-4 bulan lamanya. Ada kondisi dimana Bocol hanya bisa menggerakkan matanya. Sedih sekali. BAB dan BAK di tempat tidurnya.

Royal Canin Recovery

 

Bocol Sebelum Sakit

Bocol Sebelum Sakit

Bocol saat Lumpuh dan ototnya kaku

Bocol mulai bisa menyanggah badannya

Bocol mulai agak membaik, namun matanya mulai terkadang jadi juling

Tumor di punggung Bocol

Bocol saat ini

Sampai akhirnya kami sudah melepaskan apapun yang terjadi pada Bocol. Saya mencoba melakukan pijat refleksi pada Bocol dengan olesan sedikit minyak tawon. Dan hasilnya Bocol mulai membaik dan mampu menggerakkan tubuhnya…. Saat ini Bocol sudah bisa berjalan walau masih sering jatuh-jatuh… namun ini menggembirakan. Ujian Bocol tidak berhenti sampai disitu, saat ini Bocol terkena tumor di punggungnya. Kami mencoba mengobati dengan obat herbal campuran ekstrak kulit manggis dan daun sirsak. Tumor di punggung Bocol mulai mengecil.

Bisa dibayangkan seekor kucing berjuang bertahan dengan semua penyakitnya… selalu ada harapan… πŸ™‚ Lekas sehat ya Bocol… Kucing baik.

 

Update:

RIP Bocol pada hari Senin 11 Juni 2018. Kami sedang mudik dan Bocol tidak mau makan kemudian muntah kemudian meninggal. Mbak di rumah yang dititipi tidak paham bagaimana pertolongan pertama pada kucing. Maafkan kami Bocol, terima kasih untuk semua momen indah yang diberikan Bocol, sekarang sudah tidak sakit lagi, bahagia ya disana. Padahal didera ujian penyakit bertubi-tubi dia bertahan, akhirnya sudah selesai. Semua yang hidup pasti mati. (Malam minggu sebelumnya saya bermimpi Bocol meninggal, ternyata memang meninggal sungguhan. Mungkin dia pamit, dan dalam mimpi itu, dia tidak marah kepada kami.)

Iklan

Kucing yang Pernah Singgah

Bismillahirrahmanirrahim….

Sejak tahun lalu (2017) kami jadi senang berinteraksi dengan kucing-kucing. Saya sesungguhnya awalnya tidak suka kucing, mereka sering merusak plastik sampah yang saya taruh di depan rumah, masalahnya tukang bersih (yang mengambil sampah) tidak mau mengambil sampah jika berceceran… jadi dulu saya tidak suka kucing πŸ˜€ …. sampai pada suatu hari saya berpikir, mengapa kucing-kucing itu mengorek sampah, tidak bisakah itu dihindari. Dari baca-baca di internet… ternyata alasannya… mereka lapar 😦 …. dan mulailah kami senang memberi makan kucing, mereka bisa singgah untuk makan, atau tidur di halaman atau di saung kami sehingga bisa mengurangi kucing yang mengorek sampah. Rejeki sudah diatur dengan pandai oleh Tuhan yang Maha Kaya. Tulisannya ini untuk mengenang para kucing yang pernah singgah, diantaranya:

1. Abu – Sudah Meninggal

Abu ini kucing jantan yang baik dan ribut. Kalau minta makan suaranya nyaring πŸ˜€ ….. tapi tidak nakal. Dia suka tidur di saung kami. Sampai suatu hari Abu tidak pulang lagi. Selamat jalan Abu, kami yakin Tuhan menyayangimu.

Abu

2. Ibu Hamil

Kami menyebutnya Ibu Hamil, karena dia sudah berkali-kali beranak. Kucing ini agak galak. Ibu Hamil jarang ke rumah kami, mungkin karena suka berpetualang.

Ibu Hamil

3. Orange – Sudah Meninggal

Orange ini sebenarnya anak Ibu Hamil, dulu sering datang ke rumah kami, agak galak. Namun sudah meninggal ketika anaknya masih kecil. Menurut kabar, ketabrak. Selamat jalan Orange.

Orange Betina

4. Baron

Baron kucing jantan yang sabar, suaranya tidak terlalu keras, tapi sabar sekali. Kalau ada kucing lain masih makan, Baron mau mengantri. Kadang masih suka ke rumah kami. Namun sepertinya usianya sudah tua.

Baron

5. Prem-an – Sudah Meninggal

Prem-an tidak ada fotonya. Kenapa namanya Prem, karena suka bandel sekali, berkelahi, naik-naik rumah. Namun ada suatu hari dia kena flu, sehingga ingusnya yang mengering menutup hidungnya, dan dia agak sesak nafas. Namun datang ke rumah kami. Saya tidak tega, akhirnya saya bersihkan mukanya dengan air hangat (walau baunya sangat bau sekali). Saya kandangkan dan besoknya saya panggil dokter yang bisa dipanggil ke rumah, ketemu Dokter Teddy dari jalan Pesantren Cimahi. Si Prem disuntik, dan diberikan obat untuk diberikan berkala. Kata dokter kemungkinan hidupnya kecil. Kalau malam kandangnya diminta diberi lampu agar hangat. Saya letakkan kandang di dekat saung. Ternyata setelah 2 hari Si Prem sehat dan saya lepaskan. Si Prem sudah lama tidak datang lagi ke rumah, sepertinya sudah meninggal. Sehat selalu ya Prem disana.

6. Chubby

Chubby ini sebenarnya kucing betina milik tetangga, namun suka berkunjung ke rumah kami cari makan. (RIP Chubby karena keguguran, itulah mengapa saya pro steril, tetangga bilang kalau punya anak dan kebanyakan, anaknya dibuang, mereka itu kan bernyawa, bisa merasakan)

Chubby

7. Noodle

Noodle ini kucing betina milik tetangga, namun kadang main ke rumah kami untuk cari camilan.

Noodle

8. Maccaron 1
9. Maccaron 2

Maccaron 1 dan 2 ini kucing jantan yangΒ  bersaudara, karena mirip sekali kami tidak bisa membedakan πŸ˜€ … jadi ya sudahlah, semua dipanggil Maccaron

Si Ganteng Maccaron

10. Bolly 1

Bolly 1 ini kami tidak punya fotonya, kucing jantan warna putih milik tetangga, kadang main ke rumah kami. Tapi sekarang sudah tidak ada, entah meninggal atau diasuh orang lain.

11. Bolly

Bolly ini kucing betina kecil pertama yang kami rescue dapat dari kampus UPI. Bolly ini kucing yang lincah dan pintar sekali, karena sekali diajari pup dan pee di pasir langsung bisa. Sekarang sudah besar dan jarang pulang, sepertinya ada tetangga yang mengasuh Bolly dan Bolly lebih suka disana. Bolly kucing yang sudah steril (ikut bakti sosial peduli kucing di Gloria Vet Setra Sari), jadi tidak khawatir melahirkan anak yang tidak bisa diasuh, lalu biasanya dibuang atau ketabrak.

Bolly waktu baru di-rescue

Bolly kedinginan, pakai selimut

Bolly habis steril

Bolly udah gede

12. Molly 1 – Sudah Meninggal

Molly 1 ini kucing betina yang ketemu di kampus, kurus sekali. Molly kami rescue dalam kondisi flu dan cacingan berat. Saya juga panggilkan dokter Teddy untuk Molly,Β  namun tidak tertolong. Bahkan setelah disuntik cacing besar-besar keluar melalui kotorannya. Molly hanya hidup 4 hari bersama kami. Kami tidak punya fotonya. Bahagia disana ya Mol, tidak ada rasa sakit lagi.

13. Molly – Sudah Meninggal

Molly yang ini adalah kucing betina yang kami rescue untuk menemani Bolly yang kami minta tolong abang Gojek dengan layanan Gosend ke daerah Dipati Ukur, abangnya bersedia. Berbeda dengan Bolly, Molly ini sulit sekali diajari pup dan pee di tempat yang benar. Akhirnya terpaksa banyak kami kandangkan sampai waktunya habis steril. Molly steril bareng Bolly. Setelah steril kalau makan Molly suka pulang, namun sering tidur di rumah tetangga, dan syukurnya tetangga tidak keberatan. Sampai suatu hari Molly tidak pulang 3 hari untuk minta makan, maka saya tanyakan ke tetangga, ternyata Molly sakit.. dan beberapa hari kemudian Molly meninggal. Selamat jalan Momol.

Molly dan Bolly kecil sedang main

Bolly Molly

Molly remaja yang cantik

Molly dan Bolly… Yin dan Yang

14. Bapaknya Anak-anak Kucing Kak Iqbal

Ini kucing jantan tetangga yang suka berkunjung sekeluarga bersama istri dan anak-anaknya πŸ˜€ …

15. Istri kucing Kak Iqbal

Istri kucing kak Iqbal

16. Anak kucing Kak Iqbal 1

Anak kucing kak Iqbal

17. Anak kucing Kak Iqbal 2

Bapak Anak

18. Bocol (Bocah Cocol Mayonaise, dipanggil Bocol) – Sudah Meninggal

Ini kucing betina kesayangan, hobinya grooming (mandi dengan menjilat menggunakan air liurnya yang anti septik alami). Bocol ini anaknya Orange betina, karena ibunya meninggal, anak-anak kompleks membawa Bocol ke rumah kami, dan kami asuh hingga sekarang. Bocol juga sudah steril di bakti sosial di Gloria Vet Setra Sari.

Bocol baru datang, hanya sebesar tangan manusia

Bocol pakai sweater dari kaos kaki, biar tidak kedinginan

Bocol agak gedean

Bocol sudah gede

Update:

RIP Bocol pada hari Senin 11 Juni 2018. Kami sedang mudik dan Bocol tidak mau makan kemudian muntah kemudian meninggal. Mbak di rumah yang dititipi tidak paham bagaimana pertolongan pertama pada kucing. Maafkan kami Bocol, terima kasih untuk semua momen indah yang diberikan Bocol, sekarang sudah tidak sakit lagi. Padahal didera ujian penyakit bertubi-tubi dia bertahan (perjuangan seekor kucing), akhirnya sudah selesai. Semua yang hidup pasti mati. (Malam minggu sebelumnya saya bermimpi Bocol meninggal, ternyata memang meninggal sungguhan.)

 

19. Bayi Kuning – 2 ekor – Sudah Meninggal

Kami menemukan dua bayi kecil laki dan perempuan di dekat sebuah warung, lalu kami rescue namun satu dari mereka hanya bertahan 1 minggu dan yang jantan bertahan 1 bulan. Merawat yang terlalu bayi dan masih hanya menyusu memang tidak mudah. Kami belum pernah berhasil. Maka di tulisan ini saya sertakan sharing dari teman jauh setelah bayi kuning meninggal. Kalian tidak usah nangis lagi sekarang, selamat jalan.

Bayi Kuning

Bayi Kuning lagi bobok

20. Popok

Popok ini kucing betina nemu di got waktu perjalanan pulang saya dari kampus. Popok kucing yang baik, tidak pemarah. Popok juga sudah steril bareng Bocol.

Popok lagi ngapain?

 

Popok

Popok dan Bocol

Popok Kecil

21. Titil – Sudah Meninggal

Titil ini anak kucing betina yang masih bayi, dibawa anak-anak kompleks untuk kami asuh, namun hanya bertahan seminggu.Selamat jalan Titil, sudah tidak perlu menangis lagi.

Titil

22. Yellow

Yellow adalah kucing jantan yang pernah singgah di rumah kami, namun sudah lama tidak tahu lagi kabarnya. Dimana kamu Yellow?

 

Yellow – Baron – Maccaron mengantri makanan

23. Garfield

Garfield ini kucing jantan warna putih kuning, kadang datang ke rumah kami untuk makan. Kami tidak punya fotonya.

24. Item Putih

Item Putih ini kucing jantan yang suka keluyuran, suka berantem πŸ˜€ …

Item Putih

25. Item

Item ini kucing ras jantan yang ditinggal pemiliknya pindah ke Cirebon kabarnya. Jadilah dia suka tinggal dan tidur di saung kami.

Item

26. Ketan

Ketan ini kucing jantan yang diduga anak dari Item dan Noodle… karena suaranya kecil mirip Item, dan kadang bengek juga. Ketan ini buandel.. berapa tanaman yang sudah dirusaknya… ketan…ketan…

Ketan kecil

Ketan kecil

27. Penyanyi

Penyanyi ini kucing jantan yang dulu pas pertama datang hobinya mengoceh, makanya kami kasih nama Penyanyi.

Penyanyi

Penyanyi

28. Pipi Piyau

Pipi Piyau ini kucing kecil jantan yang dibawa anak-anak kompleks ke rumah kami. Saudaranya mati ketabrak. Pipi kucing yang ribut dan suaranya suka seperti piyau piyau, makanya kami kasih nama Pipi Piyau. Pas awal dia kalau ketemu kucing lain langsung teriak sambil ketakutan, namun setelah kami asuh sudah tidak lagi. Kami asuh beberapa minggu, namun pas suatu hari Pipi main keluar, tiba-tiba sudah tidak pulang lagi. Kemana kamu Pi?

Pipi Piyau

Pipi Piyau bobok

Wajah Pipi Piyau

29. Kucing Kecil Mata Sakit – Sudah Meninggal

Pernah ada kucing kecil kuning datang ke rumah, matanya bengkak, saya obati, saya beri makan, namun dia kemudian pergi dan tidak pernah kembali.

30. Kucing teriak-teriak mirip Abu – Sudah Meninggal

Pernah ada kucing kecil mirip Abu, kalau ketemu kucing lain suka teriak-teriak, dia datang beberapa hari ke rumah kami, namun setelah itu tidak lagi.

31. Orange laki-laki

Orange ini kucing jantan yang suka sekali kadang singgah untuk minum air kolam, makan, dan tidur.

Orange Jantan

Orange Berpose

 

32. Ucrit

Ucrit ini kucing kecil betina yang kadang main ke rumah kami untuk makan.

33. Asep

Kucing jantan kecil ini datang ke depan rumah dalam keadaan sakit, akhirnya di-rescue dan akhirnya setelah sebulan dirawat sudah main di depan rumah. (RIP Asep, 26 Agustus 2018, ditabrak orang tidak bertanggungjawab dan membiarkannya di jalanan tanpa menguburnya).

Asep Kecil

Asep sudah ganteng

Asep sudah ganteng

34. Cici

Cici kucing betina kecil dibawa anak-anak kerumah, namun badannya cukup kuat, sehingga sudah bisa dilepas di depan rumah untuk tidur dan bermain.

Cici

Cici

35. Unis

Kucing ini dibuang di got sama tetangga, lalu diambil anak saya. Sekarang suka main di depan rumah, tadinya temannya Asep. Sekarang sudah tidak ada teman main lagi ya nis.

Kenangan Unis dan Asep

 

Kenangan Unis dan Asep

 

Kenangan Unis dan Asep

 

Unis (kadang dipanggil Uun)

Selain di rumah, saya di kampus juga memberi makan beberapa kucing. Berikut yang pernah rutin saya beri makan kalau sedang ke kampus dan ketemu mereka:
1. Kucing kuning yang agak pincang

Ini suka menunggu di depan gedung JICA UPI. Kucing jantan berwarna putih kuning dan agak pincang, badannya kurus, namun sudah lama saya tidak melihatnya lagi.

2. Bella 1 dan anaknya

Di gedung GIK UPI pernah ada kucing betina dan anaknya, saya beri nama dia Bella. Saya sering beri makan saat itu, sampai suatu hari saya tidak lagi melihat Bella, ternyata sudah dipindahkan ke pasar dekat kampus karena Bella dan anaknya pup di kelas beberapa kali.

3. Bella Bebel

Ada kucing betina yang sering menunggu di depan Gedung JICA, saya kasih nama dia Bella Bebel πŸ˜€

Bella Bebel

Tengoklah sikit Bel… serius pisan makannya

Wajah Bebel

Wajah Bebel lagi… meong minta makan

 

4. Kucing Abu Putih

Ada dua kucing putih abu jantan yang pernah saya beri makan di sekitar Gedung JICA UPI.

 

5. Kucing Betina yang suka ke Laboratorium RPL

Kucing ini suka minta makan datang ke laboratorium di UPI, kadang juga tidur di lab. Dan tentu saja kalau saya balik saya keluarkan dari lab, “Ucing bangung, ayo keluar… nanti kamu kekunci” πŸ˜€

Kucing yang suka ke lab RPL

 

Dan ada beberapa lagi yang saya tidak ingat pasti.

 

Rescue/Merawat Bayi Kucing

Berikut adalah sharing dari salah satu rekan yang cat lover jika menyelamatkan bayi kucing yang masih menyusu pada induknya, namun induknya tidak bisa menyusui:

Share ulang buaat saya sendiri jg…yg sering bangeet nemu bayi2 Bila menemukan bayi kucing tanpa indukan :

1. Jangan dikasih susu GROWSSY atau susu kucing apa pun yg harga 5000 ya, karena bakalan mencret. Bayi kucing kalo sudah mencret susah benerinnya..

2. Alternatif susu:
a. Susu kucing Royal Canin
b. Susu kucing PetAg
c. Susu kucing Top Growth
d. Susu manusia SGM LLM
e. Susu manusia Bear Brand

3. Kalo sudah cocok susunya (pup tidak mencret), jangan diganti ya susunya

4. Kasih alas kain yg tebal supaya hangat.

5. Kalo ada boneka atau karpet berbulu untuk pengganti bulu induk.

6. Menyusui posisi kaki bayi di bawah ya (tengkurap), jangan posisi kaki di atas (telentang), utk mencegah tersedak.

7. Kalo memberikan susu pake spet (suntikan 1 ml), spetkan dari arah samping mulut ya, bukan dari arah depan.

8. Upayakan suhu tubuh bayi tetap hangat.

9. Sediakan Pedialyte (oralit utk bayi) di rumah. Kalo bayi MULAI mencret, bisa spetkan pedialyte 2-3 ml.

10. Kalau mencret semakin parah, segera bawa ke dokter hewan.

11. Masukkan botol aqua yg sudah di isi air hangat dan di bungkus kain tipis, utk di letakkan dekat si bayi kucing, supaya mereka tidak kedinginan atau bisa juga di kasih lampu (supaya tidak kedinginan)

12. Setelah kenyang minum susu, usap2 bokong bayi kucingnya dgn kapas yg telah di rendam air hangat, utk merangsang mereka pipis dan BAB (sebagai pengganti jilatan induk nya)

 

Dari FB Komunitas Pencinta Kucing:

JENIS OBAT & VITAMIN UNTUK KUCING

OBAT MENCRET & DIARE
1. New Diatab : Membantu memperbaiki/mengeraskan Feses
2. Neo Asta (Pectin & Kaolin) : Melapisi dinding usus
3. Buscopam 10 mg : Memperlambat gerak peristaltik usus
4. Fenbendazole (Panacur / Safe-Guard)
Obat yang ampuh untuk menyembuhkan kasus diare pada kucing yang disebabkan oleh parasit (Giardia). Panacur aman digunakan untuk kitten minimal umur 6 minggu.
Dosis : 50mg/kg setiap hari terus menerus sampai dengan 3 hari.

Nb : Untuk mengatasi Dehidrasi pada Kucing karena Diare Gunakan Oralit, Pocari Sweat, Pedialyte

OBAT FLU
1. Sakamycetin Sirup
Dosis Kitten : 2 x 0.5 cc (Selang 6-8 Jam)
Dosis Dewasa : 2 x 1 cc (Selang 6-8 Jam)
2. Intramycetin Sirup
Dosis Kitten : 2 x 0.5 cc (Selang 6-8 Jam)
Dosis Dewasa : 2 x 1 cc (Selang 6-8 Jam)

OBAT MUNTAH
1. Vornipam
2. Pepcid Ac (Farmotidine)
Nb : Kedua Obat itu untuk mengurangi Asam Lambung
Dosis : 1/4 Untuk Kitten, 1/2 Untuk Dewasa

OBAT LUKA
1. Chloramfecort-H (Chloramfenicol 20mg)
2. Kalimicetin (Chloramfenicol 20mg)

OBAT CACING
1. Combantrin
a. Tablet
Dosis1/4 Kitten, 1/2 Dewasa
b. Sirup Vanila
Dosis Kitten 0.25 cc (1-3x Sebulan)
Dosis Kitten 0.5 cc (1-3x Sebulan)
c. Sirup Lemon
Dosis Kitten 0.5 cc (1-3x Sebulan)
Dosis Kitten 1 cc (1-3x Sebulan)

NB : Combantrin Sirup 1 cc untuk 2.5 Kg

2. Drontal Cat/Drontal Plus Tablet
Dosis : Diberikan 2-3x dengan selang waktu 3-4 Minggu

NB : 1 Tablet untuk 4 Kg

3. Erliworm Tablet/Liquid
Dosis : Disesuaikan dengan Anjuran Dokter

4. Vermox Tablet
Dosis : 10-60 mg per Kg (Normalnya 30 mg)

OBAT ANTIBIOTIK
1. Amoxicilin
Untuk mengatasi Pneumonia, Infeksi Saluran Kandung Kemih, Infeksi mulut, Infeksi parasit seperti Tungau dan Ringworms pada Kucing, Infeksi Tulang karena Patah, Infeksi karena Luka Lama atau Baru
Dosis : 10-20 mg per kg berat badan kucing (2x Sehari dengan selang waktu 12 Jam)

2. Ottoprim
Untuk mengatasi diare krn parasit, infeksi saluran kencing, pneumonia, dll
Dosis : 25 mg per kg berat badan kucing (1x Sehari)

3. Dosis Flagyl (Metronidazole)
Untuk mencegah infeksi sekunder yang terjadi akibat perlukaan pada pencernaan seperti Diare yang disebabkan bakteri Anaerob, Infeksi biasanya disebabkan Cacing
Dosis : 10-60 mg per kg berat badan kucing, Normalnya 30 mg/kg (2 x Sehari)

4. Albon (Sulfadimethoxine)
Untuk pengobatan infeksi bakterial coccidia yg mengakibatkan masalah Pencernaan Kucing (coccidiosis).
Dosis : 55mg/kg berat badan kucing di hari pertama, & setelah selang 24 jam kemudian dosisnya diturunkan jadi 27.5mg/kg.

5. Cephalexin/Cefadroxil (Keflex, Cefa-Drops, Cefa-Tabs)
Salah satu jenis antibiotik yang aman untuk binatang (bahkan untuk kucing hamil & menyusui), dan merupakan antibiotik dengan spectrum yang luas untuk pengobatan Infeksi Saluran Pencernaan, Infeksi Reproduksi, Infeksi karena Luka.
Dosis : 22mg/kg setiap per hari

6. Gentocin Eye Drops
Digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri pada mata maupun telinga.
Dosis : 1-2 tetes pada mata/telinga (3-4 kali sehari)

Nb : Kelebihan Dosis antibiotik dapat membuat Kucing Demam, Susah Tidur, Nyeri Perut, dan yang terparah Anemia, Kerusakan Ginjal dan Hati. (Untuk mencegahnya lebih baik Konsultasi ke Dokter Hewan/Vet terlebih dulu)

VITAMIN
1. Nutriplus Gel
2. Vitagel
3. Curcuma Plus
Untuk menambah nafsu makan
Dosis :
Kucing Dewasa : 1 cc perhari
Kitten : 0 5 cc perhari
4. Stimuno
Untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh
Dosis : 0.5 CC perhari utk kucing dewasa. Tingkatkan dosis apabila sudah terbiasa dan tidak mencret.
5. Curcuma Plus Imuns
Gabungan dari Curcuma plus dan Stimuno
Dosis :
Dewasa : 1cc perhari
Kitten : 0.5 cc perhari
6. Cyproheptadine (Periactin)
Adalah antihistamine yang digunakan pada kasus alergi atau asma pada manusia, akan tetapi untuk kucing ternyata mempunyai pengaruh yang bagus sebagai penambah nafsu makan (appetite simultant)
Dosis :
Dewasa : 1-4 mg/kg (1-2x sehari)
Kitten : 0.35 – 1 mg/kg 1-2x sehari)
7. Vitamin B12
Untuk menstimulasi nafsu makan, memperbaiki pergantian energi, & memperbaiki pencernaan makanan. Kelebihan dosis vitamin ini tidaklah berbahaya dan akan dibuang melalui urine
8. Vitamin E
Untuk penambah stamina dan nafsu Makan pada Kucing Jantan
Untuk mempercepat masa birahi dan tahan lama untuk Kucing Betina

OBAT SAKIT MATA
1. Erlamycetin
2. Cendo Penicol
3. Salep Mata Kemycetin
4. Salep Mata Terramycin
5. Gentamicin
6. Garamicin
7. Tera Cotril (khusus penyakit mata Clamedia)

OBAT KUTU, GATAL, JAMUR
1. Sabun Dermasep (15% Sulfur)
2. Shampo Machicko Flea & Thick
3. Suntikan Ivermectin
4. Suntikan Doramectin
5. Salep Dermaral
6. Salep Bonti
7. Amitras
8. Bedak Doris
9. Chyper Killer
10. Ketoconazole / Nizoral (Janssen)
11. Sporonox (Itraconazole)
12. Obat Herbal (Daun Sirih)

OBAT UNTUK KUCING HAMIL & MENYUSUI
Oxytocin
Untuk membantu mempermudah kontraksi pd kucing yg akan melahirkan / menstimulasi produksi susu.
Dosis :
Untuk menstimulasi kontraksi uterine: 2.5 – 5 Units IM atau IV
Untuk menstimulasi produksi susu: 1-3 units IM
Untuk membersihkan plasenta yang tertinggal: 0.5 – 3 units

By hariiniadalahhadiah Posted in Love

Forgiving is The Cure for Our Soul

Bismillah… berbagi itu membahagiakan :).

Saya dibesarkan di keluarga yang mungkin “sedikit” kaku. Dimana sering penyelesaian suatu masalah itu adalah dengan amarah. Ada dua sisi yang berbeda di usiaku yang waktu itu menginjak belasan. Bapakku sering memberiku kesederhanaan tentang makna hidup. Namun Bapak orangnya pendiam, maka yang dominan adalah asuhan dari Ibuku yang lebih kaku dibanding Bapak. Saat usiaku 16 Tahun, Bapakku dipanggil Sang Pencipta karena sakit hepatitis yang sudah parah. Saya sempat mengalami masa-masa “mencari Tuhan”… waktu yang panjang :). Bahkan sampai sekarang pun saya terus mencari Tuhan…. dan banyak menemukan keagungan Allah.

Hidup ini sebenarnya sangat sederhana sahabat. Terkadang tidak perlu terlalu banyak keinginan seperti orang lain, apalagi menginginkan posisi orang lain. Karena kita bukan orang lain, skenario hidup kita juga berbeda dibanding orang lain. Allah tidak bermain dadu dalam membuat semua skenario bukan? Allah tidak ngawur dalam membuat keputusan bukan?

Dan keindahan hidup kita terletak pada jiwa kita. Dimana jiwa yang tenang adalah jiwa-jiwa yang pemaaf. Memaafkan adalah obat dari jiwa kita. Maka jika kita ingin menjadi jiwa yang bahagia… maafkan diri kita yang tidak sempurna ini, maafkan orang lain yang tidak sempurna. Dengan memaafkan maka tidak akan ada sesuatu pun yang mampu menyakiti kita. Tanpa rasa sakit, jiwa kita akan menjadi tenang.

Kehidupan yang tenang hanya bisa didapat dari jiwa yang tenang, jiwa yang tenang hanya didapat dari jiwa tanpa rasa sakit, obat dari segala rasa sakit di jiwa kita adalah memaafkan. Dengan jiwa yang tenang maka rasa sakit di jiwa kita sudah tidak kita rasakan lagi :).

Semua memang butuh belajar, dan bertahap. Termasuk memaafkan. Pada awalnya memang tidak mudah. Pasti ada rasa marah, menyalahkan, dan membenci. Itulah kenapa Allah suka sesuatu yang baik walau sedikit tapi dilakukan terus-menerus. Ini tahapan yang saya jalankan dengan masih terus berusaha sampai saat ini untuk mendapatkan jiwa yang tenang, hanya untuk berbagi :):

  1. Terus-menerus meyakinkan diri, bahwa semua yang terjadi karena ijin Allah untuk kebaikan kita, agar kita belajar dan memetik pelajaran dari yang terjadi dan menjadi lebih baik.
  2. Mencoba memaafkan diri kita yang tidak sempurna ini, memaafkan kesalahan yang kita lakukan, bahwa kita melakukan kesalahan karena kita tidak benar-benar memahami itu salah, dan semua terjadi agar kita bisa benar-benar memahami bahwa itu salah dengan merasakan akibatnya.
  3. Maafkanlah orang lain yang tidak sempurna, kasihanilah orang itu karena dia berbuat kesalahan juga sama halnya dengan kita, karena ketidakpahamannya tentang hakikat hidup.

Mari belajar memaafkan demi ketenangan jiwa kita, karena hanya dengan jiwa yang tenanglah kita memiliki kehidupan yang tenang :).

Pendidikan untuk Peradaban

Entahlah, tiba-tiba saja melihat banyak artikel dan facebook dari Geugeut Zaludio Anafi di https://www.facebook.com/geugeut.dio?fref=ts dan Winda Yulia di https://www.facebook.com/winda.yulia.31?fref=ts. Geugeut kabarnya adalah lulusan terbaik FPOK UPI pada angkatannya dan begitu pula dengan Winda Yulia juga lulusan Pendidikan Matematika terbaik pada angkatannya. Ada banyak hal mengharukan dan membangkitkan semangat kita sebagai manusia. Ya, mereka wafat karena terseret meluapnya sungai di Aceh Timur, perahu mereka terbalik pada 26 November 2012.

Winda tidak mengikuti seremonial wisuda untuk mengikuti program Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (SM3T) seperti yang ditulis temannya di http://wijayantianisa.blogspot.com/2012/10/wisuda-antara-aku-kita-dan-dia_5.html?spref=fb

Setelah dinyatakan lulus pada ujian sidang pada tanggal 22 Juni 2012 dan Agustus 2012, melakukan revisi ini itu, melengkapi berbagai persyaratan, akhirnya tibalah waktu yang kami tunggu sebagai lulusan dari Jurusan Pendidikan Matematika UPI. Ada sepenggal cerita tentang wisuda aku, kita dan dia. Aku yang telah menunggu saat-saat wisuda sejak menginjakkan kampus empat tahun yang lalu kini telah mempersiapkan semuanya, saat wisuda tanggal 17 Oktober nanti kehamilanku tepat menginjak sembilan bulan, artinya di wisuda bersama utun dalam rahimku. Rasanya, hmmmmm,..sungguh tidak terpikir sebelumnya.
Orang tua dan suami menyambut gembira momen ini. Bahkan, suamiku sengaja datang dari Bengkulu untuk bisa menghadiri acara tersebut. Teman-teman sekelasku tak kalah heboh menyambut momen bahagia itu, sibuk mempersiapkan baju bahkan bagi para akhwat sudah memikirkan di salon mana mereka akan didandani. Orangtua dan kerabat sudah dipersiapkan untuk diajak dalam momen penting ini. Panitia tak kalah gencar menyiapkan semuanya agar acara besar ini bisa berjalan dengan sempurna.

Di sela hiruk pikuk persiapanku, teman-teman dan panitia. Ada dia disana yang memilih untuk tidak ikut wisuda. Dia adalah temanku yang meraih predikat terbaik satu angkatan kami. Dia yang sederhana dan sangat baik sebagai teman. Dia memilih untuk tidak datang karena sebuah alasan yang membuat hatiku terenyuh. Dia pergi ke Aceh Timur untuk program SM3T. Sebuah program yang mengharuskannya pergi ke daerah terdepan, terluar dan tertinggal. Bergabung bersama relawan yang lain demi memajukan pendidikan anak bangsa yang bertempat tinggal di lokasi terpencil. Dia adalah Winda Yulia, seorang teman, sahabat, dan keluarga yang menurutku memiliki hati yang begitu mulia, baginya hingar binger wisuda tak berarti apa-apa bila dibandingkan dengan pendidikan anak-anak di daerah tertinggal itu. Sebuah tamparan kuat bagiku yang bahkan belum merencanakan apa-apa untuk hari-hari seusai wisuda. Jika Winda bisa memiliki keberanian untuk memilih jalan kebaikan daripada egonya untuk bersenang-senang dalam kegiatan seremonial seperti acara wisuda, lalu apa yang bisa aku lakukan?. Terlalu berlebihan jika aku memilih untuk tidak ikut wisuda hanya karena tidak mau menghambur-hamburkan waktu, tenaga dan uang untuk hal yang sifatnya hanya seremonial. Tapi setidaknya, apa yang dilakukan Winda menyadarkanku untuk berbuat sesuatu yang berguna sebagai seorang sarjana.
Lalu ada surat dari Winda Yulia kepada temannya agar lebih bersemangat seperti yang di tulis di https://www.facebook.com/notes/isnaini-mahuda/surat-buat-isna-dari-winda-yulia/525771924099499

Saat itu,,aku sedang kehilangan stok semangatku..Seperti biasa,,kutulis status di akun fesbuk tentang kondisiku yg sedang sangat amat tak bersemangat itu,,dan aku berharap da orang lain yang akan menyumbang semangatnya yang berlebih kepadaku..Tiba-tiba,,salah seorang teman satu angkatanku,,mengepost sebuah koment di statusku itu.Lewat komentnya itu dia bermaksud untuk memberikan sebuah surat yang nantinya akan membuat semangatku bangkit.Kuberikan alamat emailku padanya dan ia pun mengirimkan sebuah surat yang ia beri judul “SURAT BUAT ISNA”.Ini adalah surat yang kuterima darinya..

Β 

Β 

Β 

Surat baru, kabar baru, hehe…

Semua yang terjadi di sini adalah cambukanku dalam berpikir. Semua kesempatan telah aku dapatkan dan telah aku jalani sampai hari ini. Di sini, di Desa Melidi, tak banyak kesempatan yang masyarakat dapatkan. Desa ini dikelilingi sungai nan lebar dan hutan bertebing batu yang tinggi. Mereka tak bebas keluar dari desa ini karena alasan tersebut. Jauh dari kata sejahtera, namun kekerabatan yang tinggi masih terjaga di sini. Kehidupan di sini jauh sekali dari hingar bingar, kemewahan, dan semangat perubahan. Namun, yang ku tau di sini sangat kental dengan kekeluargaan, gotong royong, dan saling membantu.

Β 

Kawan, ketika aku datang ke sini, hatiku ingin teriak keras namun tersekat malu. Oktober, setelah 3 bulan KBM berjalan, semua kelas hanya sampai pada BAB 1 untuk semua pelajaran, dan itupun hanya sebatas catatan saja. Mereka belum pernah mendapat penjelasan dari apa yang mereka tulis. Mereka hanya diminta mencatat materi dari buku, tepatnya menyalin dari buku. Tak heran, karena sebelum aku datang hanya ada 1 guru yang mengajar untuk 3 kelas (kelas VII, VIII, dan IX) untuk semua pelajaran. Hatiku menangis tak bisa tertahan, ketika aku coba menjelaskan apa yang mereka tulis, semenarik apa yang mereka tulis. Senyum, tawa, dan canda yang asing bagi mereka aku hadirkan dalam kelas. Sungguh pertama kali aku rasakan pengalaman ini sebagai seorang guru. Mereka begitu memperhatikan apa yang aku sampaikan, walau aku yakin apa yang aku sampaikan tidak semuanya mereka pahami.

Β 

Ada gerakan hati yang begitu besar setiap aku ingin bertemu mereka, tak penting nilai berapa yang mereka dapat. Hanya semangat yang begitu besar, keinginan yang tinggi untuk belajar, dan semangat mengenal hal-hal baru yang nampak dalam setiap pertemuan dengan mereka di dalam kelas. Kawan, ku minta doamu, aku ingin betah di sini, dengan keadaan yang sangat sangat sangat minim, aku dapat bertahan dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak yang merindukan ilmu.

Sekali lagi aku hanya bisa bertutur padamu, aku tak menuntutmu untuk membaca dan apapun itu. Aku hanya berharap hati ku kembali sedikit menyediakan ruang kosong untuk diisi dengan cerita yang baru.

Β 

Jumat, 26 oktober 2012.

Β 

Β 

Ya,,begitu isi suratnya,,Dia cuma bilang padaku,,”gak boleh nangis ya bacanya”…Dan ini balasan untuk suratnya tersebut:

Β 

Β 

Β 

semangat winda..

mereka sangat membutuhkanmu orang-orang sepertimu,,

kehadiranmu akan memberikan secercah harapan tuk masa depan mereka yang lebih baik..

kau beruntung bisa mendapatkan pengalaman berharga dalam hidupmu,,berjuang demi putra/i generasi penerus bangsa ini,,mendidik dengan hati,,mengabdi untuk tumpah darahmu,,indonesia..

aku bangga denganmu,,ketika kau punya sejuta kesempatan untuk bisa mengajar di sekolah2 yang “high quality” sekalipun namun kau lebih memilih mereka,,iya..mereka yg amat sangat membutuhkan didikanmu di daerah pinggiran sana itu..aku salut padamu..

Terimakasih sudah mentrasfer semangatmu yg besar itu kepadaku,,meskipun aku belum bisa mengabdi dan berbuat banyak untuk bangsa dan negaraku,,tapi mengenalmu sudah mampu membuka matahatiku tentang bagaimana menjalani hidup itu yang sebenarnya.Β 

Oiya,,jangan pernah berhenti untuk menularkan semangatmu yang membara itu untuk anak didikmu jga ya..Salam untuk mereka,,anak-anak didikmu yang hebat itu πŸ™‚Β Β Β Β 

Aku berharap, aku masih bisa menerima surat-surat berikutnya darimu, Win..Tapi mungkin ini adalah surat pertama dan terakhir yang aku terima..Kau sungguh luar biasa,,kawan..semangatmu selalu berhasil kau tularkan untuk sekitarmu..Namun,,kau sudah nyaman di sana,,di dalam syurga-Nya..Bersama para syuhada2 lainnya..Β Β 

Selamat jalan Winda Yulia..Kau Pahlawan Pendidikan,,Pejuang Peradaban..

Selamat jalan Winda Yulia..Kau Pahlawan Pendidikan,,Pejuang Peradaban..

Winda ini kalau saya baca di facebook-nya juga pernah masuk 50 orang Olimpiade Matematika Nasional. Benar-benar semangatnya Itu. Semoga ada tempat indah di sisi Tuhan untuk mereka berdua. Aamiin.
Pendidikan untuk Peradaban…….
By hariiniadalahhadiah Posted in Love, UPI

Hiduplah di Jaman Sekarang, Jangan di Jaman Batu

Sering melihat orang berkata “dulu gw gak alay”, “dulu cabe masih murah”, “dulu gw …..” dan berbagai kata dulu. Sering orang lupa bahwa kita hidup di jaman sekarang, dimana dulu itu hanya history. Buat apa sih history……… itu untuk basis data pembelajaran kita untuk masa sekarang, jadi jangan lah dulu dulu dan dulu.

Gw sering ngeliat dosen banyak mengajar dengan hidup di jaman batu, dan menilai dosen yang hidup di jaman sekarang “alay”. Bagaimana seorang dosen bisa mendidik jika dia hidup di jaman batu, sedangkan mahasiswanya hidup di jaman alay? Mendidik dan mengajar memiliki arti yang berbeda. Mengajar hanya menerangkan apa yang harusnya diajarkan biasanya lebih condong ke materi kuliah, sedangkan mendidik lebih kepada pembentukan karakter mahasiswa, menginspirasi, dan memotivasi mereka untuk menjadi lebih hebat dari dosennya plus ngajar juga :D. Bagi gw lebih keren dosen yang bisa membuat mahasiswa lebih hebat dari dirinya. Gw sering melihat dosen-dosen yang tidak memahami bagaimana “bermain” dan bergaul dengan mahasiswanya karena dia hidup di jaman yang lebih tua dan gaptek dengan jaman sekarang. Ada keuntungan kalau gw hidup di jaman sekarang, ya walau terlihat alay, tapi gw selalu merasa muda. Belajar istilah-istilah mahasiswa gw kayak galau, semam (semaunya), semangka (semangat), dkk. Atau ngobrol sama mereka tentang hidup, tentang pacar-pacar mereka, tentang motivasi, tentang pengalaman saya pas masih alay (sekarang masih gak ya :D), tentang kesepian mereka, dan tentang pemikiran mereka. Bagi gw itu menyenangkan :).

Gw pikir mahasiswa-mahasiswa gw bisa jadi hebat asal mereka mau dan punya motivasi untuk itu. Pendekatan memang tidak mudah, biasanya butuh waktu 2 semester untuk dekat dengan mereka. Tapi hal ini bagus karena saya mengajar mata kuliah yang berkelanjutan.

Main Ombak..........

Begitu pula dengan mengasuh anak, kita juga harus berusaha hidup di jamannya. Pernah ada kutipan bahwa “orang tua yang baik adalah orang tua yang hidup di jaman anaknya”. Alay sedikit gak papalah :D, itu kan hanya anggap orang doang, just ignore it :D. Gw ngedidik anak gw biar ntar kalo gede jualan :D, gak jadi kayak ibunya yang jadi kuli coding :). Be great ya nduk more than I :). Karena kalau anaknya great gw tau pasti ibunya lebih great karena banyak sekali nilai-nilai dan pengorbanan yang sudah ditanamkan :).

Hidup di Negara yang Hampir Tanpa Tuhan

Jika dibilang letih, maka naif jika tidak kuakui aku sangat letih melawan banyak hal perbuatan manusia di negara ini yang mungkin hampir tanpa Tuhan. Hujatan bahwa saya dosen rese, paranoid, nyebelin, killer, sok suci, dkk. Kadang berharap diberi kekuatan oleh Tuhan untuk mampu melawan semua ini. Mencoba memberikan pendidikan moral yang bisa saya pertanggungjawabkan kepada Tuhan. Kadang saya berpikir, “lama-lama ada yang nyantet saya ini”, karena saya sangat keras melawan contek-menyontek. Saya sangat tidak menolelir itu. Mungkin pada saat belum mempunyai kekuatan mereka hanya menyontek, tapi begitu mempunyai kekuatan, mereka bisa jadi pembunuh masal dengan melakukan korupsi. Dengan korupsi banyak orang mati karena tidak bisa makan, berobat, atau bahkan menjadi penjahat karena pendidikan yang kurang memadai terhadap jiwanya. Mungkin ini hanya sekedar idealis, tapi selama Tuhan memberi kekuatan kepada saya maka akan saya perjuangkan idealisme ini.

Negara ini menjadi begitu hancur karena banyaknya perbuatan tidak halal yang menjadi biasa untuk dilakukan di mata banyak orang, tapi manusia-manusia itu tidak menyadari bahwa perbuatan itu tetap haram dan merupakan dosa di mata Tuhan.

Ketika kadar Tuhan di dalam jiwa sudah hampir tidak ada, seringnya manusia menjadi tidak tahu mana yang halal dan haram, mana pahala dan mana dosa. Itulah yang disebut jiwa menjadi sakit. Tidak ada obat untuk menyembuhkannya selain berusaha membantu kembali pada Tuhan, dan terus meminta kekuatan pada Tuhan agar terus ada Tuhan di dalam hati.

Semua hujatan, hinaan, caci maki itu adalah penilaian manusia, jika manusia lebih perduli itu dibanding penilaian di mata Tuhan, maka mungkin dipertanyakan layakkah manusia meminta pertolongan dan hadiah dari Tuhan sementara dirinya hanya perduli pada penilaian manusia?

Setahu saya yang tidak pintar ini, penilaian Tuhan hanya ada dua yaitu dosa dan pahala, sedangkan penilaian manusia bisa banyak, mulai dari materi, harta, gelar, pujian, hinaan, caci maki, celaan dan lain sebagainya yang semuanya tidak hakiki.

Banyak kasus di negara ini yang memang dilakukan dengan hampir tanpa Tuhan, misal yang terjadi pada Ny. Siami dari Gadel Surabaya yang melaporkan ketidakjujuran, tapi diusir oleh masyarakat yang jiwanya sudah sakit dan hampir tanpa Tuhan. Korupsi dengan peringkat “membanggakan” karena nomor 2 se-Asia (dari badan survei dunia) dan kita hanya lebih baik dari Kamboja. Tapi kalau dipikir positif sebenarnya banyak ladang pahala di negeri ini :).

Jika berpikir positif kita bisa melihat cerita para Nabi bahwa membela kebenaran tidaklah bergelimang harta dan penuh kesengsaraan di dunia. Tapi Tuhan menjamin hadiahNya yaitu surga. Sudah ditulis semua janji Tuhan di dalam kitab suci tapi karena kadar Tuhan yang tidak banyak di jiwanya sering orang tidak percaya janji ini yang membuat mereka sebenarnya tidak percaya bahwa Tuhan itu ada. (ditulis oleh seorang pendosa)

Nabi Saja Oedipus Complex (Suka Wanita Lebih Tua), So Why Not?

image source: http://permataakmi.files.wordpress.com/2009/10/jilbab-kartun.jpg

Kemarin ada topik menarik yang sedang diolok-olokkan beberapa mahasiswa terhadap temannya. Olok-olok itu terjadi mengenai apabila seorang lelaki menyukai wanita dengan usia lebih tua. Saya orang yang sangat terbuka dengan pilihan hidup siapapun karena bagi saya hidup adalah pilihan, semua pilihan memiliki resiko, dan semua pilihan ditanggung oleh manusia yang membuat pilihan, jadi pilihan terserah orang yang menjalaninya. Semua pilihan selalu memiliki nilai plus dan minus.
Saya kurang setuju dengan kurang open mind-nya masyarakat kita mengenai pilihan hidup seseorang. Sekarang coba kita lihat, Nabi Muhammad saja diberikan jodoh wanita yang jauh lebih tua dari usia Nabi (oedipus complex (menyukai wanita yang lebih tua)). Saat menikah setahu saya Nabi Muhammad berusia 25 tahun dan Khadijah berusia 40 tahun, selisih 15 tahun. Dan setahu saya, saat bersama Khadijah Nabi survive dari permasalahan-permasalahan sulit dengan Khadijah yang memang lebih wise di usianya. Bahkan saat bersama Khadijah Nabi tidak poligami. So dimana letak negatifnya? Atau hanya karena anggapan kultur belaka?
Lalu satu hal yang saya juga kurang setuju dengan kultur di masyarakat dimana seorang wanita tabu mengatakan “suka” duluan. Setahu saya Khadijah yang menyatakan dulu kepada Nabi Muhammad akan maksudnya. So dimana negatifnya? Atau hanya takut mengambil resiko ditolak saja? Apa kata dunia? Begitukah? Saya rasa sebaiknya kita lebih open mind dengan setiap pilihan manusia, jangan hanya termakan kultur belaka.

Lihatlah Anakmu, Monster Itu Diciptakan Bukan Dilahirkan

Orang sering tidak menyadari bahwa anak adalah cerminan dari orang tuanya. Ketika anak menjadi seorang “monster” itu lebih dipengaruhi oleh pendidikan orang tuanya. Sering dibilang “Bapak cari uang susah-susah buat kamu, ini balasan kamu”. Ada hal yang dilupakan, bahwa anak tidak hanya butuh uang, tapi anak juga butuh perhatian dan kasih sayang.
Sekarang jika kita ingat, seorang anak yang lahir tidak tahu apa-apa, lalu tiba-tiba ketika menjadi besar dia menjadi sesuatu yang telah membentuknya bertahun-tahun dan bukan hanya dari hari kemarin saja. Seperti halnya yang saya alami, anak saya mulai merasa tidak aman jika hanya berada di rumah bersama saya tanpa ada Bapaknya. Saya jadi berpikir kenapa ya? Akhirnya saya mengambil kesimpulan, saya mendidik anak saya dengan sering mengatakan “jangan ini”, “jangan itu”, “jangan begitu” dengan nada yang agak keras. Akhirnya anak saya merasa tidak aman melakukan apa yang dia inginkan, disini saya merasa cara saya salah. Akhirnya sekarang saya mengubah cara mendidik pada anak saya dengan mengajaknya berbicara bila memang tidak boleh. Setidaknya dia berusaha mengerti dengan pengertian anak usia 3 tahun :D.

Diza Lagi Nyanyi

Kita mungkin bisa melihat bagaimana perilaku orang tuanya jika menemukan seorang anak yang menjadi monster, misalnya seorang anak yang suka menyebut “Bapak gue pejabat, tahu gak loe”, atau ada anak yang ketrima bekerja karena babenya pejabat. Anak-anak seperti ini dididik dengan tidak memiliki jati diri, sehingga dia perlu bertameng pada orang lain untuk dihargai yaitu Bapaknya, bagi saya hal ini menyedihkan. Jika kita melihat anak yang soleh atau solehah kebanyakan dia dibesarkan oleh orang tua yang soleh dan solehah (dari segi cara mendapatkan uang dan pendidikan keluarga), jika kita melihat anak yang salah asuhan, maka kebanyakan mereka dibesarkan oleh orang tua yang salah asuhan (menghalalkan segala cara mendapatkan uang dan jabatan, tidak menganggap kasih sayang keluarga penting).
Lihatlah anakmu, itulah hasil cerminan bagaimana cara kita hidup di dunia, jangan sampai kita baru menyesal ketika anak kita telah menjadi monster.

Kenapa Dibebankan ke Anak

Beberapa hari kemarin ada seorang teman yang telah melahirkan anak pertamanya. Disini ada hal yang kuamati dari orang-orang yang mengucapkan selamat pada temanku itu. Hampir semuanya mengucapkan doa semoga menjadi anak yang solehah.

Ada satu hal yang sangat ingin kubuktikan dalam hidupku. Bahwa anak soleh ataupun solehah sangat tergantung dari apakah orang tuanya amanah atau tidak dengan anaknya yang telah diberikan Tuhan.

Ketika seorang anak nakal, atau tidak dapat dikontrol, sering orang menyalahkan anak itu yang dianggap bahwa itu adalah sifat bawaan lahir. Anak dilahirkan dengan tidak berdosa. Anak tumbuh dari sebuah proses, dan sebuah proses tidak lepas dari siapa yang mendidiknya. Maka jika aku, aku akan mengucapkan, semoga orang tuanya amanah dengan anak yang diberikan. Karena seorang anak soleh atau solehah atau tidak tidak lepas dari orang tua yang amanah.

Jangan salahkan anakmu para orang tua, jika dia tumbuh tidak sesuai harapan orang tua, karena yang paling bersalah dengan itu adalah orang tuanya. Ingatlah orang tua, bahwa perhatian jauh lebih penting dibandingkan uang dan menuruti semua kemauan anak dengan barang yang bisa dibeli, karena amanah tidak bisa dinilai dengan uang dan tidak bisa dibeli.

Bos di Rumah

Gadiza Mutia Shalahuddin (Bos jika sedang berada di rumah)

Bos-nya Udin dan Rosa jika sedang berada di rumah adalah: anak usia 3 tahun :D.