Kesepian….Penyebab Jiwa Tidak pada Tempatnya

Bismillah…. Allahu Akbar….
Saya mendapat ilmu baru hari ini… bahwa masalah yang mendasari manusia bersedih dengan banyak hal diawali dengan yang namanya perasaan kesepian yang dirasakan di dalam jiwa.

Maka dari itu, film, drama, sinetron, lagu tentang percintaan kepada manusia bisa laris :D… karena mindset obat dari kesepian adalah kasih… namun kasih dengan sesuatu yang tampak awalnya dianggap sebagai penyelesaian.

Itulah sebabnya banyak para jomblo merasa bagaimana gitu… karena mereka berpikir bahwa memiliki pasangan adalah solusi dari kesepian yang mereka rasakan.

Ada lagi yang disebut media sosial banyak digunakan untuk tempat curhat, mengeluh, dan menceritakan perasaan hati… karena pemikiran bahwa mengeluarkan uneg-uneg adalah obat dari kesepian karena merasa bahwa dirinya merasakan itu semua sendirian. Media sosial sebenarnya lebih baik manfaatnya kalau digunakan untuk berbagi ilmu, dakwah, atau pun mengumumkan sesuatu…

Orang mengejar uang dan harta yang bukan dengan niat ibadah… biasanya juga untuk agar banyak orang mendekat untuk teman, pasangan, atau pelayanan terhadap dirinya… untuk apa… agar dirinya merasa senang… senang dari apa… senang dari merasa tidak sendirian…

Atau misalnya banyak anak muda yang bermain game… sampai kecanduan game… untuk apa? untuk menyenangkan diri mereka dari perasaan kesepian… karena di dalam game mereka bisa mencurahkan diri mereka apa adanya… tanpa takut akan ditolak, dicemooh, atau lainnya.

Kenapa orang kesepian sering merasa dirinya kosong, tidak berarti, dan bahkan ada yang terpikir untuk bunuh diri… karena perasaan bahwa dirinya sendirian…

Orang bisa membunuh atau menyakiti orang lain, demi mengambil sesuatu yang dipikirnya tidak akan membuatnya kesepian… dan tidak merasa sendirian…

Orang bisa berbuat akibat dari kemarahan… karena marah pada orang lain yang telah mengambil sesuatu yang dianggapnya membuat dirinya tidak merasa sepi… dan tidak sendirian

Maka sering penyebab jiwa tidak pada posisinya adalah kesepian…merasa sendiri…

Sahabat… Allah mendesain manusia sebagai makhluk sosial… sudah itu desainnya…
Jika kita melawannya… maka jiwa kita tidak akan berada pada posisinya…

Semua penyelesaian yang saya sebutkan di atas… adalah penyelesaian rasa sepi dan sendiri yang semu… karena semua itu bisa hilang begitu saja dan memiliki durasi waktu yang tidak panjang… lalu kita akan ada saatnya merasa kesepian lagi… atau bahkan kita tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan hakiki sebagai jiwa yang didesain Allah…

Lalu apa obat hakiki dari perasaan kesepian yang membuat jiwa kita tidak pada posisinya…

Kembali kepada Allah… karena kepada Allah lah kita akan pulang… kasih Allah adalah hakiki.
Allah mengatakan… obat kesepian adalah syukur, sabar, sholat, silahturahmi, sedekah, yang pada intinya adalah bermanfaat untuk orang lain… dengan orientasi ibadah…

Allah yang mendesain kita, Allah tahu apa yang membuat kita berbahagia… maka memahami aturan Allah… adalah cara untuk tidak merasa kesepian dan sendirian…

Mari kita kembali kepadaNya, taat kepadaNya, karena Allah yang mendesain kita, maka Allah sangat tahu desain yang telah dibuatnya… tidak taat kepadaNya hanya akan membuat kita kosong, jenuh, putus asa, karena ketidakpahaman kita…

Tabir kita mendekat kepada Allah adalah hal-hal yang kita buat sendiri… mulai dari kesombongan, kebencian, egois, ketakutan masa depan, iri dengki, prasangka buruk, dan hal-hal tidak baik yang kita simpan didalam hati… selama tabir itu tidak kita buang, maka akan selalu ada tabir antara jiwa kita dengan Allah…

Allah tidak pernah menjauhi manusia… semua hal tidak baik di dalam hati itulah yang membuat kita memiliki tabir dengan Allah.

Maka jika memiliki anak… didiklah mereka untuk tidak merasakan kesepian.. dengan obat yang hakiki di dalam jiwa mereka… semoga saya juga bisa. Aamiin Ya Robbal Alamiin.
Semua ini dari pembelajaran panjang saya, pengalaman saya, dan sedikit ilmu yang saya pelajari. Jika ada salahnya itu karena sedikitnya ilmu saya. Jika ada benarnya itu semua dari Allah… saya hanyalah media Allah untuk berbagi dan bermanfaat untuk sesama manusia… wallahu a’lam.

Iklan