Memelihara dan Mengembangbiakkan Kelinci: Belajar dari Kesalahan

Bismillahirrahmanirrahim,

Sebenarnya sudah lama saya memelihara kelinci, dari sekitar akhir tahun 2012. Hanya saja 2 tahun awal karena baru newbie dan hanya ingin memelihara, ternyata kelinci yang dibeli dan tersisa tetap hidup adalah kelinci jantan semua 😀 …… jadi ya hanya dipelihara saja sampai meninggal. Sampai ada hari tinggal satu ekor lagi, seekor kelinci anggora inggris berbulu hitam. Suatu hari si anak kecil di rumah bawa kelinci yang ditemukan di jalan, sepertinya dibuang orang dan kami beri nama Popo. Kelinci memang makannya banyak, sering orang tidak mau memelihara karena faktor makanan. Namun saya yakin jika kita memelihara kelinci, Allah memberikan rejeki untuk kelinci itu lewat kita 😀 .

Suatu hari si anggora inggris meninggal. Tinggal si Popo, tampak murung… dan belilah kami 2 ekor anak kelinci jenis loop. Dan jadilah mereka bertiga 😀 . Memelihara kelinci yang penting kandangnya bersih tidak lembab. Dan kalau di daerah dingin, usahakan angin yang masuk kandang masih bisa ditahan oleh kelinci. Bisa dengan menambahkan penutup fiber.

Popo (coklat), Putih, dan Itam Putih. Konstruksi kandang di atas paralon.

Popo (coklat), Putih, dan Itam Putih. Konstruksi kandang di atas paralon.

Jika kelinci sakit yang seperti sakit manusia seperti pilek atau mencret biasanya saya pakai obat manusia dengan menghitung ukuran obat dengan perbandingan berat manusia. Saya masukkan ke dalam suntikan tanpa jarum untuk diminumkan melalui mulut samping kelinci, atau saya campurkan ke air minumnya. Jangan pakai dosis manusia 😀 . Tanda kelinci mencret adalah pantatnya kotor kotoran dan banyak kotoran encer di bawah kandang, sedangkan jika kelinci pilek, hidungnya basah di bulunya. Kedua kelinci ini bisa membunuh kelinci jika tidak ditangani. Karena pilek yang parah bisa membuat hidung kelinci tersumbat dan gagal nafas, sedangkan mencret bisa membuat kelinci mati kekurangan cairan.

Kejadian bermula ketika sekitar pukul 1 malam pada suatu hari (januari tahun 2016) tampak keributan di kandang kelinci. Lama-lama saya tidak enak dengan tetangga. Maka saya tengok kandang kelinci. Ternyata… sudah ada 2 anak kelinci jatuh ke bawah kandang, 1 anak kelinci tak bernyawa tergantung di kandang, dan 1 ekor di atas kandang kelinci…. daaaannn paniklah saya 😦 . Tanpa ilmu saya tidak tahu si Putih hamil dan melahirkan….. saya lihat dari bekas darah melahirkan di bulu kelinci, ternyata Popo dan Itam Putih jantan dan si Putih betina. Sangat tidak perhatian karena niatnya hanya memelihara saja.

Karena bingung, saya ambil saja ketiga anaknya yang masih hidup saya masukkan dapur. Ibunya saya pisahkan kandang untuk pemulihan selama beberapa hari (waktu itu 3 hari).

3 anak kelinci kelahiran pertama

3 anak kelinci kelahiran pertama

Bingung bagaimana menyusuinya, saya belikan SGM susu anak manusia baru lahir… dan ternyata susu manusia tidak bisa untuk anak kelinci, karena kandungannya akan merusak sistem pencernaan anak kelinci. Maka saya beli susu anak kucing untuk anak kelinci di pet shop. Dari baca-baca di internet, susu anak kucing bisa untuk anak kelinci. Menyusuinya dengan suntikan kecil yang atasnya di beri pentil sepeda.

Susu Anak Kucing

Susu Anak Kucing harga Rp. 5000-an per sachet

Suntikan dan pentil sepeda untu menyusui bayi kelinci

Suntikan dan pentil sepeda untu menyusui bayi kelinci

Pentil sepeda, harganya Rp. 1500 per pentil di tukang service sepeda

Pentil sepeda, harganya Rp. 1500 per pentil di tukang service sepeda

Dan di pengalaman pertama ini, semua anak kelinci meninggal di hari ketiga secara bergantian karena kedinginan. Sedih sekali rasanya…. 😦

Kemudian, sekitar 30 hari kemudian, saya mulai memperhatikan si Putih sepertinya akan melahirkan lagi. Tanda-tanda kelinci akan melahirkan, kehamilan kelinci berusia 30-32 hari:

  1. Jika diraba perutnya tampak lebih besar dan badannya lebih gemuk.
  2. Lebih banyak makan, gizi kelinci sangat diperlukan saat hamil.
  3. Dekat hari melahirkan puting susu kelinci lebih menonjol.
  4. Mulai merontokkan bulu untuk membangun sarang.
  5. Saat akan melahirkan, induk akan menjilati vaginanya untuk memudahkan kelahiran anak.

Jika mulai seperti tanda-tanda di atas. Mesti dipisah induknya di kandang yang berbeda. Pengalaman kedua ini saya mencoba mempersiapkan lebih baik. Saya siapkan kardus untuk sarang. Dan si putih pun melahirkan 5 ekor bayi kelinci.

Penampakan Setelah melahirkan kedua

Penampakan Setelah melahirkan kedua

Ternyata kardusnya hancur dicakar-cakar induknya. Dan saya perhatikan seakan-akan anaknya tidak diurus. Kekhawatiran saya ini membuat saya mengambil anak-anaknya. Dan belajar dari pengalaman pertama tidak bisa kedinginan maka saya tempatkan mereka di kotak dengan lampu.

bayi kelinci dengan lampu

bayi kelinci dengan lampu

Mereka tampak lebih sehat dari kelahiran yang pertama. Saya semangat sekali menyusui mereka dengan suntikan setiap mereka lapar dengan susu bayi kucing. Ternyata karena ketidaktahuan saya….. pada hari ke enam semua anak kelinci mati bergantian… huaaaaa sedih….. ternyata ini karena terlalu banyak memberi susu, pencernaan mereka tidak kuat terlalu banyak susu

Sekitar sebulan kemudian si Putih melahirkan lagi, saya menuruti perkataan Aba Dayat, seorang yang pernah berternak kelinci yang memiliki rumah di dekat tempat saya. Dimana

  1. mesti ada kotak kayu di kandang
  2. anak kelinci tidak boleh dipegang dengan tangan manusia langsung, nanti induknya tidak mau menyusui karena sudah berbeda bau (ternyata jika si Putih tidak juga seperti ini)
  3. kelinci menyusui paling sehari 2 kali di malam hari dan menjelang subuh, jadi memang tidak bisa dilihat menyusui.

Seperti ilmu yang saya pelajari sebelumnya, saya tahu tanda-tanda si Putih akan melahirkan. Maka segera saya pisahkan kandangnya. Kesalahan saya di kelahiran yang ketiga ini adalah…

  1. Kotak kayu kurang tinggi sehingga anak kelinci berceceran di kandang
  2. Besar kotak kayu tidak bisa menampung si induk dan bayi-bayi kelinci ketika menyusui
Kondisi di kelahiran ketiga

Kondisi di kelahiran ketiga

Di kelahiran ketiga ini, si Putih melahirkan 6 ekor bayi kelinci. Karena lebih banyak, ukuran anaknya lebih kecil-kecil. Karena anaknya berserakan, ternyata selama 3 hari anak-anak ini mati satu per satu terinjak induknya. Sediiiihhhhh…….

Keberhasilan datang di kelahiran keempat.

Kondisi kandang saat kelahiran keempat

Kondisi kandang saat awal kelahiran keempat

Di awal si Putih kekeuh membuat sarang yang di luar kotak, dan si Putih suka menempati kotaknya. Ini setiap dia salah membuat sarang, saya pindah sarangnya ke kotak 😀 …. jadi we tinggal siapa lebih kekeuh…. mungkin si Putih perlu diajari, itu kotak untuk para bayi 😀 ….

Kelahiran keempat si Putih melahirkan 4 ekor bayi kelinci yang ukurannya lumayan besar-besar. Kunci keberhasilan adalah….

  1. Kotak kayu harus muat untuk si Induk dan bayi-bayi saat proses menyusu sekitar 30-an x 40-an cm, sesuaikan dengan kondisi kandang.
  2. Tinggi kotak minimal 12 cm agar anak kelinci tidak keluar berserakan dari dalam kotak, tenang saja, si induk bisa meloncat ke dalamnya untuk menyusui.
  3. Si induk tidak akan sering di dalam kotak hanya saat menyusui saja, dan si induk tahu kapan mesti menyusui anaknya.
  4. Berikan makanan dan minuman yang cukup untuk si induk.
  5. Tidak ikut campur dalam pengurusan anak oleh si induk 😀
  6. Saat memfoto anak kelinci sebaiknya tidak menggunakan blitz khawatir bisa merusak mata anak kelinci
Usia bayi 3 harian, mulai tumbuh bulu

Usia bayi 3 harian, mulai tumbuh bulu halus

Bayi kelinci usia 5 harian.... bertambah besar

Bayi kelinci usia 5 harian…. bertambah besar

Bayi kelinci usia 8 harian

Bayi kelinci usia 8 harian

Bayi kelinci usia 10 harian

Bayi kelinci usia 10 harian

Bayi kelinci usia 12 harian

Bayi kelinci usia 12 harian

Anak kelinci usia 14 harian, sudah membuka mata

Anak kelinci usia 14 harian, sudah membuka mata

Anak kelinci usia 20 harian, sudah bisa lompat kotak dan menyusu sendiri pada induknya

Anak kelinci usia 20 harian, sudah bisa lompat kotak dan menyusu sendiri pada induknya

Pada fase ini, makanan induk mesti banyak biar tidak kurus induknya. Anak-anaknya biasanya sudah kuat sekali menyusu. Dan anak mulai belajar makan daun muda atau pelet kecil. Anak mulai tidak menyusu sekitar 1.5 bulan. Dan bisa dipisahkan dengan induknya kalau kandang sudah kepenuhan 😀

Anak kelinci usia sekitar 1 bulanan

Anak kelinci usia sekitar 1 bulanan

Anak kelinci usia sebulan lebih beberapa hari, kandang sudah penuh

Anak kelinci usia sebulan lebih beberapa hari, kandang sudah penuh

Saat kotak bayi sudah dikeluarkan

Saat kotak bayi sudah dikeluarkan

Ini dia si anak-anak 😀

Snowy, kelinci loop berbulu putih bersih, bermata merah, agak sipit

Snowy, kelinci loop berbulu putih bersih, bermata merah, agak sipit

Choco Latte, kelinci loop berbulu putih coklat

Choco Latte, kelinci loop berbulu putih coklat

Chipo, berbulu putih hitam, ada dua bulatan hitam di dekat mulut

Chipo, berbulu putih hitam, ada dua bulatan hitam di dekat mulut

Chipi, berbulu putih hitam, bulatan di dekat mulut hanya satu

Chipi, berbulu putih hitam, bulatan di dekat mulut hanya satu

Untuk makanan saya beli satu karung pelet Imra isi 20 kg. Yang biasa harganya Rp. 210.000 dan yang premium harganya Rp. 260.000… untuk 7 kelinci yang makan banyak, bisa untuk 2 bulanan 😀 …. Biasanya saya beli ke:
– Kalau lewat Tokopedia – https://www.tokopedia.com/mastermagichttps://www.tokopedia.com/mastermagic/makanan-pelet-kelinci-mengurangi-bau-pada-kotoran-kelinci – antar tambah ongkos Rp. 20.000 (harus lewat WA)

Lokasi Toko

  • Rumah

    Jl. Sauyunan 6 no 11
    Cibaduyut lama

    Bojongloa Kidul, Kota Bandung ,40235, Indonesia

      (bisa WA)

Terakhir…. jadi ingat sebuah kutipan:

Pada intinya, belajar dari kesalahan 🙂 … semoga bermanfaat…

  • Pengalaman ikan koi sudah, kelinci sudah, domba sudah….. cukuplah nanti untuk beli tanah di kampung dan berternak kalau sudah tidak lagi kerja di kota 😀

Update:

Jumat, 15 Juli 2016: Chipi dan Chipo diberikan ke tetangga untuk dirawat, karena kandangnya sudah terlalu sempit untuk mereka berempat… semoga bahagia di tempat baru untuk Chipi dan Chipo. Aamiin YRA. (Sekitar sebulan setelahnya diberitahu tetangga bahwa kelincinya mati, 😦 )

Sabtu, 16 Juli 2016 (Pagi):

Telah meninggal dunia… Kelinci Loop Coklat kami “Popo” karena setelah ditinggal mudik, ternyata badannya jadi sangat kurus, sepertinya cacingan, dan kami telat mengobati, mbak yang dititipi tidak paham sakit kelinci. Maafkan kami ya Popo… Sedih… Popo ini dulu ditemukan terlantar di jalan, lalu kami pelihara.

P1000405

Popo

Popo

Popo

Sekitar September Oktober 2016 telah lahir kelinci berkebutuhan khusus, kami beri nama Chipi. Chipi ini hidup dari 6 anak yang dilahirkan putih, dan 5 ekornya terlahir meninggal. Chipi tidak berumur lama, namun semangatnya kami ingat. Walau tubuhnya tidak sempurna, namun Chipi kelinci yang bersemangat. Selamat jalan Chipi.

p1000585

Chipi berkebutuhan khusus, kakinya tidak mampu menopang, sehingga jalannya tidak melompat, namun agak ngesot.

p1000588

Smile Chipi

Minggu, 12 Februari 2017

Telah dihibahkan Putih dan Hitam Putih pada pecinta hewan yang baik. Semoga lebih bahagia di tempat yang baru dengan pemilik baru. Aamiin YRA.

p1000802

Putih – Si Cantik

p1000804

Hitam Putih – Jantan

Rabu, 15 Februari 2017

Putih dan Hitam Putih di rumah teteh yang ngasuh 🙂 . Mereka diambil pada hari Minggu tanggal 12 Februari 2017.

15-feb-2017

Putih dan Hitam Putih di Rumah Baru

hitamputihdirumahtehajeng-15-feb-17

Happy Hitam Putih di Rumah Baru

 

Kamis, 16 Februari 2017

Telah dihibahkan Snowy dan Chocolate pada pecinta kelinci yang baik. Dan esok paginya saya masih lihat kandang mereka teringat biasanya setiap pagi ada yang menunggu diberi makan. Semoga bahagia disana ya Snowy dan Choco. Aamiin YRA.

snowy-chocolate

Snowy Chocolate, yang rukun ya.

Iklan
By hariiniadalahhadiah Posted in Hobi