Perjuangan Seekor Kucing untuk Hidup

Bismillahirrahmanirrahim…

Kami memelihara seekor kucing yang kami beri nama Bocol (Bocah Cocol Mayonaise). Kucing ini baik, tidak banyak tingkah, sehingga kami mempercayakan dia berada di dalam rumah karena tidak berbuat kerusakan seperti beberapa kucing yang kami rescue. Bocol dibawa anak-anak kompleks ke rumah kami karena ditinggal mati ibunya. Ini Bocol saat baru datang. Matanya banyak berair, sepertinya masih cengeng.

Bocol baru datang, hanya sebesar tangan manusia

Bocol pakai sweater dari kaos kaki, biar tidak kedinginan

Bocol agak gedean

Namun ada saat dimana Bocol tiba-tiba sakit, suka menyendiri, nafsu makan berkurang, kemudian panas tinggi (sampai hampir 40 derajat). Mulailah Bocol sampai 4 kali dibawa ke dokter dengan dua dokter berbeda serta sempat diinfus dua kali. Terakhir diduga terkena virus panleu atau calici, namun setelah dites negatif (biaya tes Rp. 200.000). Setelah panasnya turun (dengan konsumsi antibiotik dan vitamin), Bocol menjadi lumpuh, semakin hari semakin kaku semua tubuhnya. Kami dan Bocol berjuang membuatnya tetap hidup dengan memberi makan melalui srynge atau suntikan tanpa jarum.

Contoh Srynge

Makanan kucingnya harus yang halus agar tidak macet saat disuapkan, kami memakai Royal Canin Recovery. Perjuangan kami dan Bocol berlangsung sampai 3-4 bulan lamanya. Ada kondisi dimana Bocol hanya bisa menggerakkan matanya. Sedih sekali. BAB dan BAK di tempat tidurnya.

Royal Canin Recovery

 

Bocol Sebelum Sakit

Bocol Sebelum Sakit

Bocol saat Lumpuh dan ototnya kaku

Bocol mulai bisa menyanggah badannya

Bocol mulai agak membaik, namun matanya mulai terkadang jadi juling

Tumor di punggung Bocol

Bocol saat ini

Sampai akhirnya kami sudah melepaskan apapun yang terjadi pada Bocol. Saya mencoba melakukan pijat refleksi pada Bocol dengan olesan sedikit minyak tawon. Dan hasilnya Bocol mulai membaik dan mampu menggerakkan tubuhnya…. Saat ini Bocol sudah bisa berjalan walau masih sering jatuh-jatuh… namun ini menggembirakan. Ujian Bocol tidak berhenti sampai disitu, saat ini Bocol terkena tumor di punggungnya. Kami mencoba mengobati dengan obat herbal campuran ekstrak kulit manggis dan daun sirsak. Tumor di punggung Bocol mulai mengecil.

Bisa dibayangkan seekor kucing berjuang bertahan dengan semua penyakitnya… selalu ada harapan… πŸ™‚ Lekas sehat ya Bocol… Kucing baik.

 

Update:

RIP Bocol pada hari Senin 11 Juni 2018. Kami sedang mudik dan Bocol tidak mau makan kemudian muntah kemudian meninggal. Mbak di rumah yang dititipi tidak paham bagaimana pertolongan pertama pada kucing. Maafkan kami Bocol, terima kasih untuk semua momen indah yang diberikan Bocol, sekarang sudah tidak sakit lagi, bahagia ya disana. Padahal didera ujian penyakit bertubi-tubi dia bertahan, akhirnya sudah selesai. Semua yang hidup pasti mati. (Malam minggu sebelumnya saya bermimpi Bocol meninggal, ternyata memang meninggal sungguhan. Mungkin dia pamit, dan dalam mimpi itu, dia tidak marah kepada kami.)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s