Etika Menulis Email

Kami banyak menerima email yang isinya bertanya, kritik, saran, ataupun berita. Sebagai manusia kami meyadari tidak bisa membuat semua manusia di dunia senang dengan kita, pastilah ada yang tidak senang dengan kita. Melalui tulisan ini kami ingin membahas sedikit etika menulis email yang sering tidak dipahami orang-orang pengguna dunia maya. Berikut adalah tiga buah contoh penulisan email yang harus dihindari:

1

Email seperti ini mungkin bergaya “Are you my boss?” tulisan maksud ditulis dengan huruf tebal berarti memerintahkan penerima email untuk melakukan apa yang dituliskan di dalam email yang dikirimkan. Jika Anda tidak terlalu mengenal orang yang Anda kirimi email sebaiknya tidak menggunakan tulisan tebal.

2

Email seperti ini mungkin bergaya “Marah sambil teriak-teriak” tulisan dengan huruf besar berarti penulis email sedang marah dengan berteriak-teriak kepada penerima email. Jika Anda tidak terlalu mengenal orang yang Anda kirimi email sebaiknya tidak menggunakan tulisan dengan huruf besar.

3

Email seperti ini mungkin bergaya “Are you mad?” tulisan dengan huruf berwarna merah berarti penulis email sedang marah kepada penerima email. Jika Anda tidak terlalu mengenal orang yang Anda kirimi email sebaiknya tidak menggunakan tulisan dengan huruf berwarna merah.

Agar maksud kita dapat dipahami penerima email dengan baik maka sebaiknya kita menggunakan etika saat menuliskan email, seperti halnya harus mengetuk pintu jika kita ingin masuk ke rumah orang lain. Agar maksud baik kita dapat diterima baik juga oleh orang yang kita kirimi email.

Iklan

Teriakan Programmer Lagi Debugging

aaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!

aaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!

Dapet gambar dari internet tapi lupa sumbernya gak dicatet. Mungkin kayak gambar ini kali ya programmer yang lagi debugging sampai lebih dari sehari tetep gak tau salahnya dimana, aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!

21 Partai Menolak Hasil Pemilu

Melihat berita di TV 7 Rabu 15 April 2009 pukul 16.30 bahwa 21 partai di Bandung menandatangani penolakan hasil pemilu dan meminta pemilu ulang dengan data DPT yang telah dimutahirkan. 21 partai ini adalah partai yang memiliki suara kecil pada pemilu 9 April kemarin. Kata beritanya nih, kalau tidak diturutin mereka mengancam akan mengerahkan masa. Pertanyaan yang timbul:

  1. Mereka mikir nggak nya duit pemilu tuh seberapa yang abis buat pemilu?
  2. Apakah semua solusi hanya dengan mengerahkan masa yang dibayar 20 rebu per orang?
  3. Mereka mikir nggak ya kalo uang untuk pemilu ulang yang mereka maui itu lebih baik buat rakyat?
  4. Apakah mereka hanya mikir partai mereka menang dengan cara apapun supaya dapat kerjaan di pemerintahan?
  5. Kalah itu biasa, kenapa bagi mereka seolah-olah tidak biasa?

So kepikir gak buat kita sebenarnya mereka mikir apa?

Malangnya Militer Indonesia

Menyingkapi tragedi pesawat Fokker di Bandara Husein Bandung. Siang itu suara ledakannya keras sekali.

Ibaratnya sekarang mungkin orang-orang yang masuk militer cuman setor nyawa. Gimana nggak orang alat-alatnya udah uzur semua. Pantesan Indonesia yang sekarang termasuk negara terbelakang sering gak dihargai lagi.

Bapakku dulu memang seorang militer tepatnya polisi. Tapi jujur sebenarnya aku tidak terlalu suka militer. Dulu Bapakku sering bercerita tetang kemiliteran, dan aku tidak tertarik sama sekali (urutan pangkat aja aku gak tau :D).

Bapakku tersayang, Sukamto (Alm.)

Bapakku tersayang, Sukamto (Alm.)

Tapi untung Bapakku dulu berpendapat cari makan dari uang bener biar anaknya bener ya jadinya aku ini :D, walau penuh perjuangan ngurus beasiswa ngalor ngidul (Bapakku meninggal pas aku SMU) karena Bapakku bukanlah orang kaya seperti kebanyakan polisi sekarang yang suka malak di jalan :D.

Trus kemarin lihat berita kalau meminta dana perawatan dan pembelian alat militer harus lewat DPR, ya iyalah pasti dibilang gak ada, atau keluarnya gak tau kapan…..DPR gitu lo. Kalau duit buat mereka sendiri mah besok juga keluar. Dari wawancara seorang anggota DPR di TV kemarin, anggota DPR RI “yang terhormat” yang gak doyan duit gak jelas gak ada 30%-nya.  So apa yang diharapin dari DPR…….air liurkah????

Menu Berjalan dan Scrollbar pada Canvas J2ME

menu

Menu Berjalan pada Canvas

Kemarin ada yang ngirim email ke saya tanya masalah membuat komponen di Canvas dengan J2ME. Mungkin ini ada beberapa contoh yang bisa di-download di Gangsir.Com menu IT masuk ke Halaman Rosa Ariani Sukamto, mengenai membuat menu bergerak pada canvas dan scrollbar pada canvas. Penjelasan ada di kode program. Semoga bermanfaat.

 

Scrollbar pada Canvas

Scrollbar pada Canvas

Beasiswa ITB S1 (Termasuk Biaya Hidup)

Baru dapat info dari http://mulyantogoblog.wordpress.com/2009/03/17/beasiswa-kuliah-gratis-di-itb-termasuk-biaya-hidup dan http://www.itbuntuksemua.com/ tentang beasiswa ITB untuk S1 bagi calon-calon mahasiswa berkemampuan, tapi temasuk ekonomi lemah. Buruan kalau gak salah pendaftarannya cuman sampe 20 April 2009.

Jangan patah arang walau dana tak ada, asal ada kemauan banyak jalan menuju Roma. Bulatkan tekat dan kuatkan mental (tak mudah jadi ekonomi lemah di ITB (pengalaman pribadi :D), apalagi sekarang yang banyak mahasiswa USM (ujian khusus untuk orang berduit)). Jangan takut untuk maju adik-adik. Semua akan terasa lebih indah bila kita berjuang, lebih bersyukur. Semoga bermanfaat.

Jangan Hanya Salahkan Anak Jika…….

Merasa miris melihat berita di TV seorang anak pemulung berusia 13 tahun membunuh seorang wanita yang sering memberi kepadanya hanya karena ingin memiliki sepeda bekas milik wanita itu.

Semua anak yang terlahir di dunia seperti sebuah botol kosong. Keluarga dan orang tualah yang wajib mengisi botol kosong itu. Semua anak di dunia ini dilahirkan dengan hati baik jadi kenapakah ketika besar banyak manusia berhati busuk.

Mungkin tanpa disadari banyak orang yang gelap mata menghalalkan segala cara untuk membesarkan anaknya, seperti halnya mengisi botol kosong dengan dengan cairan hitam yang berbau busuk. Lalu apakah yang terjadi ketika botol penuh, bau cairan itu akan semakin busuk. Jadi jangan hanya menyalahkan seorang anak jika seorang anak berbuat kesalahan.

Dari segi psikologi ketika seorang anak menjadi manusia yang mulai mengerti dunia dibutuhkan waktu bertahun-tahun, bukan waktu yang sedikit. Sehingga jika terjadi sesuatu pada anak mengenai jiwanya itu adalah akibat dari sebuah perjalanan pembelajaran hidupnya yang tidak sebentar.

Hal ini juga ditambah dengan ketidakstabilan emosi manusia yang masih digolongkan anak atau remaja. Maka jangan hanya menyalahkan anak jika anak berbuat kesalahan, tapi semua pihak harus melakukan instropeksi yang dalam mengapa seorang anak bisa begitu.

Misal orang tua sering marah karena anak melarikan diri dengan pacarnya, atau lebih suka berada di luar rumah. Hal ini terjadi karena ketidaknyamanan anak terhadap keluarga.

Anak adalah amanah janganlah membesarkan anak dengan menghalalkan segala cara. Hal itu akan sama halnya mengisi sebuah botol kosong dengan cairan hitam berbau busuk. Jika memang begitu jangan terlalu berharap anak itu akan menjadi anak yang benar. Tuhan itu selalu adil. Tidak pernah ada di dunia ini semua yang diambil dari jalan buruk berakhir baik.