Wanita-wanita “Perkasa” Bukan di Mata Manusia

Bismillahirrahmanirrahim.

Terkadang dalam hidup kita, banyak hal tidak berjalan dengan yang kita harapkan… tapi disitulah seninya apakah kita akan menjadi hamba yang kembali kepada Allah… atau menjauh… ya pada intinya disitu adalah menguji kekuatan kita dalam hal trust Allah..

image source dari FB Dr. Bilal Philips

image source dari FB Dr. Bilal Philips

Seringkali wanita dipandang sebagai makhluk yang lebih lemah… cepat kesurupan… cepat stres… dkk hehe, mungkin karena wanita sering main perasaan (biasanya wanita programmer logikanya lebih main dibanding perasaan hehe 😀 )… Nah, maka mari kita tilik dulu… siapa wanitanya… karena Allah banyak juga memberikan contoh dari ciptaanNya berupa wanita-wanita yang cerdas secara akhlak. Di dalam Al Qur’an disebutkan… bahwa kecerdasan sebenarnya dimiliki oleh orang-orang yang mampu mengenal Allah, bukan hanya kenal namanya saja, tapi mampu memahaminya di dalam qolbu…. jadi orang yang benar-benar kenal Allah biasanya perbuatannya juga tidak sering dzalim….dimana dzalim adalah melakukan perbuatan melanggar hak orang lain dengan alasan yang tidak jelas. Tidak jelas disini adalah ketika seseorang memutuskan melanggar hak orang lain berdasarkan keinginan… bukan berdasarkan kebutuhan. Kebutuhan disini maksudnya kebutuhan hakiki sebagai manusia. Sering bukan manusia memutuskan sesuatu karena keinginan… bukan kebutuhan… maka mari belajar lagi untuk mengetahui apa sebenarnya kebutuhan hakiki kita sebagai manusia 🙂 . Di dalam Al Qur’an pun, lebih sedikit dibahas tentang contoh wanita-wanita “perkasa” di mata Allah… dibandingkan Laki-laki perkasa di mata Allah 😀 … itu mungkin karena wanita perkasa di mata Allah lebih jarang hehe 😀 , karena menurut hadist… mayoritas penghuni neraka adalah wanita…

Nah, terus tulisan ini mau bahas apa sih sebenarnya.. ya mau bahas wanita “perkasa” bukan di mata manusia (sesuai judulnya 😀 ). Berikut wanita-wanita perkasa dari segi akhlak yang pernah dicontohkan:

1. Asiyah
Asiyah ini adalah wanita yang menyembah Allah di jaman Nabi Musa. Asiyah adalah istri dari Fir’aun yang membesarkan Nabi Musa. Wanita ini tidak berputus asa pada rahmat Allah walaupun bersuamikan Fir’aun yang saat itu mengaku dirinya sebagai Tuhan. Keyakinannya kepada Allah membawa kemuliaan bagi dirinya. Bahkan ada sebuah cerita bahwa Asiyah pada akhirnya dibunuh oleh Fir’aun… suaminya sendiri….

2. Maryam
Maryam seorang wanita yang taat beribadah dan berasal dari keluarga yang baik. Maryam adalah seorang wanita yang sangat menjaga kesuciannya. Nah namun, tiba-tiba dia dipilih Allah untuk ditiupkan ruh ke dalam rahimnya… yaitu Nabi Isa. Bahkan dalam Al Qur’an surat Maryam ayat 23, menceritakan bahwa Maryam meminta kepada Allah untuk mati saja dan dilupakan… karena begitu beratnya “anugrah” yang diberikan Allah kepadaNya. Ya bayangkan saja… wanita baik… lalu tiba-tiba hamil tanpa suami… apa kata orang… tapi Tuhan dari Maryam bukanlah orang 🙂 … Maka ketaatannya kepada Allah menguatkannya untuk ignore kata orang 😀

3. Khadijah
Khadijah adalah wanita di jaman Rasulullah Muhammad SAW yang berasal dari keturunan yang baik. Namun Khadijah menerima skenario hidup dari Allah bahwa beliau harus menikah 3 kali dalam hidupnya. Suami pertamanya meninggal dunia. Kemudian beliau menikah lagi yang berakhir dengan perceraian. Kemudian untuk ketiga kalinya, beliau dipilih oleh Allah untuk mendampingi Rasulullah. Keyakinannya dalam mendampingi Rasulullah membuatnya menjadi wanita mulia di mata Allah.

4. Fatimah
Fatimah ini anak dari Rasulullah Muhammad SAW dan Khadijah. Fatimah seorang perempuan yang rela hidup sederhana bersama suaminya. Anak yang berbakti kepada orang tua. Dan keyakinanya kepada Allah juga membuatnya mulia… termasuk ketika beliau mencintai Ali bin Abi Thalib karena Allah…

5. Aisyah
Aisyah adalah salah satu istri Rasulullah yang sangat senang belajar… Aisyah wanita yang cerdas. Bahkan saat masa Rasulullah sudah wafat… Aisyah juga pernah maju ke medan perang.

6. Ummul Mukminin (Istri-istri Rasulullah)
Mungkin belum banyak yang tahu, bahwa Rasulullah sebenarnya mencukupkan nafkah setiap harinya hanya sehari saja bagi istri-istrinya yang memiliki keyakinan besar kepada Allah. Karena keyakinan akan janji Allah bahwa Allah akan mencukupkan kebutuhan hambaNya yang bertakwa (Kebutuhan hakiki, bukan keinginan 🙂 ).

7. Lalu ada lagi beberapa wanita yang pernah ikut berperang di jaman Rasulullah (saya lupa namanya 😀 )

8. Rabia’ah Al Adawiyah
Rabi’ah adalah salah satu wanita sufi. Karena kecintaannya kepada Allah, Rabi’ah mengabdikan hidupnya untuk mencintai Allah.

Jadi sebenarnya wanita juga bisa perkasa di mata Allah 🙂 . Jika ada benarnya itu milik Allah, jika ada salahnya maka itu dari saya. Semoga bermanfaat untuk tidak pantang menyerah menjadi wanita yang perkasa di mata Allah 🙂 …. and ya… ignore the negative people 😀 . Namun jika Allah memberi kita jiwa yang kuat atau waktu berlatih menjadi jiwa yang kuat, kita akan mampu memanfaatkan negative people sebagai ladang muhasabah (introspeksi diri 🙂 ).

sumber gambar dari internet

sumber gambar dari internet

Islam itu bermakna berserah diri kepada Allah…

Iman itu bermakna ridho kepada semua yang diberikan Allah kepada kita…

Tugas kita hanya berusaha dengan semangat menjalani untuk mengabdi dan beribadah kepada Allah…. itulah makna Laa Illa ha illallah… tiada Tuhan selain Allah.

(Dari berbagai sumber)

Iklan