Kebenaran itu……..

 

Rasulullah SAW bersabda:

اَمَرَنِى رَبِّى اَنْ اَحْكُمَ بِالظَّوَاهِرِ,وَاللهُ يَتَوَلىَّ الَّسر ائِرَ. (رواه البخارى ومسلم)

Aku diperintahkan Tuhanku memutuskan perkara menurut bukti-bukti (alasan-alasan) yang nyata, sedang hakikat urusan itu terserah kepada Allah sendiri”.

 

Maka tugas manusia adalah mencari kebenaran itu sendiri tanpa merasa benar sendiri…. karena kebenaran hanya milik Allah. Subhanallah.

 

Pengen saja mencatat status dosen saya dan rekan saya hehe…. sebagai catatan untuk diingat, berikut statusnya:

 

truly1

Maka tetaplah berjuang dan bertahan dalam kebenaran…. awalnya mungkin kita akan ditertawakan dan ditentang habis-habisan…. bersabarlah…. bisa jadi akhirnya kebenaran itu akan diterima dengan ikhlas, seperti orang tua memberitahukan kebenaran kepada anaknya…. jika anak itu paham pada akhirnya, maka akan dengan ikhlas menerima kebenaran itu :).

 

truly2

 

Yap…. belajar dari kesalahan itu biasanya lebih merasuk….. sehingga benar-benar paham mengenai iman sehingga itulah iman yang kuat….. Wallahu A’lam….

Maka sebaiknya tidak menyesali kesalahan yang sudah terjadi…. namun belajar dari kesalahan itu….

Maka sebenarnya jika kita termasuk pencari kebenaran…. tidak ada merasa benar sendiri dan menghujat orang lain… karena hakikat dari kebenaran itu hanya milik Allah saja :). Semoga bermanfaat.

Iklan

Life is Learning Forever

Bismillah….

Akhir-akhir ini saya bahagia… kenapa justru karena saya sadar bahwa saya orang bodoh…. lho kok :)…. ya satu hal yang saya dapat bahwa dengan merasa bodoh kita akan menjadi bingung… dan kebingungan. Tentu saja kebingungan itu menyiksa diri bukan. Karena tersiksa maka kita akan berusaha mencari tahu… (no try to escape please :D) agar bisa menyelesaikan kebingungan kita. Berawal dari situ saya banyak bertanya, banyak membaca, banyak mendengar orang yang lebih ahli ilmunya, dan belajar… belajar…. belajar….

Ternyata semakin banyak kita belajar… kita akan merasa semakin bodoh karena ilmu Allah sangat luas kita hanya bisa tahu secuil saja dibanding ilmu Allah. Disitulah kenapa Allah menciptakan manusia menguasai berbagai bidang ilmu, agar kita saling berbagi… subhanallah…

Maka jika kita kebingungan jangan malu bertanya kepada orang yang lebih menguasai ilmunya. Ini juga efek dari saya belajar mengerjakan penelitian….. ternyata menurut saya penelitian itu pekerjaan orang “bodoh” hehe…. tunggu… jangan marah…. kenapa saya sebut “bodoh” karena yang bisa kita lakukan dalam penelitian adalah mengacu banyak ilmu orang lain yang lebih ahli….. jadi hal itu yang membuat saya merasa “bodoh” ternyata ilmu yang saya kuasai hanya secuil saja.

Semakin banyak orang belajar sebenarnya jadinya semakin kita merasa bodoh karena menyadari betapa luas ilmu Allah. Jadi sebenarnya tidak ada yang bisa kita sombongkan dengan ilmu yang kita miliki. Dengan kita merasa bodoh kita akan berusaha untuk belajar dan belajar lagi…. dengan merasa bisa menguasai sedikit pengetahuan maka kita akan senang untuk berbagi… jadi sebenarnya orang yang suka belajar itu tidak ada yang sombong…. kecuali… sebenarnya dia tidak benar-benar belajar :)… Wallahu A’lam.

Kata Socrates bahwa wisdom itu adalah ketika kita sadar bahwa sebenarnya kita tidak tahu apa-apa…. Itu yang saya pahami dengan Allah sebagai Tuhan saya, pencipta saya, Allah itu sangat sangat baik, Allah tahu kapasitas kita sebagai manusia maka Allah hanya meminta kita khusnul khotimah (akhirnya baik), kita boleh berdosa, kita boleh membuat kesalahan asal terus berusaha khusnul khotimah… subhanallah…

Tugas manusia hanya berusaha… kita boleh saja salah…. asal niat kita baik… maka jika Allah mau, maka Allah akan memberikan petunjuknya karena hakikat kebenaran hanya milik Allah.Maka jika kita benar-benar memahami sebagai hamba Allah… cukuplah kita punya niat baik, namun tidak berhak merasa benar sendiri karena kebenaran hanya milik Allah. Dan niat baik tidak akan menghasilkan perbuatan yang kurang baik. Kecuali memang ada sedikit kesombongan atau merasa benar sendiri atau merendahkan yang lain dalam niat kita…. maka yang keluar adalah hujatan. Itulah sebenarnya yang dikatakan bahwa semua tergantung niatnya… Wallahu A’lam…. itu yang saya pahami…. dan ilmu saya hanya secuil saja..

Jangan pernah menganggap orang lain lebih bodoh dari kita, karena Allah telah menciptakan manusia pada posisinya masing-masing, maka sangat tidak mungkin seseorang bisa menguasai semua ilmu pengetahuan. Kita biasanya hanya bisa ahli dalam satu bidang saja… Wallahu A’lam. Satu hal lagi dari pengalaman saya akhir-akhir ini…. bahwa orang tua atau orang yang lebih tua itu adalah orang orang yang amazing … kita sebaiknya menghormati mereka… kenapa…. karena kerutan di wajahnya itu melambangkan bahwa pengalamannya lebih banyak dibanding kita… itulah yang tidak akan pernah bisa kita kejar sampai kapanpun :).

Ilmu itu sesuatu yang luar biasa……… so jangan bilang juga orang-orang yang concern di agama itu tidak tahu apa-apa, misalnya mengolok-olok fatwa MUI atau fatwa majelis tajrih Muhammadiyah… mereka bukanlah orang-orang tidak jelas yang kurang pintar dalam agama lalu kongkow kongkow tidak jelas…… mereka sudah belajar agama bertahun-tahun… mereka banyak memahami esensi dan filosofi yang terkandung di dalamnya…… yang kita mungkin hanya tahu secuil :). Wallahu A’lam… subhanallah…….Saya pernah membaca beberapa fatwa ulama-ulama arab jaman sekarang, kurang lebihnya sama dengan fatwa yang dikeluarkan MUI dan majelis tajrih Muhammadiyah…. percayakan pada mereka… setidaknya mereka sudah belajar tafsir Al Qur’an bertahun-tahun :). Ilmu Allah maha luas… subhanallah…

Semakin saya belajar…. sebenarnya tidak ada pemisahan sekuler dalam beragama dan bernegara… Rasulullah jaman dahulu juga mencontohkan hal yang sama, jika tidak setuju maka ada mekanisme hijrah untuk mencari ilmu dan komunitas… dan tidak ada pemisahan antara hubungan manusia (hablum minanas) dengan hubungan manusia dengan Allah (hablum minallah) semuanya itu balanceequilibrium… itu yang saya pelajari akhir akhir ini…. mohon maaf jika ada kesalahan…. ilmu saya hanya secuil… hakikat kebenaran hanya milik Allah. Maka kejenuhan dalam hidup akan timbul ketika kita berhenti untuk belajar :). Karena selalu ada kejutan Allah di setiap ilmu yang kita pelajari :)…. Subhanallah…

Aku senang ketika aku merasa bodoh :)…..