Mengecat Pagar Sendiri Agar Tahan Lama

Bismillahirrahmanirrahim, sudah hampir setahun tidak menulis di blog, entahlah apa yang sedang kukejar hehe 😀 …

Kali ini ingin berbagi tentang bagaimana mengecat pagar sendiri agar tahan lama. Diawali dengan saya melihat pagar yang mulai banyak goresan dan berkarat, lalu akhirnya saya cat dengan cat besi biasa beberapa tahun lalu, ternyata tak lama ya mengelupas lagi dan berkarat, tiap hari lihat ya khawatir juga karena mengganti besi lebih mahal biayanya dibanding mengganti cat hehe 😀 …. akhirnya ada waktu juga (ini pun tidak langsung selesai, bertahap mengerjakannya, menunggu waktu luang yang diluang-luangkan). Kenapa mengecat sendiri, tidak nyuruh orang, karena dulu pas pesen pager nyuruh orang dan kurang puas haha 😀 …. ternyata pesanan pagar tidak dicat dasar sehingga akhirnya mudah berkarat.

Mari kita mulai prosesnya:

  • Siram pagar agar bersih dari kotoran lalu tunggu kering sejenak,
  • Cat dari pagar yang lama mesti dikelupas atau setidaknya agar cat yang tidak lengket di besinya terkelupas. Disini saya pakai yang namanya penghilang cat/paint remover, seperti ini penampakannya,

 

 

 

 

 

 

 

Ini isinya cairan keras sekali kalau ke kulit. Hati-hati membuka tutupnya, harus pakai kaos tangan plastik, kulit tertutup dan wajah jangan sampai di atas tutup botol, saat membuka saya ada pengalaman kurang baik karena ketidak tahuan, jadi tutupnya terlempar (begitu terbuka sedikit tutup langsung terpental ke atas) ke wajah saya sehingga cairan ada yang mengenai kulit wajah, langsung terasa perih dan panas, saya langsung ke kamar mandi saya bilas air hingga bersih dan saya beri salep Cendo Xitrol, peringatan, cairannya sangat keras untuk kulit, perlu sangat berhati-hati, berbahaya jika terkena mata.

Pemakaiannya dengan dikuas ke pagar yang akan dihilangkan catnya. Dan hasil pagar yang telah cukup dikuas dengan cairan penghilang cat ini akan menjadi seperti foto pagar berikut,

Saya hanya menguas satu kali, jadi hasilnya belum bersih, jadi setelah menggembung harus segera di kikis dengan besi tipis atau amplas kasar banget (bisa cari saja di toko bangunan amplas paling kasar, dijual meteran), kata rekomendasi tukang yang lagi kerja di rumah tetangga, memulasnya perlu beberapa kali hingga benar-benar rontok, tapi saya gak tahan sama sakitnya kalau kena cairan penghilang cat ini hehe, jadi belain ngamplas aja beberapa hari.

  • Setelah minimal beres cat lama yang tidak lengket terkelupas maka mulai mengecat dengan cat dasar anti karat yang sering juga disebut dengan cat meni, seperti ini penampakan catnya,

ini hasil setelah dicat meni,

Kucing saja bisa antri untuk gentian makan 😀 (antrian kucing kompleks, Yellow, Baron, dan Maccaron)

(setelah ini sekitar sebulanan saya belum sempat ngecat lagi untuk cat utama hehe… 😀 )

  • Jika ada delay antara pengecatan cat dasar dan cat utama maka sebaiknya pagar disiram terlebih dahulu dengan air agar bersih dan tunggu kering sejenak.
  • Setelah itu bisa dicat dengan cat utama, saya pakai cat jenis duco yang biasanya dipakai buat ngecat mobil atau motor, menurut review cat ini baik dan tahan lama untuk besi, harganya sekitar 70 ribuan untuk satu kilo cat (cat besi biasa sekitar 40-50 ribuan), ini penampakan cat duco-nya,

dan perlu ada thinner-nya/pengencer khusus cat duco, karena tidak bisa pakai thinner cat besi biasa, berikut penampakan si thinner-nya,

 

karakter cat duco cepat kering, jadi perlu sering-sering menambah thinner, kemudian cukup bagus merekat pada pagar, sepertinya memang bagus buat pagar hehe 😀 . Mengecatnya tidak bisa sekali cat, mesti dua kali agar warna cat meni bisa tertimpa warna cat duco.

Dan inilah penampakan hasilnya,

Selesai sudah hutang mengecat pagar 😀 …. beberapa tetangga bertanya, kenapa milih warna pink buat pagar, saya jawab, biar kalau ngasih alamat ke tukang gojek bisa cepet, cari aja rumah pagar pink haha 😀 ….. satu komplek ga ada dah selain rumah saya 😀 …. jadi nyentrik dan anti mainstream itu ga usah setengah-setengah haha 😀

Semoga bermanfaat 🙂

 

Iklan

Mengecat Motor Sendiri

Bismillahirrahmanirrahim….

Sudah banyak yang berbagi bagaimana mengecat motor sendiri, namun saya juga ingin berbagi mungkin saja ada manfaatnya. Kalau misalnya motor yang usianya sudah hampir 10 tahun dan warnanya sudah banyak goresan dan memudar kadang jadi kasihan juga, nanti kalau tambah menimbulkan kerusakan bijimane. Walau keuntungan motor yang terlihat jelek itu juga ada…. minimal tidak dilirik maling duluan hehe 😀 .

Bagian depan sebelum dicat

Bagian depan sebelum dicat

Bagian knalpot sebelum dicat

Bagian knalpot sebelum dicat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ya karena sudah sedikit mengenaskan saat itu, akhirnya saya putuskan mengecat motor sendiri. Kalau mengecatkan ke bengkel cat, dibandrol sekitar Rp. 300 ribu dan tidak dapat pengalaman life skill, kalau ngecat sendiri kan paling tidak dapat pengalaman life skill, dan mulailah saya browsing di internet.

Yang harus disiapkan ya tentu saja cat semprot. Saya pilih cat semprot diton, buatan lokal murah meriah, harganya sekitar Rp. 20 ribuan… ya karena yang penting warna motornya gak parah-parah amat lah ya hehe 😀 . Berikut penampakan cat diton.

Cat semprot Diton

Cat semprot Diton (yang dipakai hanya yang hitam dan hitam metalik, yang emas-nya tidak)

Perbedaan warna hitam dan hitam metalik ada pada seperti gliter atau bubuk perak atau silver pada warna hitam metalik. Bisa dilihat dari gambar berikut:

Perbandingan hitam dan hitam metalik

Perbandingan hitam dan hitam metalik

Hasil cat hitam metalik

Hasil cat hitam metalik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara pengecatan adalah sebagai berikut:

    • Tahap awal pengecatan adalah mencuci permukaan yang akan dicat sebersih mungkin dari debu atau pasir atau lumpur. Bisa menggunakan sabun atau sampo rambut untuk mencuci. Terserahlah apa saja yang penting jadi bersih.
    • Setelah kering benar permukaan yang akan dicat, kemudian amplas bagian yang akan dicat dengan amplas halus, saya pakai ukuran 2000 agar cat lebih menempel dan yang tadinya tidak rata jadi rata. Berikut gambar amplas yang digunakan:
Amplas ukuran 2000

Amplas ukuran 2000

Permukaan amplas ukuran 2000

Permukaan amplas ukuran 2000

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut adalah contoh permukaan yang tidak diamplas rata (bekas stiker) setelah dicat:

Akibat pengamplasan kurang rata

Akibat pengamplasan kurang rata

    • Jika bagian-bagian motor yang dicat tidak dilepas satu per satu, maka sebaiknya yang tidak seharusnya terkena cat ditutup koran yang dilekatkan dengan isolatip kertas. Memang perlu bergantian dalam mengecat jika yang dicat beberapa warna. Karena saya hanya mengecat hitam saja, maka saya tutup dengan koran bagian motor yang warnanya perak atau silver. Berikut adalah gambar isolatif kertas:

sumber gambar: http://203.21.74.26/pdimage/63/2746063_sdc10929.jpg

    • Setelah siap dicat, maka jangan lupa memakai masker penutup mulut dan hidung… bau cat semprot sangat menyengat. Dan jika banyak masuk ke dalam tubuh dapat membuat pusing dan mual. Maka sebaiknya menggunakan masker. Lebih baik mengecat di udara terbuka. Jika di ruangan baunya sangat menyengat, dapat berbahaya.
    • Kocok cat semprot sampai sekitar 1 menit. Ambil jarak sekitar 20-25 cm dari yang akan dicat. Semprotkan cat dengan tipis-tipis untuk kemudian nanti diulang saat kering. Bisa diuji coba ukuran penyemprotan di permukaan lain agar bisa merasakan ukuran penyemprotan yang pas. Karena jika terlalu dekat atau terlalu tebal bisa membuat cat tidak rata seperti gambar berikut:
Pengecatan yang tidak rata

Pengecatan yang tidak rata

  • Saya mengecat dengan menggunakan cat hitam terlebih dahulu sebagai cat dasar. Baru kemudian setelah kering baru saya gunakan cat hitam metalik sebagai cat luarnya. Bisa juga setelah kering cat luarnya ditambahkan cat warna clear agar lebih mengkilat. Sebaiknya menggunakan cat dengan merek sama, namun karena saya tidak menemukan warna clear merek Diton di tokonya, jadinya saya pakai cat clear merek pylox:
Pylox warna clear (yang putih dan pink saya gunakan untuk mengecat helm)

Pylox warna clear (yang putih dan pink saya gunakan untuk mengecat helm)

Kemudian untuk bagian knalpot, mesti dicat dengan cat khusus, yaitu cat tahan panas. Berikut adalah penampakan cat tahan panas (sering disebut dengan cat high temperature atau hi-temp atau heat resistence) merek Diton warna hitam dan dari Ace Hardware warna hitam (pakai salah satu saja, ini hanya karena saya sudah pernah mencoba keduanya):

Cat tahan panas

Cat tahan panas

Cat tahan panas warna hitam

Cat tahan panas warna hitam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Knalpot ini perlu dicat secara berkala untuk menghindari karatan yang menyebabkan knalpot bisa putus. Kalau sampai putus bunyinya bisa meledak-ledak dan berisik 😀 (pengalaman pribadi). Dan kalau knalpot rusak, harga belinya yang original jauh lebih mahal dibanding harga cat tahan panas hehe 😀 (sekitar Rp. 200 ribuan sampai Rp. 400 ribuan untuk knalpot lengkap dengan aksesorisnya) . Harga cat tahan panas diton saya lupa, yang jelas lebih mahal dari cat merek diton yang biasa sekitar Rp. 30 ribuan kalau tidak salah, sedangkan harga yang Ace Hardware lebih mahal waktu itu sekitar Rp. 60 ribuan.

Cara mengecat knalpot adalah sebagai berikut:

  • amplas knalpot dari karat. Gunakan amplas halus, saya menggunakan amplas ukuran 2000.
  • cuci bersih, gunakan sabun sehingga bersih dari pasir, lumpur, ataupun kotoran.
  • tunggu sampai knalpot benar-benar kering
  • kocok cat semprot tahan panas sekitar 1 menit
  • semprotkan cat tahan panas pada permukaan knalpot dengan jarak sekitar 20-25 cm, jangan terlalu dekat nanti tidak rata (bisa merujuk pada cara pengecatan bagian motor di atas). Pastikan semua permukaan yang berkarat terkena cat.
  • tunggu hingga kering, jika pengecatan akan diulang.

Berikut adalah penampakan knalpot yang sudah dicat:

knalpot yang sudah dicat

knalpot yang sudah dicat

Bagian knalpot yang rentan berkarat setelah dicat:

bagian knalpot yang rentan berkarat dan putus

bagian knalpot yang rentan berkarat dan putus

bagian knalpot yang rentan berkarat dan putus

bagian knalpot yang rentan berkarat dan putus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saya sih suka pakai motor, bisa nyelip di jalan, tidak terlalu besar sehingga tidak menutup banyak ruang jalan jika memang hanya digunakan berdua saja.  Ke bengkel murah meriah. Mau ngecat murah meriah. Apalagi kalau motornya tidak terlihat baru, sehingga tidak paling dulu dilirik maling :D, kalau penyok juga ga stres-stres amat.  Hati lebih tenang. Kalau kehujanan ya dianggap saja film india hehe 😀 (biasanya film india kan suting hujan-hujan).

Jika ada manfaatnya datangnya dari Tuhan, jika ada salahnya datangnya dari saya. Semoga ada manfaatnya 🙂

 

Memperbaiki Bak Mandi Fiber Bocor atau Merembes

Bismillahirrahmanirrahim….

Hal biasa jika rumah ditinggali dan kemudian timbul kendala-kendala, salah satunya adalah jika bak mandi dari fiber dan mengalami bocor atau merembes…. eitsss tunggu dulu… dunia belum kiamat… justru ini adalah tantangan untuk menguji life skill kita sebagai manusia yang berpikir hehe 😀 dan ya… apapun di dunia ini fana, jadi mesti siap menghadapi kendala-kendala. Jadi tidak perlulah puyeng berkelanjutan. Kalau diganti baru atau diganti pakai bak mandi dari semen atau tegel kan butuh duit saudara-saudara hehe… dan sayang juga dibuang, paling bocornya seuprit… untuk bak mandi fiber baru itu harganya sekitar Rp. 500 ribuan sampai Rp. 600 ribuan, belum biaya tukang, semen dan lainnya…. tertantang bukan untuk memperbaiki 😀 …. kalau tinggal beli baru mah udah biasa, namun orang yang bisa bertahan memperbaiki kan lebih jarang ya…. (lari itu lebih mudah dibanding menghadapi bukan…#halah)

 

Bak mandi fiber

Bak mandi fiber

Pas awal air berkurang secara sendirinya…. maka berpikirlah ini diapain hehe 😀 …. trus kepikiran cat aquaproof, dan saya cobalah mengecat dalaman bak mandi dengan aquaproof. Harga cat aquaproof ini sekilo sekitar Rp. 50 ribuan sampai Rp. 60 ribuan. Saya mengecat dua kali, ketika cat pertama kering lalu dicat lagi.

Cat aquaproof warna putih

Cat aquaproof warna putih

Lalu setelah kering saya coba isi air. Ternyata karena aquaproof ini fungsinya untuk cat tembok yang tidak terendam air, maka mengelupaslah catnya setelah sekitar seminggu pemakaian bak mandi….. weleh… ya iyalah hehe 😀 . Gak papalah…. ilmu baru bukan… pembelajaran….

Berikutnya teringat kalau pas kapan dulu Bapak tukang yang bangun rumah cerita tentang cat kolam. Maka pergilah ke toko bangunan beli cat kolam, kebetulan adanya yang di gambar bawah ini, harga lupa, sekitar Rp. 60 ribuan sampai Rp. 70 ribuan.

 

Cat kolam

Cat kolam warna putih

Ketika cat kolam dibuka, warnanya biru di bagian atas, maka cat perlu diaduk hingga warnanya menjadi putih. Bisa diaduk dengan kayu atau apapun untuk mengaduk, mesti benda keras, karena lumayan mengaduknya, terutama pas awal beli. Hikmahnya bisa sedikit melatih otot lengan hehe 😀 … selalu ada hikmah (ilmu dan kebijaksanaan) bukan dari setiap kejadian (manusia pemburu hikmah 😀 ).

Cara pengecatannya adalah sebagai berikut:

  1. Bak mandi fiber harus dikeringkan hingga benar-benar kering. Saya keringkan air, kemudian saya biarkan sehari tidak dipakai, airnya diganti ke bak plastik untuk sementara :D, pakai selang air dialirkan dari keran.
  2. Coba amplas halus fiber (kalau saya mengamplas cat aquaproof-nya) dengan amplas yang halus, agar cat nanti menempel dengan baik. Bisa menggunakan amplas ukuran 2000.
    amplas ukuran 2000

    amplas ukuran 2000

    Permukaan amplas ukuran 2000

    Permukaan amplas ukuran 2000

  3. Setelah bak mandi kering, cat dengan cat kolam bagian dalam bak mandi tipis saja sebagai lapis pertama, lalu biarkan kering paling tidak sehari. Karena kamar mandi saya tidak terkena sinar matahari, maka pengeringan mesti lebih lama dibandingkan jika terkena sinar matahari. Pengeringan ini agar cat benar-benar kering, mengingat fungsinya nanti terendam air, maka mesti benar-benar kering.
  4. Setelah lapis pertama kering, cat lagi dengan cat kolam untuk lapis kedua, lebih tebal dari lapis pertama. Biarkan cat mengering sampai seminggu, agar benar-benar kering. Jangan dipakai dulu bak mandinya.
  5. Setelah lapis kedua mengering, cat lagi dengan cat kolam untuk lapis ketiga, dengan tebal. Dan biarkan cat mengering paling tidak 1.5 minggu (karena kamar mandi saya tidak terkena sinar matahari langsung). Jangan dipakai dulu bak mandinya.
  6. Jika sudah kering, siram dengan air permukaan bak mandi yang dicat sambil diusap-usap tangan, karena ada lapisan licin yang mesti dihilangkan. Kemudia keringkan lagi bak mandi paling tidak sehari.
  7. Besoknya sudah bisa coba diisi. Lalu dicoba dipegang dinding bak mandinya, jangan sampai masih ada cat atau cairan licin yang menempel. Jika cat mengelupas atau terkikis, berarti belum kering benar. Bersabar lebih baik dibanding menambah kerusakan bukan 😀 . Dan inilah penampakan bak mandi setelah dicat.
Bak mandi fiber setelah dicat

Bak mandi fiber setelah dicat dengan cat kolam

Jadi tidak perlu ganti baru, murah meriah, dan life skill bertambah hehe… hidup ini indah bukan 😀 … kalau bisa simpel kenapa mesti berpikir yang puyeng berkelanjutan. Ini bak mandi sudah sekitar 2 mingguan saya pakai… dan baik-baik saja.

Jika ada manfaatnya itu datangnya dari Tuhan, jika ada salahnya itu datangnya dari saya. Semoga ada manfaatnya.

Atap Fiber Tambahan Sederhana

Bismillahirrahmanirrahim…

Ingin berbagi sekelumit ide jika membutuhkan atap fiber tambahan agar tegel tidak terkena hujan dengan biaya yang murah meriah 😀 .

Yang dibutuhkan kalau dari kasus saya adalah 2 buah fiber gelombang dengan panjang 180 cm, lebar biasanya 80 cm (ada beberapa ukuran panjang, bisa ditanyakan ke tokonya sesuai kebutuhan). Harga fiber ini satu buahnya Rp. 81.000 jadi kalau dua ya Rp. 162.000. Kemudian dua buah kayu reng kecil, waktu itu harganya Rp. 30.000 untuk dua buah kayu. Berarti total jendral Rp. 162.000 + Rp. 30.000 = Rp. 192.000. Bisa dikerjakan sendiri, jadi biaya tukang gratis dan bertambah pula life skill hehe 😀 .

Ini untuk atap yang susunan strukturnya seperti milik saya, jadi fiber dan kayu diselipkan di antara genting dan kayu penyangga.

Atap fiber tampak dari dalam

Atap fiber tampak dari dalam

 

Atap fiber tampak dari bagian bawah atap

Atap fiber tampak dari bagian bawah atap

 

Atap fiber tampak dari atas, diselipkan ke selipan genteng

Atap fiber tampak dari atas, diselipkan ke selipan genteng

 

Atap fiber tampak dari bawah

Atap fiber tampak dari bawah

Jika ada manfaatnya datangnya dari Tuhan, jika ada salahnya datangnya dari saya. Semoga ada manfaatnya 😀 .

Trio Kwek Kwek Kelinci Loop (Itam Putih, Putih, dan Popo)

Trio Kwek Kwek Kelinci Loop (Itam Putih, Putih, dan Popo)

Kunci Inggris dan Kunci Pas

Bismillahirrahmanirrahim….

Pas perlu nyari-nyari kunci inggris ukuran seberapa yang dibutuhkan, seperti biasa cari ke internet, namun ternyata tidak menemukan yang bahas ukuran kunci inggris 😀 . Maka di tulisan ini saya ingin berbagi ukuran dari kunci inggris dan kunci pas agar bagi newbie kunci inggris dan kunci pas kalau mau beli bisa tahu mau ukuran berapa.

Saya akhirnya punya 2 kunci inggris yang kecil saya taruh di motor, yang besar saya beli karena perlu untuk memperbaiki saluran air toilet untuk kotak airnya.

Saluran air kotak air toilet

Saluran air kotak air toilet

Ini sudah mending dibanding tadinya kebelit-belit mluntir mluntir hasil karya tukangnya waktu bangun rumah 😀 . Ini hasil perbaikan tukang dadakan yang menambah life skill-nya. Lumayan, basah kuyub karena toren air alirannya tidak ditutup 😀 . Ini hampir tidak pernah diporstek atau sejenisnya… jadi ya begitulah penampakannya. Alhamdulillah tambah ilmu pertukangan hehe. Baut saluran air ini tidak bisa menggunakan kunci inggris ukuran 6″ (inchi) (berarti diameter baut lebih besar dari 20mm atau 2 cm) jadi saya membeli kunci inggris ukuran 10″ (inchi).

Kunci inggris saya ada 2 buah, ukuran 6″ (inchi) dan 10″ (inchi) makna dari ukuran ini adalah sebagai berikut:

  • ukuran 6″ (inchi) memiliki panjang kunci inggris dari ujung atas sampai ujung gagang adalah 150 mm atau 15 cm dengan maksimal mulut membuka sebesar 20mm atau 2 cm sebagai diameter baut yang akan ditarik putar.
  • ukuran 10″ (inchi) memiliki panjang kunci inggris dari ujung atas sampai ujung gagang adalah 250 mm atau 25 cm dengan maksimal mulut membuka sebesar 30mm atau 3 cm sebagai diameter baut yang akan ditarik putar.
  • ada lagi ukuran lainnya yaitu 8″ (inchi), 12″ (inchi), dan 15″ (inchi), panjangnya cukup dikalikan dengan 25mm atau 2.5 cm dan penambahan maksimal mulut yang membuka sebesar 2.5mm setiap naik satu ukuran (satu inchi).

Berikut adalah penampakan kunci inggris yang saya miliki:

Kunci Inggris ukuran 6" dan 10" dibandingkan lantai ukuran 30 cm

Kunci Inggris ukuran 6″ dan 10″ dibandingkan lantai ukuran 30 cm

 

Berikut adalah bukaan kunci inggris 6″ (inchi) dalam ukurannya maksimal 2 cm diameter ukuran baut (perhatikan tanda panah kecil dan garis-garis ukuran).

 

Kepala kunci inggris ukuran 6 inchi

Kepala kunci inggris ukuran 6 inchi

Berikut adalah bukaan kunci inggris 8″ (inchi) dalam ukurannya maksimal 3 cm diameter ukuran baut (perhatikan tanda panah kecil dan garis-garis ukuran).

Kepala kunci inggris ukuran 8 inchi

Kepala kunci inggris ukuran 10 inchi

Berikut bukaan mulut dari kedua kunci inggris (ukuran 6 inchi dan 10 inchi):

Bukaan mulut kunci inggris ukuran 6 inchi dan 8 inchi

Bukaan mulut kunci inggris ukuran 6 inchi dan 10 inchi

Nah, sekarang bahas kunci pas 😀 . Kunci pas adalah kunci untuk baut dengan ukuran yang sudah tetap, tidak bisa diubah-ubah lagi. Makanya dibilang kunci pas. Berikut adalah gambar dari kunci pas.

Kunci pas berbagai ukuran

Kunci pas berbagai ukuran

Makna angka di kunci pas adalah untuk ukuran baut yang akan diulir dengan kunci pas, misalnya angkanya 22 maka diameter baut yang bisa diulir adalah 22mm atau 2.2 cm.  Jika angkanya 17 maka diameter baut yang diulir adalah 17mm atau 1.7 cm. Lalu di gambar di atas ada yang bulat ujungnya, itu sering disebut dengan kunci ulir. Ukuran angka di kunci ulir sama maknanya dengan di kunci pas.

Berikut jika kunci pas dibandingkan dengan kunci inggris dengan bukaan mulut ukuran sama. Di gambar ini bukaan kunci inggris sebesar 20mm atau 2 cm dengan kunci pas dengan ukuran 20.

Kunci Inggris vs Kunci Pas

Kunci Inggris vs Kunci Pas

Semoga ada manfaat di tulisan saya kali ini hehe… jika ada manfaat datangnya dari Tuhan, jika ada kesalahan datangnya dari saya. Semoga bermanfaat 🙂

 

Memperbaiki Toilet Toto Flush Atas

Bismillahirrahmanirrahim…

Pagi-pagi setelah subuh beberapa hari lalu tiba-tiba melihat flush toilet tidak bisa ditekan, jadi tidak bisa menyiram otomatis. Weleh… ada-ada saja rumah kalau sudah beberapa tahun pasti ada saja yang mesti diperbaiki 😀 . Di dunia ini semua fana bukan hehe … bahkan toilet pun fana #halah.

Toilet Flush Atas

Toilet Flush Atas

Toilet Flush Atas

Toilet Flush Atas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pas mencoba membuka tutupnya…. lha kok susah 😀 ….. dan daripada pemaksaan yang berujung kerusakan… maka dicarilah sumber dari internet. Karena kesulitan yang muncul itulah,…. jadi ingin sharing di blog ini bagaimana memperbaiki toilet agar tidak membawa kesumpekan berlanjut 😀 .

Untuk membuka tutup toilet, bisa menekan salah satu tombol flush, kalau saya lebih mudah menekan yang bulan sabit, dan menarik yang satu lagi. Menariknya pakai kuku atau obeng. Di kedua tombol ada seperti cekungan untuk menarik ke atas. Seperti gambar berikut:

Tanda cekungan untuk menarik ke atas

Tanda cekungan untuk menarik ke atas

Tanda cekungan tarik ke atas untuk tombol yang kecil

Tanda cekungan tarik ke atas untuk tombol yang kecil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalau kedua tombol sudah diangkat, maka akan ada baut putih dari plastik yang perlu diputar sampai wadah tombol tadi bisa ditarik ke atas. Berikut penampakan baut plastik setelah tombol flush dibuka.

Setelah tombol flush dibuka

Setelah tombol flush dibuka

Berikut adalah isi dari kotak air toilet ketika tutupnya dibuka:

Isi di dalam kotak air toilet

Isi di dalam kotak air toilet setelah dibersihkan sekedarnya

Bersihkan dengan sikat beberapa yang bisa dibersihkan dan buang air kotor dengan menambahkan air. Jika keran aliran air ke kotak air bisa dihentikan akan lebih baik dalam membersihkan, masalahnya toren air saya di atas dan saya malas naik ke atas untuk mematikan aliran air dari toren hehe 😀 .

Setelah di bersihkan, ternyata ada tombol yang bisa ditekan untuk mengalirkan air ke lubang toilet dan bisa dijalankan lagi setelah tadi macet (kayaknya ini biang tombol flush tidak bisa ditekan). Berikut penampakan tombolnya:

Tombol di dalam kotak air yang bisa ditekan

Tombol di dalam kotak air yang bisa ditekan

Letak tombolnya dapat dilihat di gambar berikut:

Letak tombol

Letak tombol

Setelah tombol beres saya coba lagi. Ternyata timbul masalah baru, air di kotak air ketika penuh malah ada lumayan air yang mengalir ke dalam lubang toilet…. weleh… bocor. Lalu cari lagi sumber di internet mesti diapain kalau kayak gini, ternyata nemu blog https://arso37.wordpress.com/2014/06/19/pelampung-flushing-closet-toto-bocor/

Akhirnya saya bersihkan tombol biru yang bagian atas saja (tidak saya lepas seperti di blog di atas karena saya tidak mematikan aliran air dari toren). Cara membuka tombol biru adalah dengan cara memutarnya ke arah kanan (posisi kita menghadap kotak air toilet dan ke arah kanan dari sisi kita). Atau bisa melihat di youtube https://www.youtube.com/watch?v=eUXoKv6ayeo untuk cara membukanya.

Saya bersihkan dan saya sikat yang bagian tombol dan yang ada karetnya di dalamnya. Lalu saya pasang lagi…. dan bocornya terselesaikan 😀 …. alhamdulillah. Berikut tombol biru yang saya maksud:

Letak tombol biru

Letak tombol biru

Alhamdulillah jadi tidak perlu memanggil tukang perbaikan toilet (yang gak tahu juga manggil dimana 😀 ) dan tidak jadi puyeng berkelanjutan. Dibalik kesulitan ada kemudahan… janji Tuhan pasti benar 🙂 .

Saya ingin berbagi, mungkin saja ada yang menemukan kendala yang sama, agar sama-sama tidak puyeng berkelanjutan hehe 😀 . Jika manfaat datangnya dari Tuhan, jika ada kesalahan, datangnya dari saya. Semoga bermanfaat.