Mencari Tuhan…….

Benar-benar manusia itu sangat kecil. Namun kesombongannya bisa merusak banyak hal. Saya juga menulis sebuah proses sebelumnya disini https://hariiniadalahhadiah.wordpress.com/2014/01/12/berdamai-dengan-rasa-sakit/.

Dalam permasalahan yang saya hadapi, pada awalnya yang terjadi adalah marah. Lalu dalam berjalannya waktu saya mencoba terus mendekat pada Allah. Mendekat pada Allah setelah sekian lama jauh bukanlah hal yang mudah. Tapi harus tetap diingat, bahwa Allah sedang mengajarkan kepada kita arti kesungguhan. Sempat di tengah pendekatan itu merasa… dimana Allah… benarkah Allah itu ada… sempat terbesit hal hal seperti itu. Sebenarnya Allah sedang mengajarkan kepada kita arti bersabar.

Dalam waktu yang panjang…. melalui banyak hal…. terkadang tidak mengerti mendapat kekuatan darimana untuk berjuang…. semua dijalani saja…. Terasa lelah…. tentu saja… manusia pasti punya rasa lelah…. Terkadang juga terasa banyak bertemu orang-orang baik yang membantu….

Pada suatu waktu ashar setelah sholat (Sabtu, 25 Januari 2014), dalam sujud… tiba tiba terasa terlihat semua dosa-dosa yang pernah saya lakukan, diputar seperti sebuah film. Saya membuat dosa pada siapa saja… kesombongan saya… perbuatan saya…. semua seperti saya lihat kembali. Saya menangis sejadi-jadinya, tidak kuat terus bersujud dan terduduk bersandar pada pintu dekat saya sholat dengan gemetar. Masya Allah…. penyesalan yang sangat dalam…. merasa sangat kecil sebagai manusia, merasa sangat tidak layak sebagai manusia…. Beberapa saat saya hanya terduduk dan menangis…. lalu pergi ke kamar belakang meminta maaf pada ibu saya sambil menangis sejadi-jadinya… lalu meminta maaf pada banyak orang lewat apapun yang bisa saya lakukan. Entahlah, saya ingat semua kesombongan saya… Masya Allah… Allahu Akbar…

Jadi teringat, dulu saya tidak terlalu percaya cerita tentang Umar Bin Khatab yang menangis karena mendengar adiknya membaca Al Qur’an dan teringat dosa-dosanya. Sekarang saya percaya. Rasanya sangat takut jika diri ini meninggalkan Allah lagi, ya Allah jangan biarkan hamba meninggalkanMu lagi. Karena Allah tidak pernah meninggalkan manusia, tapi manusialah yang meninggalkan Allah.

Untuk semua yang membaca tulisan ini, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kata-kata, perbuatan saya, dan kesombongan saya selama ini. Mohon maafnya untuk saya. Semoga Allah membalas kebaikan hati-hati yang pemaaf dengan kebaikan yang lebih lebih lagi. Aamiin. Mohon saya terus diingatkan jika saya berbuat salah.

Jika menghadapi permasalahan, jangan malu untuk terus mendekat pada Allah. Kepada Allah lah kita kembali. Allah lah yang memberi kita banyak nikmat. Allah itu ada.

Allah tidak menghitung-hitung apa yang kita lakukan untuk masuk surga atau mendekat padaNya.  Semua bisa terjadi asal Allah ridho.  Tugas kita hanya mencari ridho Allah. Karena Allah Maha Segalanya, bisa memberi segalanya…. tanpa hitung-hitungan manusia. Tidak ada waktu terlambat selagi masih ada umur.

Iklan