Algoritma dan Pemrograman atau Sintaks dan Pemrograman?

Representasi Array dalam logika manusia

Mengajar algoritma dan pemrograman bukan perkara mudah. Butuh kesabaran tingkat tinggi, karena inti dari mata kuliah ini adalah algoritma (logika solusi dari permasalahan yang diberikan), makanya nama kuliahnya “Algoritma dan Pemrograman”. Mata kuliah ini memang menjadi “momok’ buat mahasiswa yang mengambil jurusan komputer (saya dulu aja pertama tidak lulus, dapat E :D). Bahkan awalnya saya tidak paham “makanan” apa ini, komputer aja waktu itu baru belajar. Untungnya pas ambil yang kedua akhirnya saya bisa “ngeh” juga :D.

Nah karena butuh kesabaran ini, banyak dosen-dosen yang mengajar mata kuliah ini menjadi turun idealisnya karena kurang sabar dan mungkin semakin sedikit waktu untuk konsentrasi mengajar mata kuliah ini. Atau mungkin karena mata kuliah “momok” sebenarnya banyak dosen yang memang tidak paham konsepnya waktu mereka kuliah (pake sistem trial and error). Akhirnya kejadiannya banyak terjadi adalah membungkus kuliah “sintaks dan pemrograman” dalam nama “algoritma dan pemrograman” karena tentu saja tidak ada mata kuliah “sintaks dan pemrograman”. Berikut bedanya soal pada “sintaks dan pemrograman” dengan “algoritma dan pemrograman”

pada “sintaks dan pemrograman”

Apakah program di bawah ini benar? Mana yang salah? Jelaskan!

……….

for(a=0;a >= 12; a++{

……………………….

}

pada “Algoritma dan Pemrograman”

Buatlah program yang mencari banyaknya suku kata “ka” di dalam array of string yang diisi dengan masukan dari user!

Jika dapat mengerjakan soal pertama tapi yang kedua tidak, berarti mata kuliahnya harusnya “Sintaks dan Pemrograman”, jika bisa mengerjakan soal kedua berarti sudah benar mata kuliahnya “Algoritma dan Pemrograman”

Dengan mengikuti mata kuliah “Sintaks dan Pemrograman” maka kemampuan hanya terbatas pada membaca kode program orang lalu memodifikasi (modifier), mencari kode program sesuai kebutuhan di mbah google (searcher), atau memakai program buatan orang lain (user), atau menggabung-gabungkan program orang lain menjadi satu program (mixer).

Dengan mengikuti mata kuliah “Algoritma dan Pemrograman” maka kemampuanmya adalah membuat program dengan logika algoritma (programmer). Jadi silakan ingin menjadi apa sebenarnya? :D.

(Informatika ITB lebih menitik beratkan pada logika pembuatan algoritma ini, bukan hanya pada sintaks)

Iklan

4 comments on “Algoritma dan Pemrograman atau Sintaks dan Pemrograman?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s