Kenapa Dibebankan ke Anak

Beberapa hari kemarin ada seorang teman yang telah melahirkan anak pertamanya. Disini ada hal yang kuamati dari orang-orang yang mengucapkan selamat pada temanku itu. Hampir semuanya mengucapkan doa semoga menjadi anak yang solehah.

Ada satu hal yang sangat ingin kubuktikan dalam hidupku. Bahwa anak soleh ataupun solehah sangat tergantung dari apakah orang tuanya amanah atau tidak dengan anaknya yang telah diberikan Tuhan.

Ketika seorang anak nakal, atau tidak dapat dikontrol, sering orang menyalahkan anak itu yang dianggap bahwa itu adalah sifat bawaan lahir. Anak dilahirkan dengan tidak berdosa. Anak tumbuh dari sebuah proses, dan sebuah proses tidak lepas dari siapa yang mendidiknya. Maka jika aku, aku akan mengucapkan, semoga orang tuanya amanah dengan anak yang diberikan. Karena seorang anak soleh atau solehah atau tidak tidak lepas dari orang tua yang amanah.

Jangan salahkan anakmu para orang tua, jika dia tumbuh tidak sesuai harapan orang tua, karena yang paling bersalah dengan itu adalah orang tuanya. Ingatlah orang tua, bahwa perhatian jauh lebih penting dibandingkan uang dan menuruti semua kemauan anak dengan barang yang bisa dibeli, karena amanah tidak bisa dinilai dengan uang dan tidak bisa dibeli.

2 comments on “Kenapa Dibebankan ke Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s