Kami Tidak Menghargai Orang dari Uangnya

Saya sering melihat orang-orang perumahan menghargai orang lain dari uanganya. Hanya karena orang kampung atau bukan orang perumahan, mereka sudah menganggap orang kampung rendah. Let me told ya, banyak dari orang kampung itu jauh lebih kaya dari orang perumahan karena mereka punya tanah yang harganya ratusan juta sampai miliar. Orang perumahan juga sering enggan bergaul dengan orang kampung. Terkesan apatis dan menganggap semuanya bisa dibayar.

Atau ada Ibu tetangga yang membanggakan anaknya dari segi uang, misal “uang muka anak saya sampai 70 juta lho”. Fiuh, maaf, tapi kami tidak menghargai orang dari uangnya, kami menghargai orang dari perbuatannya, tidak perduli orang kampung atau perumahan. Apa gunanya kaya uang jika miskin hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s