Etika Menulis Email

Kami banyak menerima email yang isinya bertanya, kritik, saran, ataupun berita. Sebagai manusia kami meyadari tidak bisa membuat semua manusia di dunia senang dengan kita, pastilah ada yang tidak senang dengan kita. Melalui tulisan ini kami ingin membahas sedikit etika menulis email yang sering tidak dipahami orang-orang pengguna dunia maya. Berikut adalah tiga buah contoh penulisan email yang harus dihindari:

1

Email seperti ini mungkin bergaya “Are you my boss?” tulisan maksud ditulis dengan huruf tebal berarti memerintahkan penerima email untuk melakukan apa yang dituliskan di dalam email yang dikirimkan. Jika Anda tidak terlalu mengenal orang yang Anda kirimi email sebaiknya tidak menggunakan tulisan tebal.

2

Email seperti ini mungkin bergaya “Marah sambil teriak-teriak” tulisan dengan huruf besar berarti penulis email sedang marah dengan berteriak-teriak kepada penerima email. Jika Anda tidak terlalu mengenal orang yang Anda kirimi email sebaiknya tidak menggunakan tulisan dengan huruf besar.

3

Email seperti ini mungkin bergaya “Are you mad?” tulisan dengan huruf berwarna merah berarti penulis email sedang marah kepada penerima email. Jika Anda tidak terlalu mengenal orang yang Anda kirimi email sebaiknya tidak menggunakan tulisan dengan huruf berwarna merah.

Agar maksud kita dapat dipahami penerima email dengan baik maka sebaiknya kita menggunakan etika saat menuliskan email, seperti halnya harus mengetuk pintu jika kita ingin masuk ke rumah orang lain. Agar maksud baik kita dapat diterima baik juga oleh orang yang kita kirimi email.

Iklan

6 comments on “Etika Menulis Email

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s