Intinya “Kalau Gak Bisa Makan atau Gak Bisa Bayar, Mati Aja Loe”

Hari ini agak miris lihat satpol pp merazia orang-orang yang jualan di depan kampus ITB dan deket kebun binatang. Ya mungkin bisa dibilang dengan kasar menarik barang-barang punya pedagang kaki lima. Disitu langsung aku berpikir gimana rasanya sumber makanan dirampas. Padahal kan mereka masih tergolong orang-orang yang masih mau berusaha. Sering pedagang seperti ini bilang di “tipi” “mending jadi preman sekalian, bunuh orang, jadi orang bener, gak boleh”, benar-benar ironis.

Well, sering sebuah peraturan dibuat tanpa memberikan solusi, misal sekarang di ITB untuk S2 tidak boleh ada penundaan bagi yang tidak bisa bayar, intinya “kalau gak bisa bayar gak usah mimpi sekolah, kelaut aja loe” (Gak tau buat S1-nya, kalau dulu penundaan 2 semester satu semester akan ditutup beasiswa, gak tau sekarang). Seperti pedagang kaki lima, “kalau gak bisa makan mati aja loe, pokoknya gak boleh jualan disini”. Ekstrim.

Gimana orang bisa pinter, negara bisa maju kalau orang gak bisa makan dan bayar disuruh “mati aja”. Well semua orang berhak berpendapat kan :D.

Iklan

One comment on “Intinya “Kalau Gak Bisa Makan atau Gak Bisa Bayar, Mati Aja Loe”

  1. Setujuuu,,…!!!! satpol PPP emang udah kayak preman aja (baca: preman berseragam).
    Para pedagang kaki lima kalo dipikir2 kan pengusaha juga, cuma kecil2an, mereka itu enterpreneur, cuma sayangnya gak ada yang mendukung, gak di kasih ruang untuk bernafas dan bermimpi… yang ada malah di kejar2 kayak maling… diperlakukan seolah-olah bukan manusia…. tegas itu tidak harus keras… karena keras itu bukan tegas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s