Kenapa Harus Benci Roy Suryo?

Kami memang mungkin tidak terlalu suka cara Roy Suryo sering mencari sensasi, tapi bagi kami Roy Suryo orang keren dalam mengkomunikasikan dirinya. Kami rasa juga banyak orang-orang yang tidak suka pada Roy Suryo. Banyak yang bilang “kalau cuman pake aplikasi buat ngenali gambar banyak orang juga bisa asal belajar manualnya, selesai, gitu aja berkoar-koar”. Kebanyakan orang-orang dunia pendidikan pasti merasa begitu.

Menurut kami hal seperti itu adalah sebuah rasa dimana pada dasarnya merasa kalah dengan Roy Suryo. Bagi kami Roy Suryo itu keren, dengan kemampuannya dia bisa mengkomunikasikan dirinya, dia bisa membuat orang mengenalnya dan berani membuat orang mengenalnya dengan kemampuannnya itu. Mungkin sering orang berpikir, “aku juga bisa kalau cuman pake aplikasi begitu untuk ngenali gambar”, nah permasalahannya adalah orang yang bilang begitu tidak mau mengkomunikasikan dirinya menjadi dikenal orang seperti Roy Suryo. Lalu misal ada lagi “kalau hanya dengan kemampuan begitu aku malu menjadi terkenal”, nah ini yang menjadikan kentara betapa sombongnya orang ini karena tidak mau mengakui bahwa sebenarnya dirinya memang tidak mempunyai kemampuan untuk mengkomunikasikan dirinya seperti Roy Suryo, dan tidak percaya diri jadi terkenal, padahal jika tiba-tiba dirinya terkenal maka dia akan senang (sok berbicara seperti Mario Teguh ha ha ha ha ha, karena belum bisa jadi motivator, jadi programmer dulu aja he he he he he).

Sebenarnya banyak orang Indonesia pintar, apalagi yang ada di dunia pendidikan, tapi mungkin banyak yang kurang menghargai masyarakat sosial Indonesia sendiri sehingga kurang mampu berkomunikasi dan mengkomunikasikan dirinya. Misal sering orang bilang “kenapa tidak memakai single ID untuk orang Indonesia, kan enak”, permasalahannya sudah mampukah masyarakat Indonesia masuk ke sistem itu. Bagaimanapun tahapan harus diperhatikan. Seberapa mampu sosial akan menerimanya.

Kemampuan dan kepintaran tidak akan menjadi besar selama ada di dalam karung, siapa yang akan melihat, jadi perlu dikomunikasikan agar banyak orang tahu dan mengerti.

Kemampuan dan kepintaran yang yang kecil akan bermanfaat jika disampaikan ke banyak orang, siapa yang tahu kalau ada berlian di dalam karung, karena tidak terlihat.

Kemampuan dan kepintaran tidak akan bermanfaat jika tidak dikomunikasikan sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada, karena mau tidak mau kita hidup di masyarakat.

So, perlu sekali menghargai hal-hal kecil, misal kenapa sinetron banyak digemari masyarakat, dan mencoba memahami kenapa sinetron digemari, bukan hanya bertahan dengan apa yang kita sukai, karena kita hanya akan menjadi kucing dalam karung, sebaik apapun kucing dalam karung, tidak akan dipedulikan orang karena tidak terlihat.